SONG IN MY LIFE

SONG IN MY LIFE
Aku Tak Cemburu


__ADS_3

2 minggu sudah Fairy menjalani perannya sebagai istri Arnold. Ia selalu berusaha membagi waktu antara kuliah dan mengurus keluarganya. Apalagi jika hari kerjanya di perusahaan Alex, Fairy harus bangun lebih pagi lagi untuk menyiapkan sarapan. Pada hal paman Scot dan bibi Lun mengatakan bahwa Fairy tak perlu repot bangun pagi untuk menyiapkan segalanya namun Fairy ingin sedapat mungkin melaksanakan tugasnya selaku istri.


Arnold juga sudah kembali beraktivitas. Ia sementara mengerjakan proyek kolaborasinya dengan Thalia si penyanyi Latin asal Italia. Di samping itu, ia juga sementara membuat lagu untuk puisi forever yang diciptakan oleh Fairy.


Seperti siang ini, Fairy harus menemani Alex untuk pertemuan dengan salah satu rekan kerja perusahaan dari Spanyol.


Dengan menggunakan celana panjang hitam dan bleser berwarna coklat, Fairy kelihatan lebih dewasa. Rambutnya juga di gulung ke atas. Ada make up tipis yang diberikan di pipi mulusnya. Semua pakaian dan dandanan ini disiapkan Clara untuknya.


Fairy membawa semua dokumen yang diperlukan karena nona Vlara tidak ikut kali ini.


Pertemuan ini dilaksanakan di salah satu hotel di kota London. Begitu mereka memasuki lobby hotel, nampak ada sedikit keramaian.


"Ada apa ya?" Tanya Fairy penasaran.


"Sepertinya ada orang terkenal yang sedang melakukan jumpa pers di sini." Kata Alex.


Langkah Fairy dan Alex terhenti karena beberapa wartawan nampak berlarian. Alex dengan sigap langsung memeluk pinggang Fairy karena seorang wartawan tanpa sengaja mendorong tubuh Fairy dan membuat gadis itu hampir terjatuh dengan beberapa dokumen yang ada di tangannya.


Penyebab keramaian itu ternyata ada Arnold Manola dan Thalia Sendes, yang akan syuting video clip di hotel ini.


Thalia yang bertubuh tinggi semampai dengan rambut panjang bergelombang nampak sangat seksi dengan gaun mini berwarna putih. Tangannya melingkar manja di lengan Arnold. Keduanya kelihatan begitu serasi.


Arnold dan Thalia berhenti sejenak untuk melayani beberapa pertanyaan para wartawan yang memang sudah sejak pagi menunggu mereka.


Mata Arnold tanpa sengaja menatap sosok Fairy bersama Alex. Rasa cemburu yang besar langsung memenuhi seluruh dada Arnold saat menyaksikan tangan Alex yang melingkar manis dipinggang istrinya.


Fairy pun nampak terkejut melihat Arnold ada di sana dengan tangam Thalia yang bergelut manja di lengan Arnold.


Keduanya saling bertatapan. Mata Arnold nampak menyala tertuju pada tangan Alex yang ada dipinggang Fairy.


"Fairy, ayo kita pergi! Rekan bisnis kita sudah menunggu di kamar mereka." Ajak Alex tanpa melepaskan tangannya dari pinggang Fairy, untuk melindungi gadis itu karena banyaknya orang yang ada di lobby hotel.


"Baik, tuan. Ayo!" Fairy mengikuti langkah Alex memasuki lift.


"Arnold...! Arnold...! Para wartawan menanyaimu." Thalia memanggil Arnold membuat perhatian Arnold berpindah dari pintu lift kepada para wartawan.


"Ya, bagaimana?" Arnold memasang senyum manis walaupun sebenarnya ia ingin sekali pergi dan menarik Fairy untuk lepas dari Alex.


Akhirnya setelah melayani beberapa pertanyaan dari wartawan, Arnold dan Thalia langsung masuk ke sebuah ruangan yang sudah disiapkan untuk mereka.


Arnold langsung meraih hp nya dan menelepon Fairy. Namun Fairy sama sekali tak mengangkat ponselnya. Arnold bertambah kesal.


"Bos, ada apa?" Tanya Noah sedikit berbisik melihat tingkah Arnold yang tidak seperti biasanya.

__ADS_1


"Aku kesal melihat Fairy dengan Alex tadi. Memangnya apa yang mereka lakukan di sini? Lalu kenapa tangan Alex seenaknya saja melingkar dipinggang Fairy?" Kata Arnold sambil mengepalkan tangannya.


"Tenang, bos. Nanti orang akan memeperhatikan sikapmu yang aneh ini. Mungkin nona Fairy sedang ada pertemuan bisnis dengan bos nya di sini." Kata Noah lagi berusaha menenangkan Arnold.


Arnold berusaha menenangkan hatinya. Apalagi saat Susan mendekat dengan kostum yang akan dikenakan oleh Arnold.


"Bersiaplah, bos. 15 menit lagi syutingnya akan dimulai. Kita akan berpindah dari ruangan ini, ke salah satu ruangan kamar dan yang terakhir di taman." Kata Susan menjelaskan.


"Baiklah." Dengan sedikit rasa dongkol yang masih memenuhi hatinya, Arnold bergegas ke kamar mandi untuk mengganti bajunya.


********


"Kau memiliki asisten yang sangat pintar, tuan Alex. Penjelasannya sangat baik mengenai program kerja sama ini. Aku menerimanya." Kata Don Martinez sambil menjabat tangan Alex dan Fairy secara bergantian.


Alex tersenyum Senang. "Terima kasih atas kepercayaannya tuan Martinez. Aku pasti akan mengerjakan proyek ini dengan sangat baik." Janji Alex sambil menatap Fairy sambil tersenyum.


"Baiklah. Kalau begitu, mari kita rayakan kerja sama sama ini dengan makan siang bersama. Sekretarisku sudah menyiapkan makan malam di restoran hotel ini. Katanya makanan di sini sangat enak." Kata Don Martinez lalu segera berdiri. Ia menatap Fairy dengan tatapan mata penuh kekaguman.


"Nona Fairy, apakah anda sudah punya pacar?" Tanya Don Martinez saat mereka sudah berada dalam lift.


"Fairy dan aku pacaran tuan Martinez." Kata Alex sambil melingkarkan tangannya di bahu Fairy.


Mata Fairy menatap Arnold dengan penuh tanda tanya.


"Sayang, kita harus mengakui hubungan kita di depan tuan Don Martinez karena aku tak mau kau dilirik olehnya." Kata Alex sambil mengedipkan matanya.


Fairy kini mengerti mengapa Alex mengakuinya sebagai pasangannya. Don Martinez ternyata sosok pria genit yang menyukai gadis-gadis muda.


Saat mereka memasuki restoran, Alex segera menarik kursi yang akan diduduki Fairy. Lalu ia sendiri mengambil tempat duduk di samping Fairy.


Don Martinez dan sekretarisnya yang adalah seorang laki-laki duduk di depan mereka. Sambil menunggu pesanan mereka datang, Fairy permisi untuk pergi ke toilet untuk buang air kecil.


Toilet nampak sepi saat Fairy masuk ke dalamnya. Namun ketika ia keluar, Fairy hampir saja berteriak karena kaget melihat Arnold ada di sana. Berdiri di depan pintu masuk.


"Arnold, apa yang kamu lakukan di sini?" Tanya Fairy sangat tegang. Ia takut kalau ada orang yang masuk ke toilet ini.


"Mengapa Alex sampai memeluk pinggangmu ketika akan masuk ke lift tadi. Kenapa juga kamu membiarkan tangan Alex tetap melingkar ditanganmu walaupun aku sudah mengirimkan tanda tak suka lewat tatapan mataku?" Tanya Arnold sambil memeluk pinggang istrinya dan menarik Fairy untuk dekat padanya.


"Mana aku mengerti dengan tatapan mata matamu itu?" Ujar Fairy dengan wajah polosnya. "Lagi pula si nona Thalia yang cantik dan seksi itu mengandeng tanganmu dengan mesra."


"Kamu cemburu?" Tanya Arnold dengan wajah senang.


"Siapa yang cemburu? Aku tahu kalau itu kebiasaan diantara para artis. Jadi aku tak marah."

__ADS_1


Arnold cemberut."Tapi aku tak suka Alex memelukmu seperti itu. Kau istriku. Hanya aku yang boleh memelukmu."


"Aku tadi hampir jatuh. Jadi Alex memelukku. Para wartawan itu karena ingin mendapatkan gambar yang baik, sudah tak memperhatikan orang lain saat berlari mengejarmu dan Thalia."


Arnold memeluk Fairy dengan erat. Lalu mencium kepala Fairy dengan penuh kasih. "Sayang, ingin rasanya aku mengumumkan pada semua orang kalau kamu adalah istriku. Jadi sebel saling berdekatan seperti ini namun tak bisa menyentuhmu." kata Arnold.


"Ar, kita kan sudah sepakat. Sekarang aku mau pergi dulu ya. Takut nanti ada yang masuk dan melihat kita." Fairy melepaskan pelukannya.


Arnold mengangguk. Ia memberikan ciuman dibibir Fairy lalu melepaskan istrinya itu pergi.


Saat Fairy keluar, nampak Noah dan Susan bernapas lega. Mereka pun sama gugupnya dengan Fairy saat berjaga di depan pintu masuk toilet.


Fairy hanya tersenyum ke arah Noah dan Susan setelah itu ia kembali ke dalam restoran. Rupanya Arnold dan Thania sedang menikmati makan siang juga di sana.


"Arnold Manola adalah penyanyi kesayangan istriku dan anak gadisku. Kalau sudah dengar lagu Arnold, maka aku pasti dilupakan oleh mereka." Ujar Don Martinez saat melihat rombongan Arnold dan Thalia.


"Iya. Dia memang aalah satu penyanyi yang paling terkenal saat ini. Sayang juga ya kalau dia putus dari Amelia. Pada hal mereka pasangan yang sangat cocok." Imbuh Alex membuat Fairy hanya tersenyum.


"Nona Fairy, kau tidak mengidolakan Arnold Manola?" Tanya Don.


"Oh, aku lebih suka artis Korea." Kata Fairy. Arnold Manola adalah cinta dalam hidupku. Kata hati Fairy.


"Orang Asia sukanya artis Asia." Alex berujar sambil menepuk bahu Fairy.


Ketiganya pun tertawa bersama. Tuan, turunkan tanganmu dari pundakku. Jerit Fairy dalam hati saat melihat mata Arnold kembali menatapnya dengan tajam.


Selesai makan siang, Alex dan Fairy kembali ke kantor.


"Fairy, maaf ya jika aku mengatakan pada tuan Martinez bahwa kita punya hubungan. Soalnya jika dia tahu kamu jomblo, maka dia akan mengejarmu tanpa ampun." Kata Alex saat keduanya sudah berada di dalam ruangan Alex.


"Tidak apa-apa, tuan. Aku justru berterima kasih padamu. Tuan Martinez kelihatannya sebagai pria yang genit."


"Ya. Begitulah. Oh ya, apakah benar kalau kamu tidak punya pacar?" Tanya Alex.


Fairy terkejut mendengar pertanyaan Alex.


"Kenapa tuan menanyakan itu?"


"Besok malam, ada konser terbatas dari grup band Spice asal Korea. Dan aku punya dua tiket."


Spice? Itukan girl band yang sedang naik daun di Korea saat ini? Oh.. ini tawaran yang menarik.


"Kau mau ikut?" Tanya Alex lagi.

__ADS_1


Fairy terdiam. Oh...My God..., bagaimana ini???


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN DAN VOTE ya


__ADS_2