SONG IN MY LIFE

SONG IN MY LIFE
Bersama Kembali


__ADS_3

Dengan langkah tergesa-gesa, Robert menarik tangan Fairy untuk keluar rumah dan segera menuju ke dermaga untuk menaiki sebuah kapak yang sudah menggu mereka.


"Robert, kita mau kemana?"


"Ke suatu tempat yang hanya ada aku dan dirimu."


Fairy menahan tangan Robert yang menariknya sehingga langkah keduanya terhenti.


"Bagaimana dengan anakku? Aku tak bisa pergi tanpa Keegan." Fairy mulai menangis.


"Tenanglah. Kita akan memiliki banyak anak nantinya sehingga kau akan melupakan Keegan atau Mike atau siapalah namanya. Kita akan memiliki Susi, Mark, Alex, pokoknya anak-anak yang sangat banyak yang akan lahir dari rahimmu. Tentu saja mereka berasal dari benihku." Kata Robert lalu kembali menarik tangan Fairy.


"Tidak! Aku tak bisa hidup tanpa Keegan."


"Belinda! Jangan sampai aku bersikap kasar padamu, ya?" Bentak Robert membuat Fairy sedikit takut. Namun ia tak bisa pergi.


"Robert, bawalah Keegan bersama kita. Aku mohon!"


Robert tak mendengar. Ia terus menyeret Fairy sampai akhirnya mereka menaiki kapal.


"Angkat jangkarnya. Kita akan pergi!" teriak Robert.


Tak ada sahutan dari anak buahnya. "Hei, kalian di mana? Kenapa jangkarnya tak diangkat? Kita harus segera berangkat." Robert jadi kesal. Ia membawa Fairy ke kamar dan mengunci gadis itu di sana lalu segera ke ruang kemudi. Ia terkejut tak menemukan satu orang pun di sana.


"Hei.....kalian dimana?"


Ezekiel dan anak buahnya tiba-tiba muncul dan segera mengelilingi Robert.


"Kau sangat berani telah melanggar perjanjian kita. Kau tahu, semua video mesummu bersama Amelia bahkan video percobaan penculikanmu pada Keegan sudah aku kirimkan ke keluargamu. Jadi, siapkan doro untuk kehancuranmu. " Kata Ezekiel dengan suara yang pelan namun penuh nada ancaman yang membuat bulu kuduk Robert langsung berdiri.


"Aku hanya ingin memiliki Belinda. Aku mencintainya." Robert berusaha membela diri.


Pasukan kerajaan datang dan membuat anak buah Ezekiel mundur.


"Pangeran, silahkan ikut kami." Kata salah satu pemimpin pasukan.


"Tidak....! Kalian jangan berani-berani menyentuhku!" Ancam Robert sambil mengambil pistolnya dan menodongkannya di kepalanya sendiri.


Tak diduga, Ezekiel dengan gerakan cepat langsung menembak lengan Robert sehingg senjata yang dipegangnya langsung jatuh. Pasukan kerajaan langsung bergerak cepat untuk melumpuhkan Robert.


Setelah Robert dibawa pergi walaupun merontah-rontah, Arnold segera mencari Fairy di kamar tempat Robert mengurung Fairy. Tadi, tanpa sepengetahuan Robert, anak buah Ezekiel sudah menangkap Amelia dan melumpuhkan semua bodyguart Robert yang berjaga di atas kapal.


"Fairy....!" Teriak Arnold sambil membuka kamar utama yang ada di kapal itu.

__ADS_1


Fairy yang sedang menangis di sudut kamar langsung berlari dan memeluk Arnold.


"Sayang...., sudah, tenanglah. Semuanya sudah selesai. Arnold dan Amelia sudah ditangkap dan akan dihukum secara adil. Kau sudah aman sekarang." Kata Arnold sambil memeluk Fairy dan mencium puncak kepala istrinya secara berulang-ulang.


"Robert sudah menjadi seperti orang gila."


"Itu karena obsesinya kepadamu yang tidak kesampaian."


Fairy merasa damai dalam pelukan Arnold. Ia tak menyangkah. Robert yang dulunya lembut dan penyayang kini berubah menjadi sangat arogan dan kasar. Fairy memang tak bisa membalas perasaan Robert karena seluruh cinta dan sayangnya hanya untuk Arnold, ayah dari anaknya Keegan.


************


3 bulan kemudian.....


Pernikahan Arnold dan Fairy kembali dilaksanakan menurut hukum dan tradisi yang berlaku di kerajaan Flower. Seluruh rakyat bergembira karena Fairy memang menikah dengan bangsawan Swiss yang adalah juga idola para mama muda dan kawula muda di kerajaan itu.


Arnold mengerang merasakan kenikmatan raga yang baru saja dinikmatinya bersama Fairy alias putri Belinda. Semenjak peristiwa Fairy keguguran, ini kali pertama mereka bisa bercinta lagi setelah resmi menikah kembali.


"Ah....sayang, ini sangat nikmat. Rasanya seperti saat pertama kita melakukannya di malam pengantin kita dulu." Arnold menggulingkan tubuhnya disamping Fairy, kemudian menarik tubuh Fairy agar menempel didadanya. Fairy menjadikan lengan Arnold sebagai sandaran kepalanya.


"Aku juga merasakan yang sama." Kata Fairy dengan perasaan bahagia.


Arnold mencium pipi Fairy dengan sangat lembut. "Sayang, aku ingin Keegan segera punya adik."


"Kalau begitu, kita harus giat melakukannya."


Fairy tertawa. "Kamu beneran tak pernah berubah, Ar."


"Maksudnya?"


"Masih tetap mesum seperti dulu."


Arnold menarik tubuh Fairy sehingga istrinya itu kini berada di atasnya.


"Ar...!" pekik Fairy berusaha turun namun Arnold menahan sehingga Fairy tetap ada diposisi yang diinginkannya.


"Tetaplah seperti ini. Aku suka." bisik Arnold dengan senyum menggoda.


"Ar, aku malu!"


"Malu? Sayang, aku ini suamimu."


"Aku malu jika di posisi ini justru jadi ingin lagi." Kata Fairy dengan pipi yang memerah.

__ADS_1


"Benarkah?" goda Arnold. Fairy mengangguk. "Kalau begitu ayo kita buat adik untuk Keegan. Tapi kali ini kamu yang pimpin ya?"


Fairy tertawa. Ia mencium semua bagian wajah Arnold sambil terkekeh. Keduanya pun kembali larut dalam kenikmatan raga yang membuat segalanya bagaikan melayang.


***********


Tepuk tangan penonton memenuhi tempat pelaksanaan konser. Arnold sudah berada di penghujung konsernya. Ia bahkan sudah berduet dengan Keegan. Penonton sangat menyukai kolaborasi ayah dan anak itu.


"Selamat malam semuanya. Terima kasih selama 4 jam sudah bersama dengan aku di konser ini. Di penghujunh konser ini, aku akan menyanyikan lagu forever."


Penonton langsung bersorak gembira karena Arnold akan menutup konser dengan menyanyikan lagu yang paling fenomenal itu. Lagu yang sampai sekarang tetap digilai oleh semua penggemar Arnold.


"Lagu ini sangat berarti bagiku karena merupakan kisah nyata antara aku dan istriku. Cinta kami diuji dengan sangat berat. Namun selama Tuhan masih mengijinkan raga kami bernapas, maka cinta akan meraih kemenangan yang sebenarnya. Istriku, adalah lagu terbaik yang akan selalu kunyanyikan di sepanjang hidupku. Love you my litle Fairy!" Kata Arnold sambil mengedipkan mata ke arah Fairy yang duduk di deretan bangku VVIP.


Mengalunlah lagu forever dari mulut Arnold. Lagu yang menjadi bukti cinta mereka yang abadi. Fairy menangis mendengar lagu ini dinyanyikan oleh suaminya. Pada hal sudah ratusan kali ia melihat Arnold menyanyikan lagu ini dalam setiap kesempatan konsernya. Namun tetap saja Fairy merasa terharu, merasa bahagia, merasa dicintai oleh Arnold.


**********


"Bagaimana?" tanya Arnold tak sabar.


Fairy menatap Arnold dengan mata yang berkaca-kaca membuat Arnold langsung memeluk istrinya itu.


"Sabar sayang, mungkin kita harus lebih berusaha lagi." Arnold berucap sambil membelai rambut panjang istrinya. Sebenarnya ia sedih juga. Keegan sudah berusia 11 tahun. Itu berarti sudah 6 tahun mereka menunggu hadirnya sang buah hati. Segala usaha sudah dilakukan. Mulai dari konsultasi ke dokter, pergi bulan madu sampai pengobatan tradisional. Namun Fairy tak kunjung hamil. Mereka bahkan sudah mengadopsi seorang anak asal Perancis. Anak yatin piatu yang orang tuanya menjadi korban bencana tanah longsor dan banjir. Anak lelaki itu di beri nama Colen. Sekarang Colen sudah berusia 7 tahun. Keegan sangat menyayangi Colen.


"Setelah menunggu 6 tahun. Akhirnya...." Kalimat Fairy yang menggantung membuat Arnold melepaskan pelukannya.


"Sayang...?" Arnold mengerutkan dahinya sambil menatap istrinya.


Fairy mengangkat tangannya yang sejak tadi disembunyikan. Arnold menatap tespack itu yang menunjukan 2 garis merah.


"Sayang? Ini beneran positif?"


Fairy mengangguk membuat Arnold tak bisa menahan air matanya. Ia langsung berjongkok di depan Fairy. Memegang pinggang istrinya sambil mencium perut Fairy dengan sangat lembut.


"Selamat datang anak daddy. Tak sabar menunggu kelahiranmu."


Fairy pun meneteskan air matanya. Buah dari kesabaran mereka berdua. Keegan dan Colen akan memiliki adik tak lama lagi.


Sudah siap aku tamatkan di sini?......


Tunggu episode berikutnya nya ya....


REUNI PARA HOT DADDY

__ADS_1


__ADS_2