
Ikhsan dan Dani anterin Rena dan Reni pulang ke kontraknya, Dani yang baru pertama kali datang langsung merasa prihatin sama kontrakan karyawannya sangat sederhana.
" Kalian cari kontrakan yang lebih luas, masa bonus gede kontrakan sederhana seperti ini.", Ucap Dani dengan sombongnya
" Kita mau nunggu sampai siap beli rumah sendiri atau enggak sesuai desain kita" Ucap Rena sedikit kesel sama ucapan Dani
" Kelamaan, besok saja bagaimana, cari rumah yang kalian inginkan, ah atau rumah dari perusahaan saja kalian beli? bayarnya bisa kalian cicil setiap bulannya? rumahnya luas dan bagus bagus" Lanjut Dani, Dani baru ingat perusahannya memiliki beberapa unit rumah
" Bagaimana Reni mau enggak?" Tanya Rena melihat adiknya
" Boleh saja ka, kita lihat rumah barunya besok setelah pulang kerja." Ucap Reni yang baru selesai buka pintu rumah
" Gawat kostum badutnya masih ada didalam" Batin Ikhsan ingat kostum kejahilan bareng Rena dan Reni kerjain Dani.
" Kita ngobrol diluar saja, lagian sudah malam." Ucap Ikhsan berusaha santai
__ADS_1
" Yah sudah duduk disini, sebentar kita siapkan minum dan cemilan yah." Lanjut Rena masuk kedalam rumah diikuti Reni sambil bawa belanjaan nya.
" Penasaran sama isi kontrakan yang kamu bilang waktu itu belanja bareng Reni, kontrakan sederhana ini isinya full bagus juga. tapi besok saya akan antarkan mereka ke rumah barunya." Ucap Dani, Dani membaca WhatsApp dari Susi
" Saya ikut juga ah, mau lihat juga. besok sekalian belajar mobil saja sebentar saya ngajarin Reni kamu ajarin Rena bagaimana?" Tanya Ikhsan melihat Dani
" Boleh juga, ide yang bagus. kita suruh bodyguard bawa mobil kesana." Perintah Dani, Dani setuju sama idenya Ikhsan
Dilain sisi, Reni mengecek kostum badutnya, masih disimpan diruang keluarga, beruntung Ikhsan melarang Dani masuk kedalam rumah. Reni langsung memasukkan kostumnya kedalam kamar sedangkan Rena menyiapkan minuman segar.
" Bener bener, eh tapi kostum ini lebih baik kita buang sebelum berangkat kerja. bahaya ketahuan Dani. hahaha" Ucap Rena ketawa ingat kejahilan nya.
" Yah sudah setelah mereka pulang kita rapihkan dan buang besok" Lanjut Reni
Reni dan Rena langsung keluar rumah dengan membawa dua toples cemilan dan empat gelas minum, Dani langsung ngajak Rena dan Reni belajar Mobil setelah melihat rumah barunya.
__ADS_1
" Bagaimana mau?" Tanya Dani penasaran
" Apa enggak merepotkan dan kalian enggak lelah?" Tanya Rena merasa enggak enak
" Santai saja, sekalian pulang kan setelah selesai lagian kita bakal ada supir ko pas pulangnya, katanya mau punya mobil sendiri, yah harus latihan kan sebelum mendapatkan SIM?" Tanya Ikhsan penasaran
" Mau deh, kalian baik sekali mau repot-repot bantu kita berdua terus. terimakasih yah Dani dan Ikhsan." Ucap Reni bahagia, enggak menyangka punya teman sebaik Dani dan Ikhsan
" Kita kan teman wajar kan saling bantu, lagian kalian tinggal cuman berdua kan enggak tega saja. apa lagi setelah kecelakaan waktu itu kan." Lanjut Ikhsan merasa bersalah
" Kecelakaan yang merubah kehidupan kita, bukannya seneng celaka tapi bersyukur saja yang nabrak orang yang bertanggung jawab, mapan dan memberikan pekerjaan yang lumayan bagus lagi untuk kita. selama sakit Ikhsan jagain Reni dengan baik jadi enggak ada alasan untuk menjauhi kalian dan merasa aman punya teman cowok sebaik kalian." Lanjut Rena melihat Dani dan Ikhsan, Ikhsan dan Dani memang dasarnya orang orang baik, bahayanya hobi buruk mereka yang suka kebebasan yang ditutup rapih sama mereka.
" Insyaallah kita bisa menjadi teman yang baik untuk kalian" Lanjut Dani penuh harap, berharap enggak maksa Rena dan Reni untuk melakukan olahraga panasnya.
Rena, Reni, Dani, dan Ikhsan. melanjutkan ngobrol dengan menikmati cemilan yang dibawa si kembar tadi. Ikhsan berjanji akan melindungi Rena dan Reni. Ikhsan semakin yakin jatuh cinta sama Reni, belum berani menyatakan cinta karena masih mau kebebasan olahraga panas.
__ADS_1
Episode kali ini bersambung guys, sambil nunggu new episodenya bisa dong kasih penyemangat buat semangat bikin episode selanjutnya dengan like, komentar, vote dan hadiahnya juga. 😘😘😘😘