Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya

Si Kembar Mencari Pacar Orang Kaya
Terimakasih kenangan terindahnya Joko


__ADS_3

Susi ditarik paksa turun dari mobil, dan jalan cepat ke gudang, dimana kondisi terakhirnya Joko sebelum di kebumikan dengan layak. Susi jatuh di pintu masuk gudang saat melihat kondisi prihatinkan nya Joko, Susi nangis melihat kondisinya sangat mengenas kan dan begitu banyak memar memar.


" Makannya jangan coba selingkuh dari saya, begini kan akhirnya, walaupun meninggal dunia karena kesalahannya tapi penyebab awal dia jadi selingkuhan dan merebut kamu karena kamu godain Joko karena kamu merasa kesepian kan. dan Rena enggak akan tahu masalah kita kalo kamu hati hati menjaga kandungan kamu, sekarang kamu kehilangan segalanya Susi, penyesalan yang sia sia" Bentak Dani kesel, Dani menampar Susi meluapkan kekesalannya dan kekecewaannya.


" Sekarang kalian kebumikan dengan layak penghianat ini, jangan sampai ada yang curiga yah." Tegas Ikhsan melihat semua karyawannya.


" Baik tuan" Teriak bodyguard kompakan


semua bodyguard Ikhsan dan Dani langsung proses pemakaman untuk Joko, Dani langsung tarik Susi untuk segera berdiri dan tarik tangannya Susi untuk keluar kamar dan menuju kamar miliknya, diikuti sama Ikhsan yang senyum sinis terakhir kalinya melihat jenazahnya Joko.


" Sekarang kamu adalah budak kita, jangan harap bisa kabur dan jangan harap bisa kembali kemewahan dalam hidup kamu" Bentak Dani melihat Susi yang ketakutan


" Baik tuan" Ucap Susi ketakutan dan pasrah


Dani langsung menjalankan aksinya dengan brutal, ini bukan kebiasaan Dani dalam menjalankan aksi olahraga nya, Dani melakukannya penuh amarah dan emosi, Dani melemparkan pengaman tepat diwajahnya Susi, Dani enggak ingin mengambil resiko lagi melihat Susi mengandung anaknya.


" Cepat pakai dan jalankan tugas kamu dengan baik" Bentak Dani penuh amarah


" Baik tuan" Ucap Susi dengan lirih, Susi memakai alat pengaman dan mulai memainkan tongkat saktinya Dani dengan pelan


Dilain sisi, Walaupun dalam keadaan sedih dan berduka Joko meninggal dunia, tapi Burhan merasa lega dan bahagia akhirnya terbebas juga dari siksaan gila dari Dani.


" Terimakasih sayang, aku bener bener tertolong berkat kamu sayang, aku enggak bayangin nasip badan dan tongkat ajaib aku dipegang sama tangan menjijikan waria waria itu lagi." Ucap Burhan lirih

__ADS_1


" Iyah sayang, aku harap harap cemas sayang, tapi untungnya pas Rena nolak enggak membuat Reni ikutan tetep meninggalkan Ikhsan sayang. Reni mau memberikan kesempatan kedua untuk Ikhsan dan pas di bandara Reni memberikan bingkisan untuk aku sayang. Reni bener bener perempuan baik sayang" Ucap Ratna terharu


" Alhamdulillah yah sayang, terimakasih maunbertahan sama aku sayang, aku akan membuat kamu selalu bahagia disampingnya aku walaupun dengan keterbatasan keuangan sayang. terimakasih sudah menyelamatkan aku" Lanjut Burhan, Burhan meluk Ratna bahagia


" Ikut pemakaman Joko yuk sayang, ijin sama mereka, mau bagaimana pun Joko kan sahabat suka dan duka kita diakhir kehidupannya sayang." Lanjut Ratna, Ratna ingin sekali terakhir melihat Jenazah Joko.


" Hayo sayang, aku juga mau lihat terakhir kalinya sayang, aku enggak berani melawan mereka walaupun aku juga ketakutan sayang.' Lanjut Burhan, Satu lawan sepuluh mana menang fikir Burhan


Burhan dan Ratna jalan ke luar kamar dan mencari kamarnya Dani untuk minta ijin.


" Mau apa kalian?" Tanya Ikhsan melihat Burhan dan Ratna didepan pintu kamar Dani


" Kita mau minta ijin untuk ikut pemakaman Joko, kita mau melihat jenazah Joko terakhir kalinya." Ucap Burhan, Burhan berusaha santai


" Pergi lah kalian, awas jangan coba coba kabur akan tahu balasannya dari saya dan Dani." Bentak Ikhsan penuh amarah, amarah calon ibu dari anaknya kini menjadi milik orang lain, walaupun enggak mencintai Ratna tapi Ikhsan ada niatan untuk membesarkan anaknya bersama Ratna.


Ikhsan langsung telefon ke lima waria untuk jaga jaga kwatir Burhan dan Joko kabur, saat pemakaman Joko berlangsung. Burhan yang mendengarnya cuman bisa mengepalkan tangannya nahan emosi, Burhan enggak mau melawan Dani dan Ikhsan.


Dilain sisi, Rena dan Reni, pergi ke salon untuk merilekskan badan dan merileksasikan fikirannya.


" Kaka harap Ikhsan enggak membuat kesalahan lagi de, kalo sampai dia menyakiti hati kamu lagi, kita terpaksa keluar dari kerjaan kita dek." Tegas Rena, Rena enggak ingin dipermainkan sama keadaan terus menerus


" Iyah ka pasti, kita berhak bahagia jadi enggak akan saya biarkan Ikhsan menyakiti saya untuk ke dua kalinya tenang saja." Ucap Reni penuh harap, berharap kali ini Ikhsan bener bener berubah

__ADS_1


" Yah sudah rapihkan rumah yuk Dek, oh yah Ikhsan susah kirim Whatshapp?' Tanya Rena, Rena ngambil sapu


" Sudah ka, masih bujuk untuk balikan ka, tadi saya respon kita bahas besok saja soalnya bahas di telefon enggak seru." Lanjut Reni, Reni ingin sekali kerjain Ikhsan supaya deg dengan


" Oh begitu, yah sudah deh selamat berbahagia kembali yah." Lanjut Rena, Rena langsung nyapu meninggalkan Reni sendirian


Dilain sisi, Burhan dan Ratna mengenal awal ketemu sama Joko, perjalanan pekerjaan yang bareng, sampai akhirnya semakin dekat. Ratna dan Susi dulunya pacar bosnya sampai akhirnya menjadi selingkuhan dan calon istri.


" Tragis sekali nasip kamu Joko, mungkin dengan begini masa depan kamu enggak akan semakin menderita setelah disiksa sama Dani dan Ikhsan, Selamat jalan dan terimakasih untuk kenangan terindah dan tersedia dalam hidup kita." Ucap Ratna lirih, Ratna menyesal enggak mampu membujuk Rena, pendirian Rena enggak bisa dihancurkan begitu saja


" Sekarang kita bikin Susi harus tetep merasakan kebahagian, sudah cukup kesedihannya Susi kehilangan anak, kehilangan Dani, dan sekarang kehilangan Joko. pasti menjadi beban pikiran apa lagi Joko seperti ini secara enggak langsung karena kegagalan nya membujuk Rena." Ucap Burhan, Burhan merasa enggak tega sama Susi dan Ratna dijadikan penentu siksaan yang akan mereka hadapi


" Pemakaman sudah selesai, hayo kembali ke villa" Bentak Bodyguard


" Ganteng selamat jalan yah, ekey suka sekali terakhir bermain dengan kamu tadi, menjadi kenangan terindah untuk ekey" Ucap waria lirih


" Jijiknya dengerin ocehan laki laki gila" Batin Burhan kesel


Burhan dan Ratna Satu mobil sama Bodyguard dan waria, waria yang disewa Dani enggak akan menggoda Burhan selama enggak ada perintah sama sekali.


Dilain sisi, Susi dibuat lemes sama Ikhsan dan Dani, yang bener bener menggempur diirinya secara paksa dan berkali kali, Susi cuman bisa nangis dalam diam tanpa berani melawan sama sekali.


" Perempuan liar tetep lah perempuan liar" Bentak Dani penuh amarah

__ADS_1


" Sekarang pergi lah ke kamar kamu, bersihkan diri kamu, siap siap tengah malam kita lebih lama bersenang senang" Bentak Ikhsan menatap sinis kearah Susi


" Baik tuan" Ucap Susi lirih, Susi berusaha keras untuk bisa berdiri dan jalan perlahan menuju kamarnya.


__ADS_2