Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Nyaman dideket Reni


__ADS_3

Rena berusaha membuka matanya, Rena melihat Reni tidur disampingnya Rena enggak tega membangun kan Reni yang tidur pules disampingnya, Rana berusaha duduk untuk mengambil air minum. Reni yang tangannya kesenggol langsung melihat kakaknya berusaha duduk setelah pingsan akibat obat bius sebelum operasi.


" Ka Rena mau ngapain?" Tanya Reni kwartir melihat kakaknya


" Haus de, enggak tega membangun kan kamu, hari ini pasti lelah sekali, ngurus saya, ngurus desain terus pasti melihat proyek pembangunan desain desain kamu kan. sudah tidur lagi kaka bisa sendiri." Ucap Rena pelan pelan ngambil botol minum


" Astaga ka, cuman ngambil minum saja enggak merepotkan kok, jangan begitu ah ka, kita kan tinggal berdua otomatis saling melindungi dan saling peduli ka, jangan terus merasa enggak enak ka." Lanjut Reni berusaha turun dari tempat tidur, sejujurnya Reni merasa ngantuk dan lelah hari ini tapi enggak mau ngeluh didepan Rena yang masih sakit.


" Kaka makan dulu, habis itu minum obat yah." Sambung Reni, Reni mengambil sushi yang dibelinya tadi, kwartir tengah malam lapar akhirnya minta Ikhsan menemani ke restoran Jepang


" Kita jadi makan enak terus yah Ren, selama kenal sama Ikhsan bersyukur Alhamdulillah kita diterima kerja lagi. enggak ngerasain lagi hidup serba susah, enggak sabar ke kampung ngajak emak dan bapak makan enak enak dan beli baju bagus." Lanjut Rena melihat adiknya membuka bungkusan makanan

__ADS_1


" Iyah ka saya juga enggak sabar, tunggu beberapa proyek yang kita bikin desainnya jadi kita kasih bukti kesuksesan kita selama merantau, sama beli mobil dan rumah, kontrakan kita sudah diisi sama perobatan yang bagus Bagus lagi. dijamin emak dan bapak bangga sama kesuksesan kita ka." Lanjut Reni bahagia dan enggak sabar ingin pulang kampung, Reni memberikan kotak makan isi sushi ke Rena.


" Kamu sudah makan? Atau pesen online saja?" Tanya Rena melihat adiknya, Rena tahu setiap malam Reni selalu merasa lapar


" Yah sudah nanti minta bodyguard tunggu didepan rumah sakit, beli martabak coklat sama jus buah enak kali yah ka." Lanjut Reni membayangkan manis dan lembut nya martabak


" Mau deh Ren, belikan bodyguard juga kasihan dia selalu nungguin kaka." Lanjut Rena sambil makan sushi


Reni langsung memesan online martabak dan jus buah, setelah selesai jalan kedepan kamar minta tolong bodyguard Ambil pesenan makanannya, dua kotak martabak dan tiga jus buah. Rena dan Reni selalu makan banyak tapi enggak pernah lupa minum obat pelangsing dan jamu pelangsing, supaya makan banyak dan di jam yang diinginkan enggak takut gemuk. Rena dan Reni ingin menikmati kehidupan lebih baiknya menikmati semua makanan tanpa takut naik berat badan.


Dilain sisi, Ratna yang baru selesai mandi, melihat Ikhsan rebahan dikasur sambil main handphone sambil senyum senyum sendiri, sejujurnya Ratna merasa cemburu selama ini Dani dan Ikhsan memandang Ratna dan Susi. enggak lebih perempuan pemuas naf song saja, kalo enggak suka apapun langsung dengan mudah marah, mendorong,dan nampar. tanpa memikirkan perasaan sama sekali. Ratna sudah menemani Ikhsan selama dua tahun cuma bisa sabar melihat Ikhsan ganti ganti teman ranjang, sedangkan dirinya enggak dibolehkan sama Ikhsan yang egois begitu juga dengan Dani. walaupun yang dikasih uang banyak tapi Ratna enggak merasa bahagia didekat Ikhsan dan Dani.

__ADS_1


" Sayang, belum tidur?" Tanya Ratna ikut rebahan disampingnya Ikhsan


" Belum sayang, lagi balas chat Reni, dia bilang kakanya sudah sadar dan mereka lagi makan malam cemilan martabak sama jus buah." Ucap Ikhsan santai


" Oh perempuan itu lagi?" Tanya Ratna enggak suka


" Kenapa? Cemburu? kan sudah dibilang kalo mau sama aku jangan pernah baper, aku masih mau kebebasan sayang." Lanjut Ikhsan meletakkan handphonenya diatas meja, langsung memiringkan badannya melihat Ratna


" Terus perasaan kamu ke Reni bagaimana?" Tanya Ratna penasaran


" Aku merasa nyaman sama Reni, bahagia didekatnya,dan enggak bosan didekatnya. mungkin kalo rasa nyaman berpindah jadi cinta. otomatis aku akan membuang kamu karena aku enggak mau bebas seperti ini lagi. mau berusaha komitmen setia sama Reni, karena aku sadar enggak selamanya hidup aku seperti ini. dan kamu jangan macem macem mencari masalah, tenang saja aku masih masa pengenalan dan pendekatan dulu, memantapkan hati dan fikiran yakin dengan perasaan aku sendiri. kita akan tetep seperti ini. ingat jangan cari masalah apapun oke." Tegas Ikhsan melihat Ratna, tangannya Ikhsan memainkan pucuk gunung kembarnya Ratna

__ADS_1


" Huff, iyah sayang aku mengerti, aku berusaha sadar diri,dan enggak berani mencari masalah sayang Aaahhh." Desa han Ratna, Ratna melihat Ikhsan dengan tatapan sendu, perlahan Ratna jatuh cinta sama Ikhsan, dan sedih Ikhsan memandangnya perempuan rendah membuat Ratna sedih dan sakit hati, berusaha tegar demi bisa didekatnya Ikhsan dan isi rekeningnya terus dan terus bertambah.


__ADS_2