Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Teganya bohongi pacar kalian


__ADS_3

Susi menahan rasa sakit yang luar biasa ulah Ikhsan dan Dani, yang panjat pinangnya enggak seperti biasanya lembut. Ratna yang mendengar jeritan Susi merasa enggak tega tapi enggak bisa berbuat apapun untuk tolongin Susi.


" Susi" Ucap Ratna dengan lirih


" Eh Ratna, kenapa keluar kamar?" Tanya Susi lirih, Susi nahan sakit di seluruh badannya.


" Saya mau pindah kamar bawah, kata Ikhsan boleh soalnya lebih mudah capek soalnya." Lanjut Ratna melihat badannya Susi memar memar


" Ibu hamil enggak boleh terlalu banyak naik turun tangga, yah sudah makan yuk Na" Ajak Susi


" Kalian akan makan bareng kita diluar, Susi pakai baju lengan panjang dan masker, Ratna siap siap lah kita akan makan di luar." Perintah Dani menatap sinis Susi dan Ratna


"Baik" Ucap Susi dan Ratna bersamaan, Susi dan Ratna langsung masuk ke kamar masing-masing.


dilain sisi, Ikhsan melihat Ratna bersiap siap ganti baju langsung meluk Ratna, Walaupun Ikhsan sangat kecewa sama Ratna tapi berusaha bermanja-manja sama Ratna.


" Bunda sayang, apa bunda bahagia di villa ini tanpa ada Burhan? atau bunda sedih tanpa Burhan." Ucap Ikhsan, Ikhsan mau melihat ekspresinya Ratna


" Ayah sayang, bunda sangat bahagia tanpa ada Burhan disini sayang. dulu bunda kurang bersyukur dengan pernikahan kita, tapi sekarang bunda mulai bersyukur karena berusaha untuk setia kembali sama ayah. apa lagi ayah memberikan kesempatan untuk bunda, bikin bahagia sayang." Goda Ratna, Ratna meluk Ikhsan


" Serius bahagia tanpa laki laki itu?" Tanya Ikhsan, tangannya Ikhsan dengan pelan m3r3m45 gunung kembarnya Ratna


" Aaahhh, ayah sayang, Iyah sayang sangat bahagia tanpa Burhan. katanya mau makan di luar atau lanjut nih sayang aaahhh" Desa Han Ratna mesra


" Makan diluar sayang, aku sangat rindu sayang, yyah sudah lanjut siap siap yah." Lanjut Ikhsan, Ikhsan ngelus lembut perutnya Ratna dan menciumnya penuh kasih sayang, mau bagaimana pun anak yang dikandung Ratna anak pertamanya, Ikhsan akan menjaganya dengan baik sampai lahir ke dunia.


Ratna berusaha ganti baju, walaupun tangganya Ikhsan enggak bisa diem tapi Ratna enggak mengeluh dan membiarkannya asal kan Ikhsan bahagia.


Dilain sisi, Danu dan Eka menikmati makan malam disebuah cafe terkenal di kota Bogor, Danu meratapi rasa cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Danu mulai bimbang membiarkan Rena hidup dalam kebohongan Dani atau membongkar kebohongan Dani selama ini.

__ADS_1


" Bro, kenapa ngelamun? Apa masih memikirkan Rena?" Tanya Eka melihat Danu melamun terus


" Iyah bener, bagaimana sekarang Rena sudah jadian sama Dani, sedangkan Dani saja punya istri begitu juga dengan Ikhsan. kasihan kan mereka di duakan seperti itu terus." Ucap Danu lirih


" Mau bagaimana lagi kan, lagian kita enggak punya hak apapun untuk ikut campur sama urusan pribadi mereka." Lanjut Eka, Eka faham sama apa yang dirasakan Danu


" Tapi saya juga jatuh cinta sama Rena, enggak tega mendengar Rena sakit hati dibohongi sama suami orang kan." Lanjut Danu bingung


Eka melotot saat melihat kedatangan Dani dan Ikhsan sama pasangan masing masing, Eka langsung nepuk bahunya Danu.


" Apa sih Eka" Protes Danu kesel.


" Sepertinya kamu harus Pepet terus Rena deh, mereka masih saja jalan santai sama istrinya." Ucap Eka yang terus memperhatikan Dani dan Ikhsan.


" Maksudnya?" Tanya Danu penasaran


Eka dengan gerakan cepat memutar kepalanya Danu, walaupun kesel akhirnya Danu tahu apa yang dilakukan Eka. Danu dan Eka menghampiri Dani dan Ikhsan mendengar ucapan Dani, Ikhsan, Susi,dan Ratna. Dani dan Ikhsan kaget saat melihat Danu dan Eka berdiri didepan mereka


" Dokter Danu" Ucap Dani kaget


" Dok, ini enggak seperti yang anda pikirkan, kita bisa jelaskan semuanya." Ucap Ikhsan berusaha santai


" Saya denger semuanya, mereka istri yang enggak kalian anggap. datang saat butuh saja. saya enggak bayangin perasaan Rena hancur tahu kalian bohongi status kalian, terutama Dani kamu tahu kan Rena amnesia karena kamu sudah bohongi dia. dan saat dia sembuh total kamu masih sama, jangan berharap Rena tetap jadi pacar anda. selamat malam" Bentak Danu penuh amarah, Danu menatap sinis kearah Dani, Ikhsan, Ratna, dan Susi. Danu langsung pergi begitu saja diikuti sama Eka


" Aarrgghhh, lagi lagi ketahuan, memang selalu sial ngajak kalian ke luar villa." Teriak frustasinya Dani kesal menatap Susi dan Ratna


" Kita susul mereka, dan untuk kalian tetep makan disini sampai bodyguard jemput kalian pulang." Perintah Ikhsan kesal


" Iyah ayah" Ucap Ratna lirih, Ratna bener bener takut melihat Dani dan Ikhsan marah marah

__ADS_1


Dani dan Ikhsan berusaha mengejar Danu dan Eka ke parkiran cafe, beruntung Danu dan Eka belum masuk mobil.


" Mau apa kalian?" Bentak Eka kesal


" Bisa bicara sebentar?" Tanya Dani melihat Danu


" Boleh, tapi sambil minum bagaiman?, kata orang saat setengah sadar kejujuran lebih terungkap bagaimana?" Tanya Danu senyum licik melihat Dani dan Ikhsan


" Boleh hayo" Ajak Ikhsan pasrah, yang penting urusan sama Danu selesai


" Bagaimana sama istri kalian?" Tanya Eka penasaran


" Biarkan saja mereka makan, mereka akan dijemput sama bodyguard, kita ikutin kalian dari belakang, atau temen kamu bareng saya dan Ikhsan bareng kamu bagaimana?' Tanya Dani memberikan ide


" Ide yang bagus hayo, walaupun tega sama istri sendiri." Lanjut Danu nurutin


Dani dan Eka masuk kedalam mobilnya Dani, sedangkan Danu dan Ikhsan masuk kedalam mobilnya Danu. perlahan mobil mereka meninggalkan cafe.


Dilain sisi, Susi dan Ratna cuman bisa pasrah sama apa yang mereka hadapi sekarang, Ratna menelfon ART di villa untuk menjemput mereka pulang, Susi dan Ratna menikmati makan malam mereka yang berantakan karena ketahuan.


" Nasip kita bener bener tragis yah, kabur salah dan bertahan lebih salah pula." Protes Susi kesel


" Takdir kita mendapatkan suami super egois dan jahat seperti mereka, tapi saya yakin sih dokter tadi enggak akan membiarkan Rena dihianati terlalu lama sama Dani, kita enggak bisa melawan mereka sama sekali." Ucap Ratna sadar diri.


" Kita enggak usah mikirin mereka, biarkan mereka menyelesaikan masalah yang mereka bikin sendiri, kita sudah berniat menjauhi mereka tapi mereka mau kita bertahan yah biarkan saja. berusaha enggak usah peduli." Sambung Ratna, Ratna sudah capek memikirkan Ikhsan tapi suaminya enggak ada perubahan sikap lebih baik


" Kamu bener Na, yah sudah saya berusaha enggak peduli sama Dani dan Ikhsan, mereka juga enggak memikirkan perasaan kita juga kan" Lanjut Susi pasrah


Ratna ngangguk dan menikmati makan malamnya, Ratna sejujurnya kangen sama Burhan tapi takut untuk membahas Burhan takut kedengaran sama Dani dan Ikhsan. Ratna merasa bersalah kini kehidupan Burhan hancur karena turutin keinginannya untuk menemani tidur dan bermanja-manja bareng selama empat bulan. saat perselingkuhannya kebongkar sekarang kehidupan Burhan semakin hancur. diusir tanpa baawa baju, uang dan tempat tinggal.

__ADS_1


Sambil menunggu new episode jangan lupa mampir ke karya karya saya * CEO mencari istri*," TTM CEO tampan*,*jangan paksa aku jadi teman ranjangmu*,* Istri ke 2 ku wanita malam*, novel baru * Om ceo suami ku"


__ADS_2