
Dani mengajak Susi, Ratna, dan Ikhsan. jalan jalan ke mall sebelum Dani kembali ke Jakarta. Dani membiarkan Susi dan Ratna membeli bahan makan yang mereka butuhkan, Dani dan Ikhsan ke toko perhiasan mereka ingin membelikan Rena dan Reni kalung. Ratna dan Susi yang melihat suami suaminya di toko perhiasan mengira mereka membelikan perhiasan. langsung menghampiri Dani dan Ikhsan dengan senyum bahagia
" Kalung cantik ini pasti lebih cantik dipakai sama Reni, Dani yuk cepet balik supaya bisa ketemu mereka." Ucap Ikhsan cuek, Ikhsan pegang kotak kecil berwarna merah
" Jadi perhiasan itu bukan buat aku?" Tanya Ratna sedih
" Beli sendiri sana, sadar diri." Bentak Ikhsan kesel
" Maafkan aku" Lanjut Ratna sedih
" Yah sudah yuk ke parkiran" Ajak Dani cuek
Dani dan Ikhsan sama sekali enggak membawakan barang belanjaan sama sekali, Ratna dan Susi mengira perhiasan yang dibeli untuk mereka ternyata buat pujuaan hati mereka. saat diparkiran tanpa di sadari Ratna dan Susi sudah ada mobil bodyguard yang menunggu kehadiran mereka.
__ADS_1
" Kalian pulang bareng mereka, ingat jadi istri yang baik di villa saja kurangin aktivitas yang enggak penting, awas keguguran karena kalo sampai keguguran kalian otomatis kita buang ingat itu. ada disurat perjanjian." Ucap Dani tegas melihat Susi dan Ratna
" Kalo kita butuh kita kesini, awas cari masalah." Bentak Ikhsan menatap sinis melihat Ratna
" Astaga mereka bener bener keterlaluan" Batin Susi kesel
" Kita akan ingat semuanya, yah sudah hati hati dijalan sayang." Ucap Susi lembut, Susi menciumi wajah suaminya
" Sudah cepet keluar, kita mau ketemu sama Rena dan Reni rencananya hari ini mau membantu mereka merapihkan rumah baru mereka." Lanjut Dani santai
" Mereka bukan cewek matre dan murahan seperti kalian, mereka bekerja dengan gaji besar otomatis mampu beli rumah dan mobil. apa lagi proyek proyek yang mereka bikin selalu berhasil. pantas saja punya rumah memangnya kalian, mau apa saja dengan merayu sungguh rendah kalian sebagai perempuan." Ledek Ikhsan menatap sinis Susi dan Ratna
" Teganya kamu Ikhsan, enggak sedikit pun menghargai aku sebagai istri kamu." Ucap Ratna sedih, sakit hati terus menerus dihina, dan kesel.
__ADS_1
" Sadar diri awal ketemu sebagai apa, sudah lah. jangan baper masih untung kita mau bertanggung jawab dan memberikan fasilitas mewah ke kalian, masih mau anggap anak itu anak saya. sudah pulang sana ingat jangan merusak kebahagiaan kita. jadilah istri yang nurut walaupun enggak kita anggap hahahaha." Ledek Dani dengan ketawa puas.
" Maaf kalo aku dianggap enggak sadar diri, kalian hati hati dijalan." Lanjut Susi, menahan sesak mendengar ucapan Ikhsan dan Dani.
Ratna langsung keluar mobil dengan perasaan kesel dan sedih diikuti sama Susi, mereka langsung masuk kedalam mobil satunya barang belanjaan mereka sudah dimasukan kedalam mobil. Dani dan Ikhsan langsung memerintahkan supir untuk meninggalkan mall dan menuju kontrakan Rena dan Reni.
Dilain sisi, Rena dan Reni merapihkan kostum badutnya, mereka sejujurnya enggak ingin membuang kostum badut yang membuat kenangan manis dan kocak untuk kehidupan mereka beberapa hari sebelum ketemu sama Ikhsan karena kecelakaan.
" Dari pada Dani melihat ini jadi masalah, sekarang kita buang sudah cukup jadi badut cantiknya, sekarang jadi desainer interior yang cantik." Ucap Rena muji diri sendiri
" Harganya mahal ya ka, tapi enggak mau bikin Dani tahu walaupun ide iseng dari Ikhsan tetep saja kita juga bersalah." Ucap Reni
" Yah sudah yuk buang, sebelum mereka sampai sini." Lanjut Rena pegang kostumnya
__ADS_1
Rena dan Reni langsung jalan ke depan rumah dan langsung membuang kostumnya, Rena dan Reni siap siap untuk melihat rumah barunya.
jangan lupa like, komentar, hadiah,dan votenya