
Ratna menyambut kedatangan Ikhsan, Ratna sudah menyiapkan makan malam romantis sama suaminya. Ikhsan membiarkan Ratna menjalankan tugasnya sebagai istri, Ikhsan tersenyum senang melihat Ratna hari ini lebih cantik walaupun perut buncitnya sudah terlihat membuatnya terlihat menggemaskan.
" Sayang, sudah makan?" Tanya Ratna manja, Ratna rebahan di badannya Ikhsan
" Sudah sayang, aku sudah makan bareng Reni tadi. tapi nanti aku makan lagi bareng kamu yah" Ucap Ikhsan melihat Ratna yang senyum manis
" Sayang, suapin aku yah pas makan nanti, terus setelah makan jenguk baby kita yah." Lanjut Ratna, Ratna menarik kepalanya Ikhsan membuat Ikhsan langsung mencium wajah Ratna
" Iyah sayang boleh, kenapa jadi manja seperti ini?" Tanya Ikhsan penasaran, tangannya Ikhsan menari dengan indah di badannya Ratna
" Lagi pengen saja sayang, aroma parfum yang dicampur keringat segar sekali sayang. seperti ini dulu yah setengah jam, aku betah sekali sayang." Lanjut Ratna manja
__ADS_1
" Apa bawaan ibu hamil seperti ini yah?" Tanya Ikhsan penasaran, Ikhsan ngelus lembut rambutnya Ratna
" Katanya sih Iyah sayang, setiap aku cek kandungan ibu ibu banyak yang berbagi cerita manja sama suaminya sayang. tapi aku manja enggak ingin merepotkan suami aku, cukup seperti ini aku sudah bahagia." Lanjut Ratna santai, Ratna menikmati setiap pergerakan tangannya Ikhsan
" Dasar perempuan memang ratu gosip, oh yah aku mau merasakan menemani istri cek kandungan. tapi jangan di rumah sakit tempat Rena di rawat, aku takut Reni tahu hubungan kita. aku belum siap melihat Reni marah dan meninggalkan aku, cukup Dani saja yang bertingkah bodoh." Lanjut Ikhsan melihat Ratna
" Boleh sayang, tempat aku memang bukan disana, aku akan menjaga rahasia ini demi kebahagiaan kamu, asal kamu tetep memberikan perhatian ke aku sudah bahagia, aku enggak akan egois sayang. terimakasih sudah mau menerima aku untuk temani kamu setiap malam. i love you sayang." Lanjut Ratna tulus
" Enggak masalah sayang, ya sudah yuk makan sayang." Lanjut Ratna berusaha pengertian
Ikhsan membantu Ratna jalan pelan pelan ke meja makan, Ikhsan merasa bahagia sekali punya istri yang pengertian dan pacar yang baik sama Ikhsan. sejujurnya Ratna merasa sedih dan sakit hati, tapi Ratna berusaha untuk santai supaya Ikhsan enggak meninggalkan nya.
__ADS_1
Dilain sisi, Reni menemani Rena di rumah sakit sambil membuat desain sesuai permintaan client, Reni enggak sepenuhnya percaya sama penjelasan Dani tadi. Reni melihat pintu kamar Rena kebuka langsung membuang muka, Reni membiarkan Dani masuk ke kamarnya Rena
" Ijinkan saya temani Rena yah, saya bener bener merasa bersalah. kamu kan tahu saya mencintai Rena, enggak mungkin saya dengan tega membuat orang yang saya cintai seperti ini. ijinkan saya sering nungguin Rena." Ucap Dani dengan memelas, Dani enggak tenang di rumah selalu memikirkan kondisinya Rena
" Boleh, tapi di temani sama Ikhsan juga, saya males berduaan sama kamu disini." Ketus Reni melihat Dani
" Malas atau modus ingin berduaan sama Ikhsan" Ledek Dani,Dani langsung diam saat Reni melotot ke arahnya
" Maaf, baiklah saya setuju, yang penting diijinkan menemani Rena selama disini."Sambung Dani pelan
Reni enggak merespon ucapan Dani, Reni mulai fokus memberikan bodylotioin buat Rena. Dani ikut duduk disampingnya Reni cuman bisa melihat apa yang dilakukan Reni walaupun nafsongnya bergejolak tapi berusaha Dani tutupi.
__ADS_1
Sambil nunggu new episode, jangan lupa mampir novel novel saya yang lain yah, dan jangan lupa like, hadiah,dan votenya. makasih