
Rena menyiapkan makan malam yang dipesan online, Susi membantu Rena membawa makanan yang sudah dikeluarkan dari kantongnya.
" Saya enggak ingin Ikhsan putus sama Reni kalian kena sial lagi" Ucap Rena to the points
" Apa maksud kamu Rena?" Tanya Susi enggak mengerti
" Saya tahu semua Susi, saya tahu betapa kejamnya Dani dan Ikhsan sama kalian bahkan sampai pacar kamu meninggal dunia saat di siksa mereka." Lanjut Rena lirih
" Tahu dari mana kamu?" Tanya Susi kaget mendengar ucapan Rena barusan
" Saya tahu semuanya Susi, saya enggak ingin saya dan Reni punya suami yang bisa tega sama orang lain apa lagi kejam sama mantan istrinya bisa disakiti sesuka hati." Lanjut Rena terus terang, Rena enggak ingin merasa bersalah atas musibah yang menimpa orang lain karena Rena dan Reni.
" Apa kamu sengaja tinggal disini dan ajak kita kesini?" Tanya Susi curiga
__ADS_1
" Iyah, saya memang ada kunjungan kerja disini, dan saya enggak kasih tahu Ikhsan dan Dani dimana saya nginep selama seminggu. saya cari tahu semuanya demi saya dan Reni, dan demi melindungi kalian, karena Minggu depan Reni dan Ikhsan mau bahas pernikahan secara langsung ke orang tua saya, saya enggak ingin memiliki ipar yang kejam" Lanjut Rena
" Yah sudah kita makan dan bahas ini sama Ratna dan Burhan, bagaimana caranya bisa kabur tanpa dua waria itu tahu." Lanjut Susi, Susi heran dua waria itu pergi begitu saja hari ini.
" Itu sih mudah untuk saya, saya akan melindungi kalian dan memberikan tempat tinggal yang layak untuk kalian. sebagai tanggung jawab saya membawa pergi kalian bertiga." Lanjut Rena, Rena beruntung selama ini selalu nabung dari hasil kerjanya jadi bisa membantu orang lain.
" Oke, saya ikut saja apa apapun rencana kamu Rena, yang penting semuanya berakhir dengan baik saja untuk kita dan untuk kalian." Lanjut Susi merasa lega, akhirnya ada jalan untuk pergi dari kehidupan Dani dan Ikhsan
" Ah, sial, Reni sama sekali enggak telefon Rena selama Rena diluar kota." Ucap Ikhsan kesel
" Apa kita susul saja, apapun alasannya supaya bisa mampir bagaimana?" Tanya Dani frustasi
" Jangan, apa kamu mau Rena semakin benci sama kamu, saya juga enggak mau Reni ngambek karena kamu yah Dani. jangan macam macam." Tegas Ikhsan kesel sama rencananya Dani
__ADS_1
" Terus pasrah saja begitu, saya kwafir Ikhsan, saya enggak mau Rena melakukan hal hal yang membahayakan kita." Lanjut Dani kwafir
" Jangan melakukan ke bodohan lagi kenapa sih Dani, enggak kapok juga kamu tuh, disaana kan ada dua waria. kalo ada apa apa mereka yang akan kasih laporan kan, sampai sekarang enggak ada sama sekali itu artinya semua baik baik saja." Tegas Ikhsan, Ikhsan tahu arah pembicaraan Dani.
Dilain sisi, Rena memberikan rencana nya ke Susi, Ratna, dan Burhan. Rena akan uru pemindahan pernikahan resmi Ratna dan Burhan supaya enggak diganggu sama Dani dan Ikhsan.
" Saya ingin membatalkan rencana Ikhsan nikahin Reni, saya enggak ingin mereka memanfaatkan kalian lagi untuk bujuk Reni tetep menjalankan rencana pernikahannya, dan kalian kembali di siksa kalo gagal.' Ucap Rena menyesal, andai Rena tahu kondinya seperti ini dari awal Rena tentu sudah menyelamatkan Joko dari siksaan karena Susi gagal membujuknya.
' Kapan kamu mau bawa kita pergi?' Tanya Burhan pasrah, Burhan enggak ingin mendapatkan siksaan terus menerus
" Saya sudah suruh orang untuk beli ruko dan merapihkan nya untuk kalian tinggal, disitu saya akan buka jualan jadi kalian bisa tinggal disitu untuk jagain, dan saya akan nyuruh orang untuk urus pemindahan surat nikah Ratna dan Burhan ke Jakarta. setelah itu baru saya minta Reni putus dari Ikhsan" Penjelasan Rena menceritakan rencana nya
" Yaah sudah kita ikutin saja apapun rencana kamu" Ucap Ratna lega mendengar rencananya Rena.
__ADS_1