Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Rena ngapain disini


__ADS_3

Ikhsan menjemput Reni berangkat kerja bareng, Ikhsan melihat Reni membawa bekel kearahnya dan masuk kedalam mobil.


" Selamat pagi sayang" Ucap Reni senyum manis melihat Ikhsan dan memberikan bekal makanan buat Ikhsan


" Terimakasih sayang, pagi juga oh yah bekelnnya apa sayang, bisa suapin aku makan didalam mobil?" Tanya Ikhsan, Ikhsan perlahan menyalakan mobil dan perlahan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


" Bisa sayang" Lanjut Reni, Reni suapin Ikhsan pelan pelan, membuat Ikhsan senyum bahagia melihat perhatian kecil yang manis yang diberikan Reni


Dilain sisi, Rena minta bodyguard lebih inten memantau kegiatan Susi, Ratna, dan Burhan. selama Rena kerja dan saat pulang kerja Rena sudah mengatur rencana seolah enggak sengaja ketemu sama Susi didepan villa.


" Beres nona, kita enggak akan lengah sama sekali, dan untuk dua waria itu, sudah kita siapkan dua tiket ke salon dan enggak akan salah kasih." Ucap Bodyguard dengan kompak


" Bagus, yah sudah saya berangkat kerja dulu." Ucap Rena, Rena masuk kedalam mobil sewaan


Dilain sisi, Burhan masak sarapan untuk Ratna, Susi yang melihatnya sangat iri perhatian Burhan sangat manis ke Ratna selama hamil.


" Masak apa kamu?" Tanya Susi melihat Burhan


" Sayur SOP, ikan goreng, sama buah buahan untuk Ratna." Ucap Burhan, Burhan merapihkan meja makan dan menyusun masakannya


" wah enak sekali Burhan, maaf yah saya telat kesini jadi enggak bisa bantu kamu untuk masak." Lanjut Susi merasa enggak enak

__ADS_1


" Santai saja Susi, lagian ini enggak ribet kok. sudah sana mandi dan tolong panggilan Ratna yah sekalian." Lanjut Burhan


" Iyah Boleh kok" Lanjut Susi, Susi langsung meninggalkan Burhan sendirian di dapur


Dilain sisi, Dani yang merasa bosan ingin sekali nyusul Rena, entah kenapa Dani merasa enggak tenang.


" Rena, kenapa enggak bisa lacak tempat tinggal kamu selama di sana, apa yang kamu rencanakan Rena astaga." Ucap Dani, Dani semakin yakin ada yang dilakukan Rena sampai dirinya enggak bisa melacak tempat tinggalnya sama sekali selama kunjungan.


Dilain sisi, Waria yang lagi santai didepan villa, melihat ada tiket ke salon gratis dan sudah diberi nama mereka.


" Siapa yah yang kasih ini yah" Ucap Waria penasaran


" Jangan ngarep deh, dia sudah punya istri, yah sudah jangan di pusing kan dari siapa, lebih baik kita siap siap untuk ke salon." Lanjut Waria yang enggak mau ambil pusing memikirkan dari siapa tiket ke salon ini.


Dilain sisi, Reni bingung saat membaca whatshapp dari Rena yang melarang dirinya untuk jemput kedua orang tuanya.


" Terserah Kaka saja deh, Reni yakin sama apa yang Kaka lakukan terbaik untuk hidup kita." Ucap Reni, Reni penasaran apa yang didapat Kaka nya membuat Rena melarang dirinya jemput kedua orang tuanya.


Dilain sisi, Rena tersenyum melihat Susi, Ratna, dan Burhan. duduk santai di depan villa. Rena mengendarai mobilnya mendekati villa milik Dani.


" Siapa yang datang?' Tanya Burhan penasaran melihat mobil berhenti didepan mereka

__ADS_1


" Loh kalian tinggal disini?" Tanya Rena, Rena keluar dari mobil pura pura baru tahu kalo Susi tinggal di villa


" Rena ngapain disini?" Tanya Susi penasaran


" Saya ada kunjungan kerja dan saya nginep di villa itu, tadi saya mau pulang eh melihat kalian disini, oh yah bukannya ini villa milik Dani? saya pernah di kasih tahu Danu dulu?" Tanya Rena to the poin


" Kita, kita kerja disini karena enggak ada tempat tinggal lagi." Lanjut Burhan kwartir, dan penasaran apa bener Rena enggak sengaja ketemu sama mereka atau sudah direncakan sama Rena


" Kamu kan mantan Dani dan Ikhsan masa mau dijadiin penjaga villa, ah sudah lah yuk ke villa saya yuk kita makan bareng di sana bagaimana?" Tanya dan ajak Rena


" Setiap orang ada alasannya Rena, terimakasih ajakannya kita belum lapar." Ucap Ratna waspada, kwartir salah bicara


" Baik lah kalo enggak mau cerita, hayo lah makan malam bareng saya disini sendirian, kalian tega saya sendirian di villa" Lanjut Rena pura pura sedih


" Bagaimana ini" Lanjut Susi bingung


" Sudah bumil, hayo kita makan banyak" Lanjut Rena, Rena pegang tangannya Ratna, Rena terpaksa memaksa Ratna karena rencana nya enggak boleh gagal


" Baik lah kita kesana" Lanjut Ratna pasrah dan merasa enggak tega saat tahu Rena sendirian di villa.


Rena senyum bahagia saat mendengar ucapan Ratna, Rena ngajak Susi, Burhan, dan Ratna masuk kedalam mobilnya dan jalan ke villa sewaannya.

__ADS_1


__ADS_2