SIAPA YANG MENGHAMILIKU?

SIAPA YANG MENGHAMILIKU?
Dua hati


__ADS_3

...Jangan mencintaiku, nanti kamu kecewa - Nelam. ...


***


Nelam meraih jas hitam milik Aksa yang terletak di kepala kursi, kemudia menjauhkan tubuhnya untuk beralih ke posisi semula.


"Kamu akan menolak ku karena kita belum menikah."


"Aku wanita berprinsip, aku tidak ingin bersetubuh di luar pernikahan, namun takdir tidak bisa ku ubah."


Nelam mengalihkan pandangannya ke kiri, melihat jalanan. Aksa masih dengan fokusnya mengemudi.


"Aku mengagumimu lebih dari apa pun. Kamu sangat berharga."


"Gang depan belok kiri."


"Sesuai aplikasi?" tanya Aksa membuat Nelam meliriknya dan tanpa sengaja dia melepas senyum kecilnya.


"Aku kira orang seperti mu tidak suka humor."


"Apa aku terlihat sangat datar?"


"Mungkin," jawabnya singkat.


Aksa memegang tangan kiri Nelam. "Aku tak bisa tanpa mu."


Nelam terpaku, kata-katanya membuatnya membeku.


"Sudah aku katakan, aku ingin menikahimu."


Nelam melepaskan pegangan tangan Aksa. "Maaf, aku belum siap menerima kehadiran seorang lelaki. Aku masih trauma."


Aksa melihat lurus jalanan dengan tatapan penuh kecewa.


"Stop, itu rumahku."

__ADS_1


Aku memberhentikan mobilnya tiba-tiba. Ketika Nelam akan membuka pintu mobil, Aksa menahan tangannya.


"Jangan pergi lagi dari hidupku, sekeras apapun kau mencoba pergi, aku akan mendapatkan mu kembali. Camkan itu."


"Sekeras apa pun kau mencoba mendapatkanku, kau tidak akan pernah dapat."


Aksa membeku membiarkan wanita itu pergi.


***


"Kau tau, aku sangat mencintaimu, Dewi."


Dirga melihat poto masa kecilnya, dan dia teringat sesuatu.


flash back.


Dirga kecil, SMP kelas 3. Hari ini harus pergi ke Amerika karena dia mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di sana. Hingga dia menulis sebuah surat untuk sahabatnya.


Untuk Nelam Dewi Permata.


Temanku Dewi, aku ingin menyatakan perasaanku.


Sungguh ini sangat berat, perpisahan ini menyayat hatiku. Aku ingin terus bersamamu, wanita tercantik ku. Bagiku kamu segalanya, tapi aku harus berpikir realistis. Kamu gak bakal mau sama aku yang tidak punya apa-apa. Jadi aku akan berusaha untuk kehidupan kita nanti. jaga hatimu untuk aku ya.


Maaf aku gak kabarin kamu kalo hari ini aku udah pergi.


Salam.


Dirgantara.


Hari ini, pukul 14.00, Dirga sudah berada di bandara, dia menunggu di apron. Namun seorang wanita berlari ke arahnya, hingga memeluk tubuhnya.


"Aku cuma mau kamu bilang terus pamit ke aku! Hiks.. hiks..'


"Aku gak mau kamu sedih, Dew?"

__ADS_1


"Aku lebih sedih kalau kamu tiba-tiba pergi kayak tadi. Aku maunya kamu pamitan dulu sama aku."


"Maafin aku Dew."


"Jaga diri kamu, jaga kesehatan juga."


"Aku bakal balik ke kamu Dew."


Nelam tengadah melihat wajah Dirga. "Kamu janji?"


"Kita LDR ya, kamu pacar aku, jaga hati kamu buat aku. Nanti aku SMS kamu."


"Tapi Dir ak-"


Nelam terdiam melihat Dirga melepas pelukannya. "Aku harus pergi, sekarang Sayang. Jaga hatimu, aku akan kembali menagih cintamu."


"Ta-tapi Dir."


Dirga menghapus jejak air mata di pipi Nelam. "Nanti kita akan bahagia, dan hidup bersama."


Nelam terpaku melihat Dirga berjalan menuju pesawat, sembari melambaikan tangannya


"Jangan tagih cinta kami Dir, aku takut kalau kamu malah kecewa."


Dirga meneteskan air matanya, membiarkan embun itu menitik di potonya.


"Aku kira, kamu bakal nunggu aku. Ternyata kamu sudah mencintai orang lain. Yang membuat aku kesal, pria itu meninggalkan kamu karena wanita lain, kan? Tega sekali dia menyakitimu."


Dirga melihat layar hand-phone yang menyala. Ternyata, Nelam menelponnya.


"**Hallo Dewi, ada apa?"


"Dir tolong aku Dirga!"


"Kenapa Dewi*?"

__ADS_1


**


vote dan komen nya ya..


__ADS_2