Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Jangan pergi mas


__ADS_3

Dani yang sudah melakukan olahraga panas beberapa kali bareng Susi merasa puas, Dani mengecek keberangkatannya besok ke kota Palembang, Susi yang tahu suaminya ingin pergi bareng Rena merasa cemburu. Susi meluk Dani dari belakang membuat Dani membalikan badannya merasa gemas melihat istrinya bermanja manja.


" Mas jangan pergi yah mas, aku rindu sama mas seperti ini, apa aku ikut saja mas." Goda Susi yang membuat Dani tegang, tangannya Susi enggak bisa diam dibadannya Dani


" Enggak bisa sayang, aku kesana kan buat kerja buat dapetin uang sayang, bagaimana aku bisa memenuhi gizi anak kita walaupun aku ragu anak ini adalah anak aku. jadi enggak usah ikut yah, disini saja nikmati masa masa kehamilan kamu." Ucap Dani, tangannya Dani m3r3m45 gunung kembarnya Susi dengan mesra


" Aaahhh, baiklah sayang, aku enggak akan ikut kamu sayang. aaahhh luar biasa sayang, main terakhir yuk, ternyata enggak enak yah panjat pinang tiga puluh menit sekali." Desa han Susi dan protesnya kurang puas


" Sudah tidur yuk sayang, aku kan sudah melakukannya lima kali sayang, aku kwartir anak ini kenapa kenapa karena aku." Lanjut Dani, Dani mengelus lembut perutnya Susi


" Sayang tidur yah, soalnya sudah malam, biar saya besok segar melakukan perjalanan dinas." Sambung Dani, Dani mencium perutnya Susi membuat Susi bahagia melihatnya.


Dani membantu Susi untuk rebahan dan memberikan selimut untuk Susi, Susi ingin sekali tidur dipeluk sama suaminya akhirnya dituruti sama Dani.


Dilain sisi, Ikhsan cuekin Ratna, setelah olahraga panas sebentar, Ikhsan langsung sibuk sama handphonenya membuat Ratna cemburu melihatnya.


" Iyah sayang, besok kita ketemu yah, setelah melihat proyek pembangunan panti jompo. kita jalan jalan sebentar yah sayang, i love you princess" Ucap Ikhsan saat memberikan voicenot untuk Reni.

__ADS_1


" Ah Reni bikin kangen saja." Sambung Ikhsan, Ikhsan mengganti wallpaper handphonenya dengan foto bareng Reni membuat Ratna cemburu dan kesel melihatnya.


" Asik bener sayang main handphone nya, sampai aku diabaikan seperti ini." Goda Ratna yang sengaja memainkan gunung kembarnya


" Kenapa? cemburu? wajar sih kalo cemburu karena kamu enggak istimewa buat hidup aku, kamu cuman pelarian saat dibutuhkan saja. beda sama Reni yang memang diistimewakan." Ucap Ikhsan cuek, Ikhsan m3r3m45 gunung kembarnya Ratna dengan lembut dan menciumi wajahnya Ratna dengan mesra


" Aaahhh sayang, tega sekali bicara seperti itu sama aku. aaahhh, sayang temani aku cek kandungan yuk. aaahhh" Desa han Ratna


" Aku enggak akan pernah bisa sayang, waktu aku penuh sama Reni sayang, aku enggak mau melewatkan waktu kebersamaan bareng pujaan hati aku sayang." Tolak Ikhsan, Ikhsan perlahan memasukan goa favoritnya dan perlahan lahan memajukan dan memundurkan pinggangnya pelan, membuat Ratna merasa terbang ke awan.


" Aaahhh Iyah sayang, aku bisa pergi sama bodyguard sayang, aaahhh." Desa han Ratna sambil peluk Ikhsan


" Aaahhh, Iyah sayang Iyah aaahhh" Desa han Ratna dengan pasrah


Cairan pun keluar dan dimasukan kedalam pangkal pahanya Ratna, Ikhsan langsung meluk Ratna beberapa menit dan langsung pergi begitu saja meninggalkan Ratna yang masih rebahan.


Dilain sisi, Reni membantu Rena siap siap untuk melakukan perjalanan dinas besok, sejujurnya Reni merasa kurang setuju sama perjalanan dinas ini. tapi Reni berusaha untuk profesional dalam bekerja.

__ADS_1


" Sudah jangan sedih, nanti kamu juga akan merasakan perjalanan dinas kok, kita harus bersikap dewasa dan profesional Reni." Ucap Rena melihat adiknya sedih.


" Saya tahu, tapi tetep saja sedih, ini pertama kalinya kita menjalankan aktifitas beda ka, disana banyak telefon yah ka." Lanjut Reni meluk Rena.


Rena faham akan kesedihan adiknya, wajar Rena sedih karena apapun kegiatan mereka selalu sama dilakukan berdua. tetapi Rena juga engga bisa seenaknya apa lagi menolak perintah Dani yang atasannya dikantornya.


Pagi begitu indah, dengan cahaya matahari yang menyilaukan matanya memberikan vitamin D. Ikhsan terbangun dari tidurnya mendapatkan telefon dari Reni langsung duduk dan tersenyum bahagia.


" Iyah sayang, aku baru bangun tidur, terimakasih sayang sudah membangunkan aku i love you sayang ku." Ucap Ikhsan saat saluran teleponnya terhubung


" Sama sayang, yah sudah mandi sayang katanya mau mengantar kan Dani dan ka Rena ke bandara, nanti kesiangan sayang." Ucap Rena lembut diseberang telefon


" Iyah sayang aku mandi, yah sudah sampai ketemu sayang ku cinta ku." Lanjut Ikhsan tersenyum puas mendapatkan perhatian dari Reni


Ratna yang melihat suaminya bermesraan saat teleponnya, lagi lagi rasa cemburu menyelimuti hatinya Ratna, Ratna berusaha menggoda Ikhsan, membuat Ikhsan melanjutkan olahraga panasnya.


" Sayang jangan ketinggalan makan dan minum vitamin buat menjaga stamina kamu, kamu pasti lupa waktunya makan, aku sudah membelikan obat atau jamu untuk meningkatkan stamina sebelum berangkat kerja

__ADS_1


" Pasti sayang, aku enggak akan lupa waktunya makan, karena setiap jam makan aku selalu makan pagi, siang, dan malam. selalu bareng Reni.


Jangan lupa like, komentar, Hadiah, dan votenya.


__ADS_2