
Dani, Reni, dan Ikhsan masuk ke kamar perawatan Rena, Rena yang melihat adiknya masuk kamarnya merasa bahagia sekali. entah kenapa Rena melihat Dani merasa engga suka dan berusaha untuk santai.
" Maaf ka kita terlambat kesini, soalnya kunjungan kerja ke beberapa tempat proyek." Ucap Reni santai, Reni mengambil air didalam kulkas
" Kunjungan kerja?" Tanya Rena bingung, kepala Rena tiba tiba terasa sakit sekali dan merasa kesal saat melihat Dani. Rena bingung dengan perasaan dan pikirannya saat ini
" Melihat dia kepala kaka sakit sekali, tolong minta dia keluar dari kamar ini. au sakit sekali Reni" Teriak Rena menahan sakit di kepalanya, entah bayangan apa yang muncul dipikirannya saat melihat Dani
Reni langsung mengambil obat penghilang nyeri untuk Rena, Ikhsan yang melihat Rena merasa kasihan seperti ini.
" Tidur lah Rena, kita enggak akan ganggu istirahat kamu." Ucap Dani sedih.
" Dani maaf, lebih baik kamu pulang saja. saya enggak ingin kaka saya seperti ini untuk hari ini. kalo sudah sembuh baru boleh ketemu lagi maaf." Ucap Reni melihat Dani dan langsung fokus membantu Rena untuk rebahan lagi
" Bro, ngalah saja dulu, dia seperti ini juga karena kamu." Bisik Ikhsan melihat Dani merasa bersalah
" Baik lah, saya pulang, maaf kalo kehadiran saya membuat Rena kesakitan kepalanya." Lanjut Dani melihat Rena
Ikhsan mengantar kan Dani sampai depan pintu kamar perawatan Rena, Ikhsan mengingatkan Dani untuk enggak melakukan kecerobohan lagi.
" Apa sebaiknya Ratna dan Susi kita asingkan lagi? saya bener bener takut Reni melihat mereka, di rumah kamu Dani karena saya enggak siap kehilangan Reni." Tanya Ikhsan mulai kwartir sama hubungannya akan hancur
" Kasihan juga sih mereka, tapi kan kita jatuh cinta sama Rena dan Reni mereka harus siap kapan pun diasingkan lagi.baiklah nanti malam suruh mereka ke villa lagi, bener bener takut kapan pun Reni ke rumah bisa hancur semuanya." Ucap Dani yang enggak membayangkan semakin hancur perasaan Rena saat tahu Dani sudah punya istri begitu juga dengan Ikhsan.
__ADS_1
" Yah sudah tunggu dimobil yah, sebentar lagi saya juga pamit pulang dan kita bawa istri kita ke villa lagi " Ide Ikhsan, Ikhsan ingin cepat lebih baik Ratna dan Susi kembali diasingkan
Ikhsan masuk kembali ke ruangan Rena sedangkan Dani mengalah untuk menunggu didalam mobil, Ikhsan melihat Reni langsung jalan menghampiri Reni yang lagi merapihkan baju baju rena.
" Sayang, aku mau kunjungan kerja lagi, setelah itu pulang tapi besok kesini lagi yah." Ucap Ikhsan terpaksa berbohong
" Iyah sayang, santai saja, ya sudah hati hati dijalan yah sayang, kalo sudah di rumah kabarin aku yah." Ucap Reni melihat Ikhsan
" Iyah sayang" Lanjut Ikhsan, Ikhsan mencium kening Reni dan langsung jalan keluar
Reni melihat Ikhsan senyum bahagia, dan melanjutkan merapihkan baju Rena dan dimasukan kedalam lemari
Dilain sisi, Joko yang mendengar Susi disuruh siap siap ke kembali ke villa ada rasa marah, Susi bener bener dipermainkan perasaannya Dani bener bener seenaknya sama Susi demi selingkuhannya, Burhan merasa bahagia karena Ratna kembali ke villa bisa lebih leluasa bermesraan sama Ratna dan enggak ambil pusing.
" Kalian masih bermesraan?" Tanya Joko penasaran
" mereka bener bener nguji kesabaran sial, yah sudah kita siap siap ke villa. setelah sampai kita bisa sekamar lagi. boleh kan sayang" Lanjut Joko melihat Susi
" Asal kamu bisa seperti Burhan, enggak masalah sayang, kamu enggak ganggu kebersamaan aku lagi sama Dani. kita akan bermesraan lagi, dan sekamar lagi." Ucap Susi, Susi mau kebebasan apa lagi selama hamil ingin sekali dimanja dan disayang.
" Yah sudah yuk, sebelum mereka datang." Ucap Ratna pasrah, Ratna sadar akan kehidupannya malas komentar apapun karena enggak akan merubah kenyataan hubungannya sama Ikhsan
Tiga jam kemudian, Dani dan Ikhsan sampai dirumahnya Dani, Dani mengajak Susi masuk kamar begitu juga dengan Ikhsan mengajak Ratna. Dani bener bener ingin melakukan olahraga panas sebelum kembali ke Villa.
__ADS_1
" Aku ingin, kamu seperti Ratna malam kesini dan pagi kembali ke Villa, sepanjang malam kita bersama sayang. kamu mau?" Tanya Dani melihat Susi yang sudah polos
" Aaahhh, mau sayang, aku nurut saja apapun yang kamu inginkan, asal kita sering ketemu sayang." Desa han Susi dengan merdu
" Bagus, aku takut kapan pun Rena dan Reni kesini, eh melihat kamu dan Ratna bisa hancur hubungan aku dan Rena sedangkan Ikhsan sama Reni. kamu bener bener istri pengertian.". Ucap Dani, tangannya Dani menari dengan indah di badannya Susi
" Rena dan Reni terus yang difikirkan, sedangkan perasaan istri selalu diabaikan." Batin Susi kesel
" Aaahhh Iyah sayang, yuk panjat pinang, setelah itu kita ke villa. berarti malam ini kamu tidur di villa?" Tanya Susi penasaran
" Iyah sayang, seterusnya kamu yang bulak balik kesini. yah sudah yuk panjat pinang." Lanjut Dani, Dani membantu Susi rebahan dan langsung melancarkan aksi panjat pinang ya
Dilain sisi, Ikhsan membantu Ratna minum susu ibu hamil, baru saja mau melakukan panjat pinang Ratna muntah membuat kegiatan indah nya ketunda.
' Maaf ya sayang, pas di villa saja yah kita melakukannya. aku enggak tahu kenapa mual sayang" Ucap Ratna sedih
" Iyah sayang, yang penting kondisi bunda, maafkan aku harus bikin bunda bulak balik kesini setiap malam sayang, soalnya Reni bilang dia mau ke rumah masakin makanan di rumah, aku takut Reni tahu kalo aku punya istri." Ucap Ikhsan sedih melihat Ratna
" Iyah sayang, aku mengerti kok, aku kan janji enggak akan ganggu hubungan kalian selama kamu bisa peduli sama aku sudah cukup untuk aku sayang." Lanjut Ratna, Ratna meluk Ikhsan penuh kasih sayang.
" Yah sudah, aku pijit saja yah, aku ingin menjadi suami pengertian. aku diam diam baca di google bagaimana cara jadi suami yang baik selama istri hamil, makannya aku mau bunda setiap malam kesini supaya aku bisa mengurus istri aku." Lanjut Ikhsan, Ikhsan pelan pelan pijit kakinya Ratna
" Terimakasih sayang, aku terharu ayah mau baca bagaimana caranya ngurus istri yang lagi hamil." Lanjut Ratna bahagia
__ADS_1
Ratna menikmati pijitan yang diberikan Ikhsan, Ratna bahagia sekali sama perhartin yang diberikan Ikhsan. Ratna enggak terlalu ambil pusing harus bulak balik villa ke rumah.
Sambil menunggu new episode, jangan lupa mampir ke karya karya saya yang lain dan jangan lupa like,hadiah,dan votenya.