SONG IN MY LIFE

SONG IN MY LIFE
Song In My Life 2 (Episode 14) Ending


__ADS_3

Mengurus 3 anak sekaligus ternyata sangat menyita waktu Zelina. Walaupun di istana ia di bantu oleh 3 orang pengasuh bayi, namun Zelina ingin mengurus ketiga buah hatinya secara intens.


ketiga anak kembarnya benar-benar sangat identik. Saat masih bayi, Keegan sudah memasangkan gelang di tangan kanan mereka masing-masing yang bertuliskan nama-nama mereka. Keegan dan Zelina sebenarnya bisa membedakan mereka namun orang lain sering salah menyebutkannya. Setelah mereka kanak-kanak, perbedaan semakin terlihat karena Andrew berjenis kelamin laki-laki.


Kini, anak-anak mereka sudah berusia 7 tahun. 2 tahun yang lalu, Nenek Anna meninggal. Keegan pun naik tahta menggantikan nenek Anna. Fairy memilih fokus mengurus yayasan amalnya dan menghabiskan waktu bersama Arnold.


Semenjak naik tahta, Keegan berhenti menjadi penyanyi. Ia fokus pada bidang politik dan berusaha memajukan perekonomian kerajaan itu. Di tahun pertama pemerintahannya, Keegan langsung memdapat pujian sebagai raja yang pintar karena mampu menaikan ekonomi kerajaan Flower sampai 50%.


"Capek?" Keegan memeluk Zelina dari belakang saat masuk kamar dan menemukan istrinya itu sedang memijat bahunya sambil berdiri di depan kaca. Sepertinya Zelina baru saja mandi karena ia hanya mengenakan handuk putih yang membungkus tubuhnya. Kepalanya juga dibungkus dengan handuk berwarna senada.


"Lumayan. Hari ini aku bermain bola bersama anak-anak kita. Mereka bahkan harus membuatku berguling-guling di atas tanah karena ketiganya tiba-tiba saja menubrukku sambil minta peluk."


Keegan menunduk dan mencium bahu polos istrinya. "Apakah dengan aku cium akan membuat bahunya sedikit ringan?" Tanya keegan diantara kecupan-kecupan kecil yang diberikannya di bahu istrinya.


"Kee...!" Zelina berusaha melepaskan diri dari pelukan suaminya karena ia merasa sesuatu yang keras sedang menempel di bagian belakang tubuhnya.


"Kangen....!" Keegan menarik tubuh istrinya. Kali ini keduanya saling berhadapan. Tanpa menunggu lama, Keegan langsung mencium bibir Zelina dengan luapan rasa rindu berbalut gairah. Ya, sudah seminggu ini mereka tak saling bersentuhan karena begitu banyak yang harus Keegan lakukan.Setiap ibu pulang, Zelina pasti sudah tertidur karena kelelahan mengurus kembar 3 yang sangat akif.Terutama si tampan Andrew.


Zelina tertawa bahagia saat Keegan mengangkat tubuhnya dan melangkah ke ranjang mereka.


"Kee, anak-anak belum tidur."Kata Zelina mengingatkan saat Keegan sudah menarik handuk yang membungkus tubuhnya dan membuangnya ke sembarang tempat.


"Kau terlihat semakin seksi saja!" bisik Keegan saat melihat tubuh polos istrinya.


"Aku agak gemuk, Kee!"


"Nggak. Kamu cantik." Kata Keegan lalu kembali mencium bibir istrinya. Keduanya pun larut dalam gairah yang saling mendamba. Kamar mereka kembali dihiasi dengan desahan panas sampai akhirnya puncak kenikmatan itu diraih bersama.


"Mommy......!" Terdengar suara Alana mengetuk pintu.


Zelina buru-buru bangun dan menyingkirkan tangan Keegan yang masih memeluknya. Napas keduanya bahkan belum stabil. Zelina masuk ke walk in closet sementara Keegan mengambil kembali celana panjang kainnya dan memakainya. Ia membuka pintu tanpa mengenakan kemeja.


Alana berdiri di depan pintu. "Daddy, apakah mommy ada di dalam?"


"Ya. Mami sedang berpakaian karena mommy baru selesai mandi."


"Boleh Alana masuk?"


Keegan melebarkan daun pintu dan membiarkan Alana masuk. Tepat di saat itu Zelina keluar dari walk in closet.


"Ada apa sayang?"


"Alana tak bisa tidur. Bolehkah Alana tidur di sini?" Tanya Alana dengan mata penuh permohonan.

__ADS_1


"Boleh." Jawab Zelina walaupun ada tatapan protes dari Keegan. Ia masih ingin memiliki waktu untuk bermesraan dengan istrinya.


"Thank you mommy." Alana melangkah dengan riang. Ia segera melompat ke atas tempat tidur.


Baru saja Keegan akan menutup pintu, Andrea tiba-tiba nyelonong masuk. "Dad, Andrea tidur di sini ya? Alana pergi. Jadi takut bobo sendiri."


"Boleh!" Jawab Keegan. Zelina menahan senyumnya. Ia tahu kalau suaminya itu masih ingin bermesraan dengannya.


Saat mereka berempat sudah berada di ranjang, pintu kamar kembali di ketuk. Kali ini Zelina yang turun. Wajah tampan Andrew langsung terlihat.


"Mommy, kemana Alana dan Andrea? Mengapa aku tak menemukan mereka di kamar?"


"Mereka bobo di sini sayang."


"Boleh aku juga tidur di sini?" Tanya Andrew.


"Tentu sayang. Ayo masuk!"


1 jam kemudian.....


Zelina menatap ketiga buah hatinya yang sudah tertidur nyenyak. Ada rasa bahagia saat melihat wajah polos mereka yang nampak tenang. Sangat jauh berbeda dengan wajah Keegan yang terlihat sedikit kesal.


Zelina turun dari tempat tidur dan bergabung dengan suaminya di sofa. Ia meraih remote TV yang sejak tadi dipegang oleh suaminya namun tak ada satupun acara yang ditontonnya karena setiap 5 detik ia mengganti siarannya.


"Tidak." Ujar Keegan tanpa memandang istrinya.


"Aku merasa kalau kau sedang kesal, sayang."


Keegan kini menatap Zelina. "Aku kesal pada diriku sendiri. Terlalu sibuk dengan tugas kerajaan dan sering mengabaikan kalian berempat. Di saat aku ingin punya waktu khusus bersamamu, ketiga buah hati kita tiba-tiba ingin punya waktu khusus dengan momynya."


"Jangan merasa kesal dengan diri sendiri. Kau harus mencintai pekerjaanmu itu. Tidak semua orang diberikan kesempatan untuk menjadi raja. Aku tak pernah mempermasalahkan waktumu yang banyak kau berikan untuk pekerjaanmu. Hanya saja, aku rindu mendengar kau menyanyi."


Keegan tersenyum. "Semua lagu yang ingin ku nyanyikan hanyalah tentang kita. Aku, kamu dan anak-anak kita."


"Semua Fansmu merindukan lagumu."


"Mungkin aku akan menyanyi lagi bersama daddy Arnold. Daddy sedang menciptakan lagu. Dan dia mengajak paman Edward untuk bekerja sama lagi. Aku pikir mengajak Meloddy juga baik."


Zelina mengangguk. "Aku tak sabar menunggu kolaborasi yang luar biasa itu. Karena aku jatuh cinta padamu bukan karena statusmu sebagai pangeran. Selama di Amerika, aku selalu mendengarkan lagu-lagumu untuk membuang semua rasa cintaku pada Caleb. Sampai akhirnya aku menyadari bahwa bayangan Caleb sudah menghilang dari pandanganku. Lalu aku menjadi sangat rindu saat tak mendengar suaramu, lagumu dan mencari tahu semua tentangmu."


Keegan menangkup pipi istrinya. Di belainya wajah cantik itu dengan sangat lembut. Matanya menatap jauh ke dalam mata Zelina. Ia selalu menemukan ketenangan saat menatap mata itu. Mata yang telah dirindukannya sejak Zelina berusia 7 tahun.


"Aku akan menyanyi lagi untukmu. Karena kaulah lagu dalam hidupku."

__ADS_1


Zelina memeluk Keegan dengan luapan kebahagiaan. Ia selalu bersyukur Tuhan memberikan dia kesempatan untuk hidup dan menikmati kebahagiaan ini.


"Anak-anak sudah tertidur nyenyak, mau pindah ke kamar lain?" bisik Zelina membuat wajah Keegan berseri. Ia langsung mengangkat tubuh istrinya secara pelan, tanpa menimbulkan suara.


"Daddy dan mommy permisi sebentar ya. Nanti kami akan kembali." kata keegan pelan sebelum menutup pintu kamar. Ada tawa bahagia saat keduanya memasuki kamar yang lain di istana itu.


********


Seperti yang sudah diprediksi oleh banyak orang kalau lagu terbaru Keegan dan Arnold Manola yang diiringi oleh permainan Piano Edward Kim dan alunan biola yang dimainakn oleh Meloddy Kim pasti akan meledak di pasaran. Video clip mereka menjadi video clip yang banyak ditonton hanya dalam dalam waktu 15 menit semenjak lagu itu di rilis. Lagu yang berjudul "Song In My Life" bahkan mengalahkan lagu Forever yang pernah dinyanyikan oleh Arnold Manola.


Hari ini, Arnold dan Keegan melaksanakan konser bersama Edward dan Meloddy.


Fairy duduk di deratan bangku paling depan. Tak sedikitpun terlihat wajah cantik itu menua sekalipun usianya sudah 50-an. Ia bagaikan peri yang tetap menyebarkan harum bunga. Tatapan mata Arnold bahkan tak sedikit pun beranjak dari istrinya itu. Pasangan yang tak lagi muda itu masih memiliki cinta dan kemesraan yang sama seperti saat mereka jatuh cinta.


Sementara Zelina duduk di samping ibu mertuanya itu. Mata Keegan pun tak mau beranjak pada istrinya itu. Tepatlah jika semua orang mengatakan kalau bukan hanya wajah Keegan yang mirip Arnold. Tapi juga ketulusan cintanya yang hanya setia pada satu wanita seumur hidupnya juga sangat mirip dengan kisah cinta kedua orang tuanya.


Kau adalah lagu dalam hidupku


kau adalah musik yang selalu ingin kumainkan


Kau adalah alasan aku selalu ingin tersenyum


Tanpamu aku bukan siapa-siapa


Bersamamu aku menjadi luar biasa


Tetaplah bersamaku selamanya


Tepuk tangan terdengar ketika lagu itu selesai. Fairy tersenyum ke arah suami dan anaknya. Zelina juga nampak bangga.


"I love you, Fairy!" Ujar Arnold


"I love you, Zelina." Kata Keegan


"I love you too!" Kata Zelina dan fairy secara bersama.


Duh, rasanya belum rela kisah manis ini berakhir. Tapi mau gimana lagi?


Makasi ya yang sudah membacanya....


Sudah terus dukung aku...


Selamat ketemu di kisah2 yang lain...

__ADS_1


T A M A T


__ADS_2