Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Nama kliniknya apa dokter


__ADS_3

Ikhsan enggak fokus sama sekali, membuat Burhan dan Joko penuh kemenangan, Dani berusaha cuek dan fokus sama pekerjaannya, Rena merasa aneh melihat Dani dan ikhsan lebih banyak diem saat rapat.


" Nama kliniknya apa dokter?" Tanya Reni penasaran


" Pakai nama Kaka saya saja, Klinik Ratna Wulan, karena klinik ini sebenarnya impian almarhumah Kaka saya." Ucap Danu dengan dusta


" Sial, kenapa nama kaka nya sama seperti nama perempuan liar itu" Batin Iksan kesel


" Nama itu bener atau sengaja yah" Batin Dani curiga


" Nama yang bagus Danu, baiklah nanti kami buatkan namanya. yah sudah yuk kita ke tempat proyek, kita ngobrol ngobrol sama kontraktornya." Ucap Reni santai, sebenarnya Reni merasa heran sama Dani dan Ikhsan lebih banyak diam dan keringat dingin


" Yah sudah hayo, bagaimana kalo yang cewek cewek bareng Burhan dan Joko sedangkan Dani dan Ikhsan bareng kita? kita biar ngobrolnya lebih santai." Ide Eka dengan sengaja


" Boleh saja sih Danu, yah sudah yuk jalan" Ucap Rena santai


Dani dan Ikhsan cuman bisa menahan emosinya saja, dan gugup kwartir Burhan dan Joko buka rahasia mereka dan akan ketahuan semuanya.


Didalam mobil, Burhan sengaja ngobrol sama Joko soal perselisihan, Burhan dan Joko menjalan kan perintahnya Eka membuat Rena dan Reni jadi parno.


" Tetangga saya, sudah punya istri dan anak masih cari daun muda, ngakunya masih jomblo." Ucap Burhan, Burhan memakai cctv bentuk hetset


" Ih gila jahat amat yah, sudah punya istri masih mau selingkuh. mapan enggak tetangga kamu, seharusnya yang jadi pacarnya harus teliti cari tahu status sebenarnya pacarnya." Ucap Joko sengaja


" Saya kalo jadi perempuan, tahu pacar sendiri seperti itu. langsung saya tinggalin karena enggak mau di madu dan kasihan istrinya diduakan apapun alasan suaminya. maaf ya nimbrung obrolan kalian." Ucap Rena dengan terkekeh


" Enggak masalah nona, memang setiap perempuan seperti itu nona, mana mau diduakan." Lanjut Joko tersenyum puas mendengar ucapan Rena


" Sekaya apapun suami, kalo engga bisa setia yah enggak pantas dipertahankan hubungannya." Ucap Reni, entah kenapa Reni merasa takut Ikhsan membohonginya.

__ADS_1


" Semoga pasangan kalian orang yang setia, saran saya sebelum ke jenjang yang lebih serius, cari tahu dulu tentang calon suami takutnya kan yah namanya laki laki, tapi syukur syukur cuman nona kekasih hati pacar kalian." Tegas Burhan, Burhan melihat ekspresi Reni yang beda.


" Amin amin" Lanjut Rena singkat


Rena dan Reni entah kenapa memikirkan ucapan Joko dan Burhan burhan barusan


Dilain sisi, Dani menatap tajam Danu dan Eka, Dani merasa yakin ada yang direncanakan Danu untuknya dan Eka saat ini.


" Apa rencana kalian sebernya?" Tanya Dani kesel


" Rencana apa yah maksudnya?" Tanya Danu pura pura enggak tahu


" Apa kalian enggak tahu Joko dan Burhan bekaz anak buah kita hah?" Benyak Ikhsan kesel


" Biasa saja bicaranya, saya enggak tahu mereka pernah kerja ditempat kalian, memangnya kenapa? sepertinya kalian panik apa yang kalian pikirkan?" Tanya Danu sengaja


" Panik, siapa yang panik coba, enggak ada sama sekali.cuman seperti disengaja saja. kalian kenal mereka dimana?" Tanya Dani penasaran


" Bulsyit, saya enggak percaya, jujur saja apa yang kalian inginkan dan saya enggak akan membiarkan kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan." Bentak Dani penuh amarah


" Kalian sepertinya ketakutan? jangan jangan ada yang kalian rahasiakan, kalo kalian bersih enggak akan bersikap seperti ini. saya cuman kagum sama desain yang dibuat Reni makannya pengen dibuatkan desain klinik sama dia." Tegas Danu, Danu menatap sinis kearah Dani


" Kita enggak menyembunyikan apapun, saya bisa batalkan proyek ini." Ancam Dani dengan serius


" Mana bisa, sudah kontrak dan semuanya sudah dalam proses pembangunan, kalo mau batalin kalian mendapatkan denda seratus persen dan kerugian kita. kalo kalian enggak ada kesalahan seharusnya bersikap biasanya saja, enggak seperti ini." Ledek Eka penuh kemenangan.


Dani menyesal menerima proyek dari Danu kalo akhirnya seperti ini, Danu dan Eka senyum kemenangan saat melihat wajah musuh mereka ketakutan walaupun ditutupi dengan kebohongan.


Dilain sisi, Ratna ingin membeli peralatan anaknya sekaligus kontrol kesehatannya. ART yang ditugaskan khusus mengikuti kemana pun Susi dan Ratna pergi. menelfon Dani untuk minta ijin, setelah mendapatkan whatspaad mereka langsung bersiap siap ke mall

__ADS_1


" Mau beli tempat tidur bayi dan baju juga" Ucap Ratna, Ratna pakai makeup


" Ternyata enakan hamil yah, uang belanja lebih banyak dan masih diperlakukan baik sama Ikhsan." Ucap Susi sedih


" Sudahlah Susi, jangan terus diratapi kepergian anak kamu. walaupun sedih tapi jangan larut dalam kesedihan, kalo Dani ada waktu luang kan bisa program lagi" Lanjut Ratna memberikan semangat buat Susi


" Kamu enggak tahu rasanya kehilangan Ratna, saya akan coba goda dan rayu Dani untuk memberikan jatah untuk Dani selama kesini." Lanjut Susi penuh harap


" Yah boleh boleh,sudah yuk kedepan kasihan kan nunggu lama." Lanjut Ratna, Ratna memaki dress longgar, selama hamil Ratna selalu membeli baju ukuran besar..


Dilain sisi, Dani dan Ikhsan enggak membiarkan Rena dan Reni ngobrol sama Eka apa lagi Danu bisa bisa fikiran mereka diracuni sama opsi mrreka.


" Pembangunan selesai dua tahun lagi diakhir Desember, sebentar lagi pada jualan lagi memadeti pasar." Ucap Rena, Rena bahagia sekali sama idenya Danu, membangun klinik dideket pasar


" Dua tahun waktu yang lumayan yah Ren, apalagi didekat pasar insya Allah lebih berguna untuk banyak masyarakat disekitar pasar." Ucap Danu optimis


" Amin, kita berharap seperti itu, enggak nyangka sih ada ide ditengah tengah masyarakat, banyak yang kebantu pengobatannya." Ucap Reni optimis


" Amin Ren, yah sudah yuk kita liat kedalam kliniknya" Ajak Eka melihat Reni


"Ternyata Reni cantik dan senyumnya manis sekali." Batin Eka melihat Reni


" Woy, ngapain lihatin pacar orang seperti itu" Protes Ikhsan enggak suka


" Eh, siapa juga yang lihatin Reni, kenapa cemburu? urus yang bener yang di villa baru cemburu saya memperhatikan Reni seperti tadi." Ledek Eka, Eka senyum sinis melihat Ikhsan dan langsung jalan begitu saja


" Sial, cari masalah terus sama saya" Protes Ikhsan kesel


" Jaga Baek Baek pak, istri dan pacar anda, awas kehilangan salah satu atau bahkan kehilangan keduanya pak hahahaha." Ledek Burhan puas dan Burhan langsung jalan sambil ketawa puas melihat Ikhsan melempem menghadapi Danu dan Eka.

__ADS_1


" Mereka berempat bener bener nguji kesabaran saya dan Dani terus menerus" Protes Ikhsan kesel, Ikhsan semakin yakin ada rencana yang disiapkan Danu untuk dirinya dan Dani.


__ADS_2