SIAPA YANG MENGHAMILIKU?

SIAPA YANG MENGHAMILIKU?
Aku benar-benar melaluinya


__ADS_3

Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.


**


"Aku tak menyangka, mereka menerimaku kembali. Menatap bangunannya saja sudah membuat hatiku senang."


Memandangi tak lama air matanya jatuh tak tertahankan. Kakinya masih terasa kaku untuk masuk ke dalam bangunan itu.


Masih agak canggung sih, namun Nelam dengan semangat melangkahkan kakinya menuju koridor. Ia menatap kartu pesertanya yang menempel pada saku bajunya.


"Aku akan mengikutinya. Aku sudah belajar dengan keras." Gumamnya lagi.


"Nelam!" Seseorang berlari menyusulinya, kini keberadaannya membuat Nelam sedikit tenang.


"Ayo." Milan menarik tangan Nelam. Berasa risau sedikit, dia menghela napas panjang. Apakah nanti teman-temannya tidak akan mencacinya lagi?


Saat berjalan, dua orang wanita di sampingnya merangkul tangannya. "Kami bantu ya, Nel." Katanya namun Nelam merasa canggung,


"Enggak usah Der, Kin.."


Ternyata benar, teman-temannya telah berubah, mereka yang selalu menggunjingnya, kini membantunya. Milan tersenyum lega, menatap Nelam itu penuh kebahagiaan.

__ADS_1


Brukk..


Seseorang menjatuhkan dirinya dan berlutut. Wanita berambut panjang itu menunduk, air matanya jatuh ke roknya. "Nelam, maafin aku. Hiks.. hiks.." Ucapnya tak kuasa.


Tau siapa wanita itu, Nelam memegang bahunya dan mengusapnya pelan, membuat dia mendongak melihat wajahnya, dia tersenyum manis. "Aku sudah maafin kamu. Kita masih jadi sahabat, kamu jangan nyalahin diri kamu. Ini sudah takdir dari Tuhan, sekarang kita harus saling memaafkan." Tuturnya membuat Vera memeluknya erat, lega seketika mendengarkan perkataannya, dia kembali meneteskan air matanya.


Kesalahan yang diperbuat memang membekas dan menimbulkan luka. Permintaan maaf harus dilakukan sebelum luka itu tidak bisa disembuhkan. Kefasihan untuk membuat kejahatan haruslah dipupus jangan biarkan mendarah daging, karena akan ada balasan yang lebih perih seperti karma buruk.


"Tolong Nel, jangan penjarain aku, hiks.. hiks.."


Nelam memegang kedua bahu Vera. "Ayah kamu udah ngasih pekerjaan buat aku, hingga aku sama adik aku bisa makan, aku gak mungkin penjarai kamu, aku yakin kamu orang baik, Ver."


"Tapi aku banyak salah sama kamu Nel."


"Nelam, ini buat kamu." Kata seorang pria membuat Milan membulatkan kedua bola matanya.


"Ini hadiah buat kamu, bukannya kemarin kamu ulang tahun." Lanjut Danu membuat Nelam menerima pemberiannya. Sebuah kado cantik yang diikat oleh pita.


"Aku bahkan gak tau kalau kamu ulang tahun, kadonya nyusul, ya." Kata Milan sambil menaik turunkan alisnya.


Nelam, Vera, Milan dan Danu jalan bersama untuk memasuki ruangan masing-masing. Vera dan Danu masuk ruang 01, sedangkan Nelam dan Milan masuk ruang 02.

__ADS_1


"Dan, Ver.. semangat, ya!" Teriak Milan membuat mereka tersenyum dan melambaikan tangannya.


Ujian nasional berbasis komputer akan terlaksana, betapa senang hatinya bisa ikut menjadi salah satu peserta. Pernah mengalami depresi berat karena mungkin nanti dia tidak akan duduk untuk mengerjakan ulangan, tapi sekarang kerisauan itu telah enyah.


Kursi dan meja di buat leter u, ada sekitar dua puluh orang murid di satu ruangan. Di atas meja sudah ada komputer yang menampilkan layar desktop.


"Semangat, sayang." Lirih seorang lelaki di sampingnya, membuat Nelam tersenyum kikuk, dia agak canggung dipanggil seperti itu. Bukannya mereka sudah mantan, ya.


"Apa sih, kamu belajar enggak semalam, Mil?"


"Aku isinya c aja. Karena c itu artinya cinta. Bukannya cinta akan memberi keberuntungan, Nel?" wajahnya sangat dekat dengan wajah Nelam.


"Ayo mulai... isi nomer peserta sama password-nya." Mendengar aba-aba dari seorang pengawas, Milan menjauhkan wajahnya lalu fokus ke layar komputer.


Milan menulis di telapak tangannya lalu memperlihatkan pada Nelam.


Selamat mengerjakan bumil cantik dan dede bayi.


Nelam hanya tersenyum kecil lalu menggeleng.


***

__ADS_1


Vote dan komen ya.. hari ini tripel update yeyeyey.. :D semangat!


__ADS_2