Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Akan kalah melawan Dani dan Iksan


__ADS_3

Bodyguard Dani berpencar demi mengeluarkan Ikhsan dari dalam rumahnya Rena, jumlah yang banyak dan terlatih dengan mudahnya mengeluarkan Ikhsan tanpa adanya adu fisik


"Kalian semua siapa?" Tanya Rena menahan rasa takut


" Anda enggak usah takut nona, tuan Dani minta kita enggak membuat keributan makannya anak buah anda kita bikin pingsan tanpa perlawanan. kita mau mengeluarkan tuan Ikhsan, kata tuan Dani kalo bukan karena masih mencintai anda, anda sudah kita makan rame rame." Tegas kepala bagian bodyguard menatap Rena yang ketakutan


" Apa dibikin pingsan, tega sekali kalian semua, pergi dari sini jangan keluarkan Ikhsan supaya ada efek jera untuk dia." Tegas Rena kesal bisa bisanya Dani mengerahkan banyak bodyguard untuk bisa berhasil masuk kedalam rumahnya


" Sudah lah nona, Akan kalah melawan Dani dan Iksan. buktinya kami bisa masuk dengan santai kedalam sini dan beberapa masuk kedalam gudang. sudah jangan banyak bicara nona, sambut saja kedatangan tuan Ikhsan sebentar lagi." Lanjut bodyguard nya Dani senyum meremehkan Rena.

__ADS_1


" Sial, Dani melawannya dengan cara begini" Batin Rena kesal, karena gagal membalas kejamnya Dani dan Ikhsan menyiksa orang lain karena gagal membujuk Rena dulu.


Dilain sisi, Bodyguard Dani memberikan kursi roda ke Ikhsan, dan memeriksa kondisinya Ikhsan sebelum dibawa keluar dari dalam gudang.


" Kalian hebat masuk kedalam sini tanpa ada keributan sama sekali" Ucap Ikhsan setelah duduk di kursi roda


" Kami kan sudah terlatih tuan, apa lagi melawan nona Rena yang baru punya bodyguard cuman tiga orang yang jaga disini, dengan mudah dilawannya tuan." Ucap bodyguard mendorong kursi roda


" Cuman nona Rena tuan, sepertinya nona Reni lagi keluar tuan, jadi lebih leluasa masuk sini tuan." Lanjut bodyguard, bodyguard Dani dan Ikhsan sudah terbiasa adu fisik dengan berbagai macam orang atas perintah Dani dan Ikhsan. tapi kali ini cukup dengan membuat pingsan tanpa ada keributan dan kontak fisik sama sekali.

__ADS_1


Dilain sisi, Reni pertama kalinya menjaga toko, di bantu sama Susi dan Burhan yang membantu melayani pembeli yang silih berganti datang ke ruko.


" Alhamdulillah ramai sekali, enggak sabar mau belanja lagi bareng ka Rena ke Korea." Ucap Reni bahagia karena barang barang yang lagi hitz di Korea dengan mudah laku terjual


" Iyah Reni, barang barang sudah banyak yang laku, harus segera belanja lagi. oh yah bagaimana sama pernikahan Burhan dan Ratna kasihan anaknya butuh akte lahir nanti." Ucap Susi yang kepikiran sama masalah Burhan dan Ratna.


" Saya juga bingung, cara membujuk Ikhsan bagaimana. masa harus keguguran sih supaya bisa direlakan begitu saja kan.kasihan di Ratna nya dong, kehilangan anak yang dijaga baik baik demi terlepas dari egonya Ikhsan." Lanjut Reni yang enggak tahu cara membantu Ratna dan Burhan lagi.


" Cara yang kejam sih, tapi kalo begini terus Ratna harus kembali ke Ikhsan, enggak akan pernah bahagia didekat Ikhsan. apa lagi Ikhsan masih usaha balikan sama kamu lagi kan, masa mau di madu sama laki laki seperti Ikhsan sih" Lanjut Susi yang enggak bisa membayangkan semakin hancurnya perasaan Ratna dan mentalnya, karena keegoisan Ikhsan ditambah Ikhsan masih mencintai Reni

__ADS_1


' Enggak mau lah saya, jadi aib bagi keluarga saya, untungnya ka Rena berhasil menggagalkan rencana menjemput orang tua saya dari kampung ke sini." Lanjut Reni merasa beruntung rencana nya Rena berhasil, enggak bisa bayangin hancurnya perasaan orang tuanya Rena dan Reni tahu calon menantunya orang kejam yang seenaknya seperti Dani dan Ikhsan


__ADS_2