Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Mereka pergi kemana


__ADS_3

Dua waria suruhan suruhan Dani dan Ikhsan tiiba juga di villa dengan perasaan bahagia sekali, mendapatkan perawatan wajah secara gratis selama tiga hari berturut turut.


" Tumben villa sepi yah." Ucap waria merasa aneh, lampu villa gelap gulita


" Mereka pergi kemana yah? apa mereka di kamar?" Tanya waria mulai cemas


" Ya sudah panggil yuk" Lanjut waria satunya lagi.


kedua waria itu mulai mencari keberadaan Susi, Ratna, dan Burhan. keliling villa sama sekali enggak mendapatkan keberadaan mereka bahkan barang barang mereka hilang begitu saja didalam kamar.


" Bahaya, mereka kabur. bos pasti marah besar sama kita nih." Ucap waria panik


" Telefon bos Dani sekarang" Perintah temennya yang enggak kalah panik

__ADS_1


kedua waria langsung melakukan Vidio call sama Dani, awalnya Dani malas di telefon seperti ini sama kedua waria.


" Ada apa sih?" Tanya Dani kesel, saat saluran telefon terhubung


" Burhan, Susi,dan Ratna kabur.maafkan kami lengah tuan." Ucap waria ketakutan


" Dasar bodoh, untuk apa ada dua waria disana, kalo mereka sampai kabur. saya segera kesana." Bentak Dani, Dani mematikan teleponnya.


Dani bener bener marah besar sama kecerobohan kedua waria yang enggak bisa menjaga Burhan dan dua perempuan yang pernah mengisi hari hari nya dulu.


" Kenapa mereka bisa kabur sih astaga, enggak becus sekali dua waria itu." Bentak Ikhsan kesel, Ikhsan langsung puter balik dan jalan menuju bandara.


Dilain sisi, Rena berhasil membawa Susi, Ratna, dan Burhan. akhirnya memilih untuk menginap, atas saran bodyguard yang sudah hafal kondisi seperti ini sangat berbahaya kalo nekat ke bandara.

__ADS_1


" Dani punya jet pribadi, saya pastikan mereka pasti akan ke sini, kita bisa pulang besok subuh lebih aman kerena fokus mereka akan keliling kota ini." Ucap bodyguard yang sudah berpengalaman


" Sebenarnya ketahuan disini enggak masalah sih, tapi tempat tinggal yang bikin sulit. baiklah kita akan nginap di hotel saja. pastikan Dani, Ikhsan, dan bodyguard enggak bisa menemukan kita semua." Tegas Rena, Rena enggak takut sama niat baik nya untuk menolong Ratna, Burhan,dan Susi. karena Rena dan Reni hidup mereka jadi kesulitan seperti ini.


Dilain sisi, Reni diam diam keluar dari rumah, bersyukur Reni masih ada mobil pribadi jadi leluasa pergi kemana pun Reni inginkan. Reni melajukan mobilnya ke ruko yang dibelinya atas permintaan Rena. Ruko yang dibeli Reni memiliki lima kamar di lantai dua, membuat Reni mengatur isi kamar sesuai kebutuhannya.


" Pada akhirnya harus menampung mantan istrinya Dani dan Ikhsan, kalo mereka enggak dibantu pasti jadi sasaran kekejaman Dani lagi seperti dulu saat putus. astaga orang macam apa yang ingin menjadikan saya istri." Batin Reni menyesal


Reni turun dari mobil dan melihat perlengkapan ruko, ruko yang rencananya akan dijadikan butik tempat usahanya. setelah keluar dari kantornya Dani, dan Reni masih melanjutkan profesinya sebagai desain interior. walaupun baru beberapa bulan bekerja tapi Rena dan Reni faham cara kerja pekerjaannya dan proses pembangunannya, Rena berencana memiliki kantor sederhana sebagai langkah awal merintis karir berdua Reni nanti.


" Sudah seratus persen Bu, tinggal lantai atas saja,.diisi sama perabotannya Bu setelah itu keseluruhan sudah bisa dipakai Bu." Ucap mandor yang ditugaskan sama Rena merapihkan rukonya.


" Alhamdulillah, terimakasih atas kerja kerasnya, nanti saya transfer yah bapak bapak." Ucap Reni merasa lega

__ADS_1


" Beres Bu Reni, sama sama Bu, kalo begitu kita semua pamit dulu permisi." Lanjut mandor langsung pergi, Reni langsung masuk kedalam ruko dan melihat lihat isi jualan butiknya dan lantai dua yang dijadikan tempat tinggalnya Burhan, Susi, dan Ratna.


__ADS_2