SONG IN MY LIFE

SONG IN MY LIFE
Mengahiri


__ADS_3

Wajah Robert langsung pucat melihat kamera yang ada di tangan Ezekiel.


"Apa maumu, Ezekiel Thomson?" Teriak Robert berusaha menunjukan bahwa ia tak akan terpengaruh dengan ancaman Ezekiel.


"Mauku tidak banyak. Kau harus memberikan konferensi pers bahwa kau ingin memutuskan hubunganmu dengan putri Belinda."Ujar Ezekiel tegas.


"Memutuskan hubunganku dengan Belinda? Tidak. Aku mencintainya." Robert menggelengkan kepalanya.


"Kau tidak mencintainya. Kau hanya mengincar tahtanya. Sebaiknya kau bersama Amelia. Bukankah Amelia sedang mengandung anakmu? Kau berjanji pada Amelia bahwa setelah kau menikahi Belinda, hubungan kalian akan tetap terjalin." Ujar Ezekiel. Ia tersenyum sinis. "Kau sungguh lelaki yang rakus."


"Jangan asal mengarang cerita Thomson!" Teriak Robert marah.


"Amelia bukan wanita yang bodoh, Robert. Dia merekam semua percakapan telepon kalian dan tentu saja merekam aktifitas bercinta kalian. Jadi kau tinggal pilih, memutuskan hubungan pertunangananmu dengan putri Belinda, atau video hari ini, rekaman percakapanmu dengan Amelia dan video panas kalian akan beredar di dunia maya. Aku pastikan gelar kehormatanmu sebagai pangeran akan di cabut."


Fairy yang sedang duduk sambil memegang perutnya menatap Ezekiel. "Tapi, ba-gaima-na dengan nenek Anna? A-ku, harus menikah dengan seorang bangsawan."


Ezekiel tersenyum. "Sepupuku Arnold, ayahnya adalah bangsawan asal Swiss. Jadi Arnold sudah pas menjadi suamimu!"


"Aku tunggu konferensi persnya paling lambat besok. Jika tidak, ratulah yang pertama kali akan menerima video ini." Ujar Ezekiel penuh ancaman. Robert langsung pergi bersama anak buahnya.


"Terima kasih Ezekiel!" Arnold memeluk sepupunya dengan rasa bahagia yang sangat mendalam.


"Aku sudah mengikuti gerak-geriknya sejak kemarin. kami menyewa kapal lain sehingga mirip dengan pengunjung saja. Dia memang pria tak bermoral. Hanya ingin mengejar harta dan kedudukan putri Belinda." Kata Ezekiel. Masih terlihat wajah kesalnya.


"Terima kasih tuan, Thomson!" Kata Fairy sambil berdiri.


Keegan langsung berlari dan memeluk mamanya.


"Ah...Keegan turun dulu, perut mommy sakit." Kata Fairy sambil memegang perutnya.


"Sayang, kamu kenapa?" Tanya Arnold mulai panik.


"Ah....!" Fairy merasakan sakit di bagian perut dan pinggangnya.


"Kaki mommy berdarah!" Teriak Keegan sambil menunjuk kaki Fairy.


"Ar, aku merasa pusing!" Kata Fairy. Arnold langsung mengangkat tubuh Fairy. "Tolong siapkan kapalnya."


"Joe, hubungi rumah sakit terdekat. Minta pelayanan VVIP yang tertutup. Kita harus menjaga privasi putri Belinda." Perintah Ezekiel. Joe mengangguk dan segera menghubungi rumah sakit yang dekat dengan kastil the Thomson ini.


Ezekiel mendekati Keegan."Anak hebat, jangan menangis ya? Sama paman Eze saja. Mommy sedang sakit."


"Baik, paman." Keegan membiarkan Ezekiel memeluknya. Mereka segera melangkah menuju dermaga sementara beberapa anak buah Ezekiel diperintahkan untuk membereskan barang-barang milik Arnold dan keluarganya.


*********


Dokter yang memeriksa Fairy keluar dari ruangan dengan wajah sedikit tegang. Ia sudah mengenal Ezekiel Thomson yang sangat arogan itu.

__ADS_1


"Bagaimana, dok?" Tanya Arnold. Di belakangnya ada Ezekiel dan Joe.


"Sepertinya nona Belinda hamil. Namun janinnya sudah rusak karena ia terjatuh dengan sangat keras. Makanya kita harus segera melakukan tindakan aborsi agar pendarahannya bisa dihentikan." Kata dokter yang bernama Clieft itu.


Arnold mengusap wajahnya kasar. Ia memang sudah curiga semenjak Fairy muntah-muntah. "Ah..., ini semua gara-gara Robert." Geram Arnold sambil mengepalkan tangannya.


"Apakah bayinya tak bisa diselamatkan lagi?" Tanya Ezekiel.


"Maaf. Nona Belinda sudah terlalu banyak mengeluarkan darah."


"Lakukan saja, dok. Demi keselamatan istriku." Kata Arnold walaupun hatinya sangat sakit mendengar kalau Fairy keguguran.


3 jam kemudian.....


Fairy membuka matanya dan menemukan dirinya sudah berada di dalam kamar Arnold. Duduk ditepi tempat tidur sambil memegang tangannya.


"Ar, kenapa aku di sini?" Tanya Fairy.


"Aku yang meminta agar kamu dirawat di rumah saja untuk mengurangi skandal yang bisa diketahui oleh para pemburu berita. Kamu kan nggak suka kalau kehidupanmu diketahui oleh orang banyak. Dokter juga mengatakan kalau kondisimu sudah bisa dibawah pulang."


Air mata Fairy jatuh. "Aku tak tahu kalau sedang hamil, Ar. Waktu kita bercinta, aku pikir itu bukan masa suburku sehingga aku merasa aman. Mungkin aku yang salah menghitung tanggal datang bulanku."


"Tidak apa-apa sayang. Aku memang sedih namun kita masih punya banyak waktu untuk membuat adik bagi Keegan."


"Ar...!" Fairy mencubit tangan Arnold dengan wajah yang bersemu merah.


"Benarkah?"


"Iya. Makanya aku mau kamu hamil lagi kalau keadaanmu sudah pulih."


"Nanti, Ar. Ada banyak hal yang harus kita bicarakan bersama."


"Tentu sayang."


Fairy bangun. Arnold membantunya sehingga Fairy bisa duduk dengan baik. "Mana Keegan?"


"Sedang bersama Linda di bawa. Nenek Anna menelepon. Ia mau supaya kita ke sana setelah kamu pulih."


Fairy mengangguk. Arnold membelai wajah istrinya. "Aku bahagia karena kau hidup lagi, sayang. Aku bahagia menemukan kamu kembali dalam hidupku. Selama 5 tahun aku menderita karena rasa kehilangan yang mendalam. Ini suatu keajaiban kita bisa bersama lagi."


"Aku mencintaimu, uncle!" Kata Fairy membuat Arnold tertawa.


"Aku rindu mendengar kau memanggilku dengan sebutan itu. Aku juga mencintaimu, peri kecilku."


Fairy langsung memeluk Arnold sambil memangis bahagia. Ia juga tak pernah bermimpi untuk bisa memeluk Arnold lagi sebagai Fairy Ayudhisa.


"Kita punya banyak waktu untuk bersama, sayang." kata Arnold lalu mencium puncak kepala Fairy dengan lembut. Terima kasih Tuhan untuk semua kebahagiaan ini.

__ADS_1


********


"Melalui konferensi pers ini, saya mau sampaikan bahwa hubungan pertunanganan saya dengan putri Belinda sudah berakhir. Mengenai apa yang menyebabkan hubungan kami berakhir, biarlah hanya aku dan Belinda saja yang tahu. Kami berdua sudah membicarakan ini secara baik-baik sehingga tak ada yang harus dirugikan. Terima kasih!"


Ezekiel mematikan TV setelah Robert selesai melaksanakan konferensi pers nya.


" Akhirnya, dia memenuhi janjinya." kata Ezekiel senang.


"Aku dengar kalau keluarga Robert sangat marah karena mereka sudah mengetahui tentang kehamilan Amelia. Walaupun Amelia berasal dari keluarga yang kaya namun dia bukan dari keluarga bangsawan. Robert tak akan menganggu Putri Belinda lagi." Kata Noah.


"Noah, apakah informasimu itu akurat?" Tanya Arnold.


"Iyalah. Kan asistennya Amelia masih berhubungan dengan aku." Ujar Noah.


"Asisten Amelia? Si cewek kurus itu?"


"Iya. Kamikan pacaran, bos." aku Noah malu-malu.


"Pacaran? Aku pikir kalau kamu penyuka...."


"Ah si bos, gini-gini aku masih takut dosa. Tuhan kan menciptakan laki-laki untuk perempuan. Masa tongkat sama tongkat. Nggak enak dong."


Semua yang ada di ruangan itu tertawa mendengar jawaban Noah.


Arnold dan Fairy saling berpandangan. Keduanya tersenyum dalam rasa bahagia. Sebentar lagi, semuanya akan kembali seperti semula.


*********


Malam telah semakin larut. Keegan sudah tertidur di kamarnya. Kebiasaan Arnold setiap malam saat ini adalah menidurkan anaknya itu. Arnold pun menuju ke kamarnya. Di lihatnya Fairy sedang duduk di atas sofa sambil memegang perutnya. Ia menangis.


"Sayang, kenapa menangis lagi?" Arnold duduk di samping Fairy.


"Aku sedih karena kehilangan dia. Andai saja aku tahu kalau aku hamil. Pasti aku akan menjaganya dengan baik."


"Sudahlah. Jangan disesali lagi. Kau masih muda. Baru juga berusia 24 tahun. Jalan kita kan masih panjang."


"Iya. Aku tahu. Hanya saja, hatiku belum rela kehilangannya."


Arnold memeluk Fairy. "Aku mengerti sayang. Namun aku yakin kalau semuanya akan berlalu. Kau akan bisa menerima rasa kehilangan ini. Sekarang kita tidur, ya. Kau harus banyak istirahat sehingga bisa cepat pulih dan kita dapat segera menemui nenek Anna."


"Baiklah!"


Arnold menuntun istrinya untuk naik ke atas ranjang. Ia kemudian memeluk Fairy dari belakang. Tidur Arnold kini semakin nyenyak karena ada Fairy di sampingnya.


Makasi sudah baca part ini...


Jangan lupa like, komen dan vote ya???

__ADS_1


__ADS_2