
Reni yang mendengar keinginan Ratna untuk kembali ke Ikhsan, sejujurnya sangat kesal mendengarnya karena perjuangan panjang untuk membebaskan Ratna enggak lah mudah.
" Kaka terserah kamu saja Reni, karena masalah ini harus selesai, kita jangan berurusan sama mereka lagi." Ucap Rena males kalo harus ketemu Ikhsan dan Dani lagi.
" Kembali karena status pernikahan dan anak huff, kalo saja enggak ada anak pasti dilepaskan begitu saja seperti Susi sekarang. yah sudah saya antar kamu kesana. tapi ini keputusan terakhir, sesakit apapun kehidupan kamu bersama Ikhsan harus diterima bulet bulet selamanya engga bisa kabur kabur lagi. tapi kalo kamu mampu membuat Ikhsan betah di rumah dan ikhlas sama kesalahannya sendiri itu jauh lebih baik dan bagus untuk masa depan kamu dan anak kamu." Lanjut Reni, sejujurnya hatinya Reni bener bener sakit harus menerima kenyataan yang kembali ke Ikhsan istrinya bukan dirinya.
" Tapi apa kamu yakin Reni?" Tanya Ratna enggak yakin, Ratna enggak tega melanjutkan pertanyaannya lagi.
" Yakin, yah sudah ke sana dulu kalo Ikhsan menerima kamu baru kita bawa barang barang kamu, Burhan kamu beneran ikhlas melepaskan Ratna dengan laki laki egois dan kasar seperti Ikhsan?' Tanya Reni melihat Burhan yang diam saja
" Kalo memang akhirnya seperti ini mau bagaimana lagi, kasihan Ratna juga jauh dari Ikhsan enggak dianggap tapi bareng saya enggak dalam satu ikatan halal tentunya akan menjadi masalah dikemudian hari. bener kata kamu apapun yang terjadi setelah ini yah harus ditelan bulet bulet, beda kalo Ratna mampu merubah Ikhsan lebih baik yah akan bahagia selamanya. saya ikhlas melepaskan cinta sementara ini walaupun berat tapi saya mau belajar melupakan dan mengikhlaskan." Ucap Burhan bijaksana dan berusaha tersenyum walaupun hatinya hancur
__ADS_1
" Alhamdulillah kalo sudah Ikhlas, yah sudah kita kesana sekarang.' Ucap Rena, Rena merapihkan meja kerjanya dan siap siap ke rumahnya Ikhsan.
Dilain sisi, Ikhsan mendapatkan whatshapp dari Reni tentu sangat bahagia, akhirnya Reni mau datang ke rumahnya. Ikhsan minta ART nya untuk masak menyambut Reni.
" Apa Reni mau balikan yah mau kesini, enggak menyangka Reni nyerah juga.' Ucap Ikhsan penuh percaya diri
Dua jam kemudian, Rena, Reni, Ratna, dan Burhan. sampai dirumahnya Ikhsan, Ratna menyampaikan maksudnya datang kerumahnya, Ikhsan yang mendengarnya ketawa meremehkan ke Ratna.
Plak
Satu tamparan mendarat sempurna dipipinya Ikhsan, Reni sungguh muak mendengar keinginan egoisnya Ikhsan
__ADS_1
" Sampai kapan pun saya enggak mau dimadu, apapun alasannya, saya harap kamu bisa menerima Ratna sebagai istri kamu, kamu yang enggak mau talak Ratna tolong bahagiakan Ratna dan anak kalian. jangan egois terus menerus kamu semakin lama semakin tua harus tobat." Tegas.Reni penuh amarah menatap Ikhsan yang bener bener egois
" Saya ingin membahagiakan Ratna enggak bisa karena status pernikahannya kalian, saya harap kamu bisa membahagiakan Ratna dan anak kalian." Ucap Burhan mengepalkan tangannya penuh amarah
" Baik lah, Ratna boleh tinggal dirumah ini, sebagai ART jangan tidur dikamar saya kalo saya membutuhkan Ratna baru boleh ke kamar. panggil saya tuan selama tiga bulan kamu sampai melahirkan, kamu jadi budak nafsong Dani dan anak buah saya. jadi kemari lah nikmati penderitaan kamu perempuan liar. hahahaha" Ledek Ikhsan dan ketawa puas
" Astaga, jadi suami tega sekali kamu Ikhsan" Bentak Rena penuh amarah
" Perempuan yang saya hargai adik kamu, tapi adik kamu menolak saya, eh yang datang perempuan liar ini. jadi terima saja apapun keputusan saya, dasarnya perempuan liar yah harus diperlakukan liar juga. yah sudah kalian pergi lah, biar perempuan liar ini disini, barang barang anak saja yang nanti bodyguard ambil di ruko, barang rongsokan nya dibuang saja. hahaha" Ledek dan perintah Ikhsan, Ikhsan masuk duluan kedalam rumah, meninggalkan Ratna yang nangis mendengar keputusan Ikhsan yang kejam, Burhan bener bener benci sama Ikhsan tapi Burhan sadar diri enggak punya apapun untuk melawan Ikhsan
" Kami pulang yah Ratna, ini keputusan final, kalo kamu mau bahagia berfikir sendiri supaya Ikhsan mau berubah, kami yakin kamu perempuan kuat yang mampu menjalankan takdir hidup pahit ini, maaf saya enggak mau kembali sama Ikhsan cowok egois dan jahat." Ucap Reni nangis dalam pelukannya Ratna
__ADS_1
" Terimakasih atas kebaikannya selama ini Rena, Reni, dan Burhan. saya yakin suatu saat Burhan akan mendapatkan perempuan jauh lebih baik dari saya. selamat tinggal untuk kalian bertiga." Ucap Ratna lirih, Ratna peluk Burhan dan dengan berat hati masuk kedalam rumahnya Ikhsan. keputusan yang berat tapi Ratna enggak mau mendapatkan masalah dimasa depan karena Ikhsan menggantung status pernikahannya