Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Semuanya dari nol


__ADS_3

Dani dan Ikhsan merasa bahagia sekali akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mempertahankan hubungannya, Ikhsan berjanji sebelum nikah resmi akan kasih tahu keberadaan istri yang enggak dianggapnya. Danu yang melihat Rena begitu mudah memberi maaf cukup kecewa, tapi biar lah waktu yang akan menjawabnya. Danu ijin keluar dari kamar perawatannya Rena dan kembali ke ruangannya.


" Aku senang sekali sayang, kita enggak jadi putus." Ucap Ikhsan merasa lega


" Aku juga sayang, enggak bisa membayangkan hari hari aku tanpa kamu sayang. janji yah jangan ada rahasia apapun dihubungan kita, harus saling terbuka yah sayang." Ucap Reni penuh harap


" Iyah sayang aku janji, akan selalu terbuka sama kamu. terimakasih sayang" Lanjut Ikhsan bahagia, bahagia enggak kehilangan perempuan yang bener bener dicintainya.


" Rena terimakasih yah, sudah mau memberikan saya kesempatan untuk menjadi laki laki yang lebih baik dan beruntung mendapatkan cinta kamu." Ucap Dani lega


" Sama sama Dani, saya enggak mau menghancurkan perasaan Reni. makannya mau memberikan kesempatan kamu dan Ikhsan tetep ada didekat kita." Ucap Rena lirih, sejujurnya Rena enggak ingin memiliki pacar cowok playboy dan seorang Casanova seperti Dani. tapi Rena enggak tega membuat Reni menjahui Dani apa lagi Ikhsan.


" Deket sebagai apa nih? pacar? i love you Rena. sampai detik ini aku masih mencintai kamu dengan tulus, dan ingin memiliki hubungan yang lebih serius." Lanjut Dani penuh harap


" Astaga, hati ini kenapa ragu yah sama cintanya Dani.bagaimana ini." Batin Rena bingung


" Rena?" Panggil Dani, Dani melihat Rena melamun


" Ah Iyah, jawabannya Iyah aku mau menerima cinta kamu, tapi suatu saat kamu dan Ikhsan ada kebohongan kita pastikan kita akan jauh dari kalian berdua, tapi kita harapin kalian jujur kalo kalian bisa setia sama aku dan Reni. kita ingin bahagia dan enggak mau disakiti karena cinta." Tegas Rena, Rena berusaha yakin menerima cintanya Dani.


" Aku janji sayang, enggak akan menyakiti kamu." Lanjut Dani bahagia


" Yakin membuang Susi demi perempuan baik baik seperti kamu sayang." Batin Dani percaya diri


" Selamat bro akhirnya jadian juga" Ucap Ikhsan yang dari tadi mendengar pembicaraan Rena dan Dani.


" Selamat yah ka, semoga hubungan kalian selalu bahagia daan langgeng." Ucap Reni bahagia, akhirnya Kaka nya enggak jomblo lagi.


" Amin Rena" Lanjut Rena


" Yah sudah, kita pulang dulu yah, besok kita kesini lagi, besok kita temani seharian di rumah sakit yah sayang." Lanjut Dani, Dani ingin bekerja di rumah sakit sambil nungguin Rena.


" Iyah boleh, hati hati dijalan yah" Lanjut Rena tersipu malu


" Aku pulang yah sayang" Lanjut ikhsan melihat Reni


" Iyah sayang, hati hati dijalan yah." Lanjut Reni.


Reni mengantarkan Dani dan Ikhsan kedepan pintu kamar perawatannya Rena.reni langsung jalan menghampiri Rena yang diam saja diam karena bingung sama keputusan barusan.


Dilain sisi, Bodyguard mengurung Ratna, Susi, Joko, dan Burhan di dalam gudang. sejujurnya Ratna enggak ingin menikmati makan didepan temen temennya yang lagi dihukum sama Dani tapi karena lagi hamil mudah lapar terpaksa makan sendirian.


" Guys maaf yah, kalian cuman bisa melihat saya makan sendirian." Ucap Ratna lirih

__ADS_1


" Jangan sedih Ratna, ingat anak kamu harus tetep sehat. harus tegar dan ikhlas yah." Ucap Burhan, Burhan sudah enggak berani memanggil sayang, dari pada disiksa lagi sama Bodyguard.


" Iyah Ratna, harus happy yah. beruntungnya kamu masih bisa menjaga dengan baik anaknya Ikhsan. enggak seperti saya ceroboh dan seperti ini deh." Ucap Susi penuh penyesalan


" Ikhlas yah Susi" Ucap Joko yang tahu perasaannya Susi sedih kehilangan anak pertama dan harus disakiti sama suami sendiri.


" Duh romantisnya kalian, saling menguatkan yah, sebegitu besarnya yah cinta di antara kalian hah." Bentak Bodyguard dengan kesal


" Manusiwi, saling memberikan motifasi ke sesama memangnya salah hah." Bentak Joko kesal


" Memang manusiawi, itu juga kalo kalian enggak ada cinta terlarang yang enggak pantas kalian lakukan selama ini." Bentak Bodyguard kesal


Bugh


Bugh


satu tonjokan mendarat dengan sempurna diwajahnya Burhan dan Joko, Burhan dan Joko bener bener dibikin enggak bisa melawan sama sekali tangannya diikat dan kakinya diikat juga.


" Kalian mau hukuman seperti waria tadi hah, mau lagi dua jam sama waria lagi." Bentak Bodyguard


" Jangan jangan, enggak Sudi dipegang lagi sama waria.ampun" Ucap Joko dengan lirih


" Bagus kalo takut, enggak usah menebar cinta lagi diantara kalian mengerti. tuan Dani dan tuan Ikhsan sudah dijalan mau kesini, siap siap hukuman kalian berempat. oh yah barang barang Susi, Joko, dan Burhan. dari hasil uang tuan sudah mereka bakar dan kalian dikasih baju lusuh satu setel. siap siap jadi gembel kalian hahahaha." Bentak,ledek, dan ketawa puasnya Bodyguard


" Astaga, semua barang mewah saya dibakar habis sama Dani, astaga teganya." Ucap Susi sedih


Plak


" Tega mana, istri yang selingkuh sambil panjat pinang dengan bebas, dan membiayai hidup selingkuhannya dengan uang suami sendiri, atau tega membakar barang barang hah. jadi perempuan enggak ada rasa syukur sama sekali, diasingkan bukannya bikin Ratna dan Susi setia. ini justru melakukan perbuatan terlarang dan sekarang terima akibatnya." Bentak Bodyguard kesel


Plak, plak


Susi menahan sakit dikedua pipinya langsung ditampar sama Bodyguard, Susi cuman bisa nangis dalam diam tanpa bisa melawan sama sekali.


" Untuk kamu, karena lagi hamil kamu dikasih dispensasi sama tuan Ikhsan untuk enggak dihukum, jadi jangan sekali sekali mengeluarkan kata kata yang bikin kita kesal mengerti." Bentak Bodyguard melihat Ratna, cuman Ratna yang enggak disiksa sama sekali.


" Iyah saya ngerti" Ucap Ratna takut


Dilain sisi, Ikhsan dan Dani bersiap siap untuk memberikan hukuman untuk penghianat, Ikhsan masih engga percaya Ratna perempuan yang pendiam bisa dengan tega selingkuh dalam keadaan hamil selama tinggal di villa.


Dani membuka pintu gudang dengan kasar membuat para bodyguard, Joko, Susi, Ratna, dan Burhan. kaget melihat kedatangan Dani dan Ikhsan. kini wajah Joko, Susi, Ratna, dan Burhan. semakin ketakutan kedatangan Dani dan Ikhsan.


" Ibu hamil sudah makan enaknya." Ucap Ikhsan, Tangan Ikhsan pegang kuat kuat dagunya Ratna

__ADS_1


" Sudah terimakasih" Ucap Ratna nunduk ketakutan


" Cuman ucapan terimakasih saja? apa karena disini ada kekasih bunda jadi malu mengucapkan sayang dan ayah?" Tanya Ikhsan penuh penekanan


" Terimakasih ayah sayang, bunda sudah kenyang." Lanjut Ratna berusaha santai


" Dasar perempuan liar dan enggak tahu diri kamu" Bentak Ikhsan kesal


" To the poin saja yah, saya akan mengusir Susi dari sini karena saya sudah enggak butuh perempuan liar seperti Susi karena saya sudah jadian sama Rena perempuan baik baik yang sangat saya cintai, saya membuang Susi tanpa membawa apapun karena semua kemewahan yang Susi dapatkan uang saya.dan untuk dua banci enggak tahu diri kalian saya usir tanpa pegang uang sama sekali dan kalian bertiga sampah sampah enggak berguna akan saya kasih satu baju lusuh layak untuk kalian bertiga" Bentak Dani penuh amarah


Plak


Bugh


Bugh


Dani menampar pipinya Susi kanan dan kiri, Dani juga tonjok wajahnya Joko dan Burhan masing masing dua kali


" Untuk kamu, saya bingung harus apain perempuan ini. apa kamu diasingkan lagi dan ada ART perempuan yang jagain dia, Dua ART yang wajib bisa bawa mobil. ah enak sekali enggak ada hukuman karena mengandung anak pertama saya." Bentak Ikhsan kesel melihat Ratna


" Maafkan aku sayang, aku akan menerima apapun yang kamu inginkan asal anak ini tetep ada didekat kita, kapan pun kamu mau datang aku dengan senang hati menyambutnya." Lanjut Ratna lirih


" Enak sekali, dapat dispensasi, tapi saya bersyukur dengan Susi keguguran kita jadi tahu kebiasaan busuk mereka bertempat ditempat saya, dengan bodohnya membiarkan mereka tinggal bareng." Bentak Dani kesel


" Tapi aku masih bisa memberikan kamu keturunan lagi, saya janji akan menjaga baik baik anak ke 2 kalo mau." Bujuk Susi penuh harap


Plak


Satu tamparan mendarat sempurna di pipinya Susi, Dani kesal denger bujukan dari Susi.


" Tarik mereka bertiga untuk keluar dari sini, mumpung malam hari biar mereka kedinginan dan kelaparan di malam hari." Bentak Dani kesal, Dani menatap sinis Susi, Joko, dan Burhan. wajah mereka sudah memar dan banyak darah kering karena begitu banyak tinju yang mendarat


" Baik tuan, kita laksanakan." Ucap kelima bodyguard dengan serentak


" Untuk kamu, ikut saya sekarang kita akan ke villa langsung" Bentak Ikhsan kesel melihat Ratna


" Dani, kamu mau disini atau ikut ke Villa?', Tanya Ikhsan melihat Dani


" Ikut ke Villa saja, besok kepala bodyguard langsung kasih dua ART yang bisa bawa mobil dan bersih bersih." Ucap Dani


" Ah, besok padahal sudah janji mau temani Reni, enggak jadi deh karena urusin perempuan seperti kamu. hayo jalan" Lanjut Ikhsan kesel


" Iyah" Lanjut Ratna nunduk sedih dan takut mendengar suara Dani dan Ikhsan saat marah

__ADS_1


Joko, Burhan,dan Susi. langsung ditarik dengan paksa untuk keluar dari rumahnya Dani, sedangkan Dani, Ikhsan,Ratna,dan bodyguard. jalan duluan meninggalkan rumahnya Dani menuju villa. Ratna akan kembali diasingkan membuat Ratna semakin pasrah sama hidupnya saat ini, kesalahan dan kecerobohannya membuat masalah baru untuk hidupnya.


Sambil menunggu new episode jangan lupa mampir ke karya karya saya * CEO mencari istri*," TTM CEO tampan*,*jangan paksa aku jadi teman ranjangmu*,* Istri ke 2 ku wanita malam*, novel baru * Om ceo suami ku"


__ADS_2