Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Liburan bareng suami atau selingkuhan


__ADS_3

Ratna senyum bahagia melihat layar monitor anaknya jenis kelamin laki laki, Ratna membayangkan anaknya setampan Ikhsan. dokter menulis kan resep..


" Ingat ya bu dan pak, anaknya di jaga dengan baik, kondisinya sehat dan pola makan dijaga dengan baik, jangan setres dan jangan terlalu capek ya bu." Saran dokter, dokter memberikan resep untuk Ratna


" Iyya dokter, saya akan menjaga anak ini dokter, terimakasih kali begitu kami permisi dulu." Ucap Burhan ramah


Burhan membantu Ratna untuk jalan keluar ruangan dokter, Burhan menemani Ratna untuk makan siang bareng di kantin rumah sakit. Burhan memberikan perhatiannya ke Ratna penuh cinta. walaupun cintanya enggak dianggap tapi Burhan tetep perhatian di Ratna.


" Sayang, kita liburan yuk, supaya kamu enggak bosan di villa terus. ajak Susi dan Joko juga bagaimana?" Tanya Burhan menatap Ratna


" Liburan? Ah andaikan Bisa liburan sama suami sendiri lebih romantis dan bahas masa depan lebih baik, dari pada selingkuhan enggak punya masa depan." Batin Ratna bingung


" Ijin dulu yah sayang, nanti malam aku bahas sama Ikhsan kalo dia mau liburan bareng hayo atau bareng kamu juga hayo. apa lagi aku bosan di villa terus." Ucap Ratna pasrah, pasrah siapapun yang akan menemaninya


" Yah sudah nanti malam dibahas yah,makan yang banyak sayang, supaya anaknya tumbuh sehat. aku boleh anggap anak itu anak aku juga?" Tanya Burhan penuh harap


" Kalo di kamar saja yah sayang, kalo diluar maaf yah." Tolak Ratna berusaha lembut, Ratna tentu enggak mau anak Ikhsan dianggap anaknya Burhan juga apa lagi mereka enggak punya ikatan apapun.


" Terimakasih yah sayang, yah sudah habiskan makan nya terus kita pulang ke Villa yah." Lanjut Burhan dengan senyum manisnya


Burhan dengan telaten suapin Ratna, tangan Burhan pegang perut buncitnya Ratna dan mengelus pelan membuat Ratna bahagia mendapatkan perhatian dari Burhan


Dilain sisi, Dani bener bener enggak bisa nahan nafsongnya, Dani bimbang untuk ke villa menyalurkan nafsongnya ke Susi atau mencari perempuan lain. Bodyguard yang menemani Dani menjadi heran melihat bosnya yang enggak bisa diam


" Punya yang halal salurkan saja pak, jangan cari yang lain. ingat nona Rena koma karena anda, jangan cari masalah baru pak dan jangan cari perempuan lain. kalo ketahuan sama nona Reni bisa semakin bahaya bukan untuk anda saja tapi untuk pak Ikhsan juga." Saran Bodyguard melihat Dani


" Baik lah, mumpung jam segini, saya ke villa dan bener mending sama yang halal supaya aman."Ucap Dani merapihkan mejanya


Dani keluar dari ruangannya diikuti sama bodyguard dan jalan ke meja sekretaris, Dani berpesan kalo ada yang cariin Dani lebih baik temui Ikhsan dan apapun berkasnya kasih ke Ikhsan.


" Saya mengerti pak Dani" Ucap Sekretaris Dani yang sejujurnya bingung, tapi ya itu lah bos seenaknya.


" Bagus kalo mengerti" Ucap Dani singkat

__ADS_1


Dani langsung whatphap Susi untuk siap siap menyambutnya, membuat Susi dan Joko merapihkan isi kamar mereka dari bareng barang barang Burhan dan Joko, membuat Susi menelfon Ratna untuk enggak melakukan kesalahan sama sekali.


" Akhirnya suami kamu pulang juga, baik baik saya akan jaga sikap saya. saya sebentar lagi pulang" Ucap Ratna diseberang telefon


" Untung Joko ada didekat saya, langsung merapihkan dua kamar sekaligus. oh yah sekalian beliin makan yang enak yah saya mau makan di kamar bareng Dani." Ucap Susi, Susi sambil mengecek ulang barang barangnya Joko


" Beres deh, nanti saya minta panjat pinang juga boleh enggak. rindu jga saya." Goda Ratna


" Kalo dia mau silahkan saja, yah sudah saya siap siap yah. jangan lupa beli makanan." Lanjut Susi dengan ketus, dan langsung mematikan teleponnya


" Hahahaha Susi marah" Ketawa Ratna dengan puas


" Dasar, memangnya kalo Ikhsan mau sama Susi boleh?" Sindir Burhan melihat Ratna


" Didalam kontrak mereka minta kebebasan sebelum anak ini lahir, yah mau bagaimana lagi kan. lagian enggak tahu juga anak ini anak kandung siapa kan? jadi dikasih kebebasan sebelum tahu anak kandung siapa." Lanjut Ratna sedih, sedih dan takut bukan anaknya Ikhsan


" Mereka egois yah, tapi bener juga kalo seperti itu dulu. sekalian bahas liburan saja sama Dani, apa lagi dia yang kesepian kan dari pada Ikhsan." Saran Burhan, Burhan pegang wajahnya Ratna


" Boleh juga sama Dani, boleh deh nanti bahas sama Dani juga." Lanjut Ratna Manja


Dilain sisi, Ikhsan mengirimkan banyak desain interior pesenam konsumen melalui email, Ikhsan melihat Reni yang mulai kelelahan Ikhsan dengan berani mengelap keringat diwajahnya Reni.


" Sayang, istirahat saja dulu. kamu terlihat kelelahan sayang aku enggak tega." Ucap Ikhsan melihat Reni


" Masa kerja istirahat sayang, belum waktunya nanti aku istirahat kalo sudah waktunya yah. kata sekretaris Dani mau kesini memangnya Dani kemana?" Tanya Reni penasaran


" Aku enggak tahu sayang, cuman dikasih tahu itu saja. yah sudah kalo mau istirahat yah sayang." Lanjut Ikhsan senyum manis melihat Reni


" Iyah sayang" Lanjut Reni manja


Ikhsan memberikan Reni minuman seger setelah itu melanjutkan pekerjaan, Ikhsan senyum bahagia kerja bareng pacar.


Dilain sisi, Dani senyum bahagia melihat Susi dan Ratna yang memakai baju seksi menyambutnya, Dani ingat masa lalu saat berempat masih bebas kemana pun dan dimana pun untuk bermesraan dan bebas tinggal bareng.

__ADS_1


" Sayang, bagaimana keadaan anak aku?" Tanya Dani melihat Susi


" Alhamdulillah baik sayang, barusan aku dan Ratna cek kandungan walaupun beda rumah sakit." Ucap Susi melingkari tangannya dileher nya Dani.


" Bagus, jaga dengan baik. pewaris pertama perusahaan aku, Ratna juga harus bisa jaga anak itu dengan baik karena mereka lahir langsung di cek anak siapa, supaya tahu anak siapa yang jadi penerus perusahaan aku." Lanjut Dani, tangannya Dani m3r3m45 gunung kembarnya Susi dengan pelan


" Aaaarrrggggghhhhh, Iyah sayang pasti, aku juga ingin melihat anak ini dan membesarkan." Desa han Susi mesra


" Pasti dong Dani, sembilan bulan di jaga baik baik, bagaimana kalo kita berempat liburan ke Bali atau daerah romantis di Indonesia selama tiga hari?" Ajak Ratna melihat Susi dan Dani bermesraan


" Ikhsan enggak mungkin, paling sama aku saja kita jalan jalannya, memangnya mau ke kota mana? jangan paksa Ikhsan kalian kan tahu pacarnya Ikhsan lagi nungguin kakanya yang sakit karena aku." Lanjut Dani sedih, sedih mengingat kondisi Rena


" Aku tahu, daerah Sulawesi sayang" Lanjut Susi yang setuju, Susi bersyukur Dani enggak jadi pacaran sama Rena.


" Boleh Susi, saya ikut saja." Lanjut Ratna


" Hufff, harus sabar melihat Ikhsan lebih memprioritaskan pacarnya dari pada istrinya." Batin Ratna sedih


" Nanti malam nginep lagi di rumah Ikhsan?" Tanya Dani melihat Ratna, tangan Dani menari dengan indah di badannya Susi.


" Iyah Dani, Alhamdulillah setiap malam temani Ikhsan, apa kamu enggak ingin ditemani sama susi juga? kasihan dia kesepian Dani apa lagi kalo tengah malam merasa lapar makan sendiri." Bujuk Ratna, Ratna berdiri sambil melihat Dani


" Memangnya kamu mau sayang?" Tanya Dani melihat Susi, Susi menukmati pergerakan tangannya Dani


" Mau sekali sayang, kalo diijinkan sama kamu, aku ingin menjadi istri yang bisa melayani suami dengan baik." Lanjut Susi berharap


" Baiklah boleh, tinggal dirumah aku bareng Ratna juga. setiap malam Ratna enggak perlu terlalu lama kerumahnya Ikhsan." Lanjut Dani akhirnya setuju tinggal bareng


" Terimakasih sayang, terimakasih akhirnya aku enggak merasa kesepian lagi bisa ditemani sama suami aku." Lanjut Susi terharu, Susi meluk Dani dengan mesra


" Yah sudah, aku keluar dulu sayang, kalian pasti mau panjat pinang kan. kalo selesai panggil saja yah aku didapur mau makan." Lanjut Ratna, Ratna mencium pipinya Dani


" Iyah sayang" Lanjut Dani.

__ADS_1


Tangan Dani berhasil membuat Susi polos didepannya, Dani perlahan membantu Susi rebahan dan langsung panjat pinang sesuai anjuran dokter. Dani sebenarnya enggak mau tapi demi anaknya akhirnya nurut juga selama tiga puluh menit.


Sambil nunggu new episode, jangan lupa mampir ke karya karya saya dan jangan lupa like, hadiah,dan votenya. supaya semakin semangat nulisnya.


__ADS_2