
Mobilnya Ikhsan sampai dikontraknya Rena dan Reni, Rena langsung turun dari mobil dengan rasa bahagia dan rindu sama kontrakan nya. Reni dan Ikhsan nyusul Rena yang sudah masuk duluan kedalam rumah kontrakannya. Rena merasa bahagia saat melihat kontrakannya keliatan lebih bagus, ada lemari kaca buat hiasan, kursi, dan meja. Reni membiarkan Rena melihat lihat rumahnya sampai puas keliling, Rena melihat tv, meja,dan sofa. Rena bisa nebak kalo itu ruang santai, Rena melanjutkan langkahnya menuju dapur betapa bahagianya Rena melihat dapur isinya lengkap, meja makan, kompor, peralatan masak lengkap, dan kulkas yang sudah diisi penuh makanan dan minuman segar, Rena melihat setiap sudut ruangan dipenuhi AC membuat rumah lebih sejuk enggak merasakan kepanasan lagi.
" Masih ada kejutan lagi ka, yuk ke kamar" Ucap Reni menarik tangannya Rena, Rena yang bahagia cuman ikut keinginan adiknya begitu juga dengan Ikhsan yang tanpa komentar apapun, membiarkan Rena dan Reni menikmati rumah baru mereka lebih baik.
Rena masuk kedalam kamar, kontrakan mereka memiliki dua kamar dan satu kamar mandi diluar, awalnya Ikhsan ingin membangun kamar mandi didalam kamar, tapi mengingat itu rumah sewaan membuat Ikhsan enggak jadi menunggu Rena dan Reni mampu beli rumah sendiri yang lebih bagus.
" Kamarnya bagus sekali, ada kasur baru, lemari, meja,dan kursi, ada juga AC." Ucap Rena bahagia dan haru melihat keadaan rumah kontrakannya keliatan mewah walaupun ukurannya enggak luas, yang membuat keliatan mewah perabotan yang dipilih Ikhsan dan setiap ruangan memiliki AC, Ikhsan ingin memanjakan Reni yang selama kakanya sakit enggak terlalu banyak keluar rumah sakit
" Apa kaka suka semuanya ka, kita sengaja beli semuanya ka mengingat pekerjaan kita membuat saya ingin memperbagus rumah ini. supaya terlihat lebih baik kalo ada tamu datang." Ucap Reni duduk di sofa
__ADS_1
" Sekarang kamu istirahat Rena, baru sembuh kan, supaya Senin kondisi kamu Lebih stabil." Ucap Ikhsan, Rena di rumah sakit setelah operasi selama dua Minggu, melakukan ronsen terakhir,dan dokter menyatakan kaki Rena sembuh total enggak perlu memakai kursi roda.
" Baik Ikhsan saya akan istirahat, oh yah besok saya mau jadi badut terakhir kalinya, sambil ngerjain pak Dani Bareng Reni bolehkan, ada bodyguard yang mengantarkan kita." Ucap Rena, Rena ingin berterimakasih ke Dani lewat tulisan yang pernah dipakai Reni dua kali buat ngerjain Dani
" Boleh saja, dengan senang hati, bukannya kamu enggak mau kerjain bos sendiri kenapa sekarang jadi mau?" Tanya Ikhsan penasaran
" Saya mau ucapkan terimakasih ke pak Dani yang sudah menerima saya kerja, karena dia saya engga jadi badut cantik lagi tapi sebagai desain kan. makannya saya menginginkan nya, besok jam berapa bisanya?" Lanjut Rena melihat Ikhsan
" Saya setuju pagi, yah sudah jam enam bodyguard kesini, mengantarkan kalian buat ngerjain bos seperti anak kecil, selanjutnya saya yang atur. hahahahaa" Lanjut Ikhsan ketawa puas, enggak menyangka ada yang mau ikutin dirinya ngerjain Dani.
__ADS_1
" Ya sudah kalian istirahat sampai ketemu besok, pakai kostumnya didalam mobil yah, terimakasih untuk hari ini." Sambung Ikhsan langsung keluar dari kamar, Reni menemani Ikhsan sampai diluar rumah.
" Kalian jangan ceroboh yah, hati hati di rumah, kunci pintu dan jendela." Ucap Ikhsan penuh perhatian
" Iyah Ikhsan pasti kok, terimakasih untuk hari ini yah. hati hati dijalan." Ucap Reni senyum manis melihat Ikhsan, Reni selalu bahagia didekat Ikhsan
" Oke sampai jumpa besok" Lanjut Ikhsan masuk kedalam mobil.
Ikhsan perlahan melajukan mobilnya, diam diam Ikhsan memasang CCTV dan merencanakan untuk memberikan mobil untuk Reni karena kwartir terjadi apapun sama Reni.
__ADS_1
Duh babang Ikhsan segitu nya perhatian sama Reni bang, sampe kasih CCTV memantau kegiatan pujaan hatinya, episode kali ini bersambung dulu geng, yang penasaran episode selanjutnya jangan lupa kasih vote dan hadiahnya supaya saya semakin semangat nulis kelanjutan episodenya, segelas kopi dan hadiahnya kayaknya bagus menemani saya nulis kelanjutan episodenya. 😂😂😂😂😁😘😘😘