
Danu dan Eka didorong paksa untuk masuk kedalam rumahnya Dani, sama bodyguard yang membawa mereka. Dani dan Ikhsan sudah menunggu kedatangan Danu, Eka, Burhan, Joko, Susi,dan Ratna. terlihat sorot mata penuh amarah dari Dani dan Ikhsan
"Kalian berdua, masih status istri kita, kemarilah kalian." Perintah Dani melihat Susi dan Ratna penuh amarah.
" Baik sayang" Ucap Susi berusaha santai
" Cih, dengan mudah mengumbar sayang" Ledek Dani penuh amarah.
" Urusan kalian nanti kita bahas, sekarang kita bahas dua benalu yang lagi berlagak pahlawan untuk orang lain dulu." Bentak Ikhsan penuh amarah
" Baca berkas itu" Sambung Ikhsan, Ikhsan melemparkan berkas copyan kelantai
" Bisa sopan enggak." Bentak Eka penuh amarahh
" Cih, untuk apa sopan sama orang yang enggak pantas di hargai, kalian bisa mengelabui banyak orang tapi enggak untuk kita. kalian salah cari masalah sama saya yang enggak akan tinggal diam, urusan pribadi saya terlalu diganggu bahkan sampai hancur hubungan saya. bersiap lah Danu dan Eka sebentar lagi kalian lebih hancur, kehilangan niat memiliki Rena dan Reni sekaligus hancur kehilangan semua harta kalian. salah kalo cari masalah sama Dani." Bentak Dani penuh amarah, Dani salut sama Ikhsan bergerak lebih cepat mencari titik lemah lawannya.
Eka dan Danu melotot membaca berkas yang dilemparkan Ikhsan ke lantai, Danu enggak menyangka Dani dengan cepat mendapatkan dokumen asli kebusukannya selama ini. Danu menyesal mencari masalah sama Dani.
" Aman kan dokumen ini, saya akan melakukan apapun yang kamu mau." Ucap Danu dengan panik
" Sorry, urusan sama kalian sudah selesai, sisanya sama Joko dan Burhan saja. bersiap lah kalian sebentar lagi ada yang jemput. salah langkah sepuluh waria itu siap bersenang senang sama Danu dan Eka selama menunggu petugas keamanan datang. dan berita kalian akan saya sebar luaskan. saya akan mempermalukan kalian lebih parah" Tegas Dani, Dani enggak pernah main main sama ucapannya apa lagi melawan musuhnya.
__ADS_1
" Hayo dong, melawan bos Dani, supaya kita bisa bersenang senang sama dua cowok ganteng, dulu kita bersenang senang sama joko dan Burhan." Ucap Waria dengan centil
" Sial" Bentak Burhan dengan jijik, jijik mengingat hukuman yang diberikan Dani.
" Bagus, kalian bikin dua cowok itu lemah. tinggal dua orang perusak." Bentak Dani menatap sinis Danu dan Eka
sepuluh waria, jalan mendekati Danu dan Eka, dibelakang Danu dan Eka ada waria di sisi kanan dan kiri mereka ada waria. waria bawahannya Dani bener bener membuat Danu dan Eka enggak bisa bergerak untuk melawan
Dilain sisi, Rena dan Reni nangis menyesali mencintai orang yang salah, orang yang penuh tipu muslihat, pandai menyimpan kesalahannya dengan rapih. Rena dan Reni masuk kedalam kamar masing masing meratapi kebodohannya, selama ini mempercayai kalimat manis yang diucapkan Ikhsan dan Dani.
" Alhamdulillah kebongkar semuanya sebelum menikah, walaupun sakit dan patah hati seenggaknya sebelum halal." Ucap Rena berusaha tegar, Rena enggak mau menyesali semuanya sakit sekarang, dari pada sakit setelah halal. Rena mengalihkan kegalauannya dengan mengerjakan proyek yang diberikan Dani.
Dilain sisi, Reni membuang bajunya Ikhsan, Ikhsan pernah meminjam kan jaketnya saat hujan deras. Reni enggak Sudi mengingat playboy seperti Ikhsan. Reni simpan semua foto fotonya Ikhsan kedalam tempat sampah
Dilain sisi, Danu dan Eka bener bener dibikin enggak berkutik, saat petugas keamanan menjemput mereka dengan membawa wartawan yang mengabadikan moment-moment Danu dan Eka dipaksa ganti baju dan masuk mobil khusus, sepuluh waria merasa sedih karena enggak jadi bersenang senang sama Danu dan Eka, sepuluh waria kembali ke ruangannya.
" Akhirnya dua sampah itu selesai juga, macem macem sama Dani, seperti semut sekali diinjek bisa oleng hahahaha.' Ledek Dani ketawa puas
" Sekarang giliran perempuan liar dan penghianat, Kalian boleh bersama sama karena kalian berempat sampah dalam hidup saya dan Ikhsan, asal berhasil bujuk Rena dan Reni untuk menerima kita jadi pacar mereka lagi." Tegas Dani menatap sinis kearah Ratna, Susi, Joko, dan Burhan.
" Kalian gagal, jangan harap mendapatkan perceraian dari saya dan Dani. biar kalian menikmati kesalahan dan dosa kalian.lagian kalian sudah enggak ada tempat tinggal sekarang. semua harta Danu sudah di rampas termasuk proyek yang dilakukan bersama Danu. kalo kalian berempat mau bersatu dan mendapatkan tempat tinggal layak wahai manusia sampah. bujuk Rena dan Reni rujuk sama kita, kalo gagal siap siap jadi gembel kalian." Bentak Dani penuh amarah
__ADS_1
" Sial sial, Dani bener bener raja tega." Protes Burhan dalam hati
" Yah terserah kalian mau nurut atau enggak, terserah perempuan liar itu merayu Rena dan Reni mau balikan sama kita. ingat harus berhasil." " Tegas Dani penuh amarah
" Baik akan kita lakukan sebisa mungkin, demi kebahagian masing masing, kita bahagia sama Joko dan Burhan dan kalian bahagia sama Rena dan Reni." Ucap Ratna lirih, sejujurnya Ratna lebih mencintai Ikhsan tapi sikapnya Ikhsan membuat Ratna terpaksa mencintai Burhan karena membutuhkan sosok suami selama kehamilannya.
" Terus tempat tinggal kita bagaimana?" Tanya Susi dengan nunduk takut
" Kalian berdua tidur di kamar ART bareng sampah kalian, jangan harap untuk kembali ke kemewahan kalian lagi. hidup kalian layaknya ART dan supir kalian akan kita gaji dengan layak. masih untung masih kita pungut." Tegas Dani kesel
" Untuk bumil perempuan liar ini, kamu saya perlakukan layaknya ART, Jangan minta hak apapun dan akan saya bikin surat perjanjian
karena masih ada anak saya. jangan harap setelah lahir saya mau anggap anak itu, karena ulah sendiri yang membuat saya membuang kamu seutuhnya." Bentak Ikhsan penuh amarah, rasanya Ikhsan ingin menampar Ratna sampai puas, kalo enggak ingat lagi hamil.
" Ingat harus berhasil, kalo gagal langsung keluar dari villa ini. terserah kalian caranya membujuk Rena dan Reni. dua jagoan kalian akan membusuk mempertanggung jawabkan kesalahanya. enggak akan ada lagi yang melindungi kalian berempat lagi." Tegas Dani kesel
" Siram mereka berempat selama sepuluh menit, melawan serahkan Burhan dan Joko ke waria yang belum pulang. hahahaha" Ledek Ikhsan penuh kemenangan
" Siap tuan" Ucap serentak sepuluh bodyguard, sepuluh bodyguard langsung semprot Burhan, Joko, Susi, dan Ratna. bergantian Joko dan Burhan bener bener enggak berdaya melawan Dani yang punya kekuasaan dan melawan Dani siap siap sengsara lebih parah lagi.
Dilain sisi Dani dan Ikhsan frustasi dari tadi telefon dan kirim pesan ke Rena dan Reni sama sekali enggak direspon,membuat Dani geram dengan Danu yang membuatnya putus seperti ini.
__ADS_1
" Dasar tikus sial, karena dia sekarang pacar kita merajuk astaga" Ucap Dani kesel
" Semoga perempuan liar itu berhasil membujuk Rena dan Reni, enggak sanggup hidup jauh jauh dari mereka. untungnya mereka masih kerja di tempat kita." Ucap Ikhsan penuh harap, dan merasa lega Rena dan Reni belum mengajukan pengunduran diri.