
Daniel Alexander, yang adalah papa dari Zelina, terkejut mendengar dari mulut Arnold Manola kalau kedatangan mereka adalah ingin melamar Zelina.
Pandangan Daniel terarah pada Faith dan Ezekiel yang juga datang dalam rombongan ini.
"Benar, kak. Keegan sudah lama mencintai Zelina. Dan saat ini Zelina menerima pernyataan cinta Keegan, makanya kami datang ke sini untuk melamar Zelina secara resmi." Kata Faith.
Daniel menatap putrinya yang duduk di samping Keegan sambil berpegangan tangan. " Benar kau mencintai Keegan?" Daniel merasa perlu menanyakan ini. Karena sepanjang yang ia tahu, Zelina mencintai Caleb. Putrinya itu bahkan harus menjauh karena tak ingin Caleb mengasihaninya yang saat itu sedang sakit.
"Ya, papa. Semenjak aku menjauh 3 tahun yang lalu, aku banyak merenung. Cinta Keegan begitu besar padaku. Aku luluh dengan kesetiaannya mencintaiku. Aku sungguh jatuh cinta padanya." Kata Zelina sambil memandang Keegan dengan perasaan bahagia.
Dina menatap putrinya. Ada rasa bahagia dalam hatinya. Putrinya akan menikah.
"Mama dan papa akan merestui kalau memang itu membuatmu bahagia." Ujar Dina dengan mata berkaca-kaca. Daniel pun mengangguk.
Semua yang ada di ruang tamu itu tersenyum bahagia. Akhirnya, Keegan dan Zelina akan menemukan kebahagiaannya.
*********
Keputusan sudah diambil, pernikahan akan dilaksanakan satu bulan kemudian. Bali adalah tempat yang dipilih untuk melaksanakan pernikahan. Sebenarnya keluarga Zelina ingin agar dilaksanakan 2 atau 3 bulan lagi. Namun pihak Kerajaan sudah merencanakan acara pernikahan mereka di bulan itu.
Pihak rumah fasion The Aslon tetap dipilih oleh Keegan dan Zelina untuk baju pernikahan mereka. Sebelum datang ke Manado, mereka memang sudah menemui Maura Aslon yang kini menjadi penanggungjawab brand baju The Aslon. Maura berjanji, seminggu sebelum acara pernikahan itu, ia akan terbang ke Bali untuk membawa baju itu sekalian menengok putrinya Grace yang sedang hamil. Berita kehamilan Grace memang menjadi berita bahagia bagi keluarga Thomson dan Aslon.
Keegan pun akan kembali ke London. Ada 2 acara yang harus dihadirinya sebelum akhirnya ia kembali ke Bali 2 minggu sebelum pernikahannya dengan Zelina.
Malam ini, selesai makan malam, Zelina dan Keegan naik ke lantai 2 rumah orang tua Zelina. Pesawat pribadi yang akan membawa rombongan Keegan dan keluarganya akan kembali ke London jam 11 malam. Sementara Ezekiel dan Faith sudah terbang ke Bali. Entah apa yang membuat pasangan itu ingin segera ke Bali.
"Zel, aku pasti akan merindukanmu." Kata Keegan sambil melingkarkan tangannya di bahu tunangannya itu. Keduanya duduk di sofa panjang yang ada di balkon ruang tamu lantai 2.
"Aku juga akan merindukanmu. Namun kita berpisah hanya 2 minggu kan? Setelah itu kita akan bersama lagi untuk seterusnya."
Keegan mencium pipi Zelina. Hatinya bahagia karena sebentar lagi cinta sejatinya akan menjadi miliknya selamanya.
"Sayang, aku akan menciptakan lagu untuk pernikahan kita. Akan kunyanyikan di hari pernikahan itu, sebelum dansa pertama kita."
__ADS_1
"Oh ya? Aku jadi tak sabar mendengarkannya. Pasti kamu nggak akan kasih bocoran syairnya kan?"
Keegan tertawa. Ia kembali mencium pipi Zelina. "Itu akan menjadi surprise di hari pernikahan kita. Oh ya, kamu ingin kita bulan madu ke mana?"
"Kemana saja yang penting tak banyak orang yang mengenalmu. Soalnya aku sering merasa terganggu, kemanapun kita berjalan pasti ada kamera yang merekam kegiatan kita. Belum lagi dengan para penggemarmu yang sering menyerangmu secara mendadak."
Keegan melepaskan tangannya yang ada di bahu Zelina. Ia memegang kedua tangan kekasihnya samping memiringkan badannya untuk bisa menatap Zelina secara intens.
"Pekerjaanku membuat para penggemarku ingin tahu kemana saja aku pergi atau apa saja yang akan kulakukan. Namun aku janji, setelah kita menikah, aku akan menyelesaikan semua kontrak konserku dan akan lebih fokus padamu."
Zelina merasa terharu mendengarnya. "Tetaplah menyanyi, Kee. Menyanyi adalah duniamu. Aku yakin kau akan bisa menjaga waktumu untuk tetap bersamaku dan juga bersama para fansmu. Aku akan ikut kemana saja yang kau mau."
Keegan membawa gadis mungil itu ke dalam pelukannya. "Aku mencintaimu!" Ucapnya lalu mencium puncak kepala Zelina dengan sangat lembut.
************
Dina menatap putrinya yang kini mengenakan gaun berwarna putih. Di kepalanya sudah ada mahkota perak yang bertahtakan berlian. Rambutnya disanggul. Make up Zelina sangat sederhana namun tak mengurangi kecantikannya.
"Mama, jangan menangis. Nanti aku ikutan menangis."
Dina meraih tangan anaknya. Mengenggamnya erat. "Berbahagialah, nak. Kau mendapatkan suami yang terbaik. Mama percaya kalau Keegan mencintaimu dengan tulus."
"Dia lelaki baik yang pantas mendapatkan gadis yang lebih baik dariku. Aku tak sempurna lagi, ma. Aku tak bisa memberikannya keturunan."
"Sayang, mempunyai anak bukanlah satu-satunya alasan orang menikah. Yang paling utama adalah saling mencintai. Jika cinta menjadi dasar pernikahan kalian, maka semuanya pasti akan kalian lewati bersama. Jangan pikirkan yang lain. Pikirkan saja Keegan yang sejak kecil sudah mencintaimu."
"Baiklah, ma."
"Ayo bersiaplah. Mobil yang akan membawamu ke gereja sudah siap."
Zelina tersenyum. Hatinya sudah mantap untuk menikah dengan Keegan.
Di bagian lain resort itu, ada Keegan yang sudah siap dengan tuxedo hitamnya.
__ADS_1
"Keegan.....!" Pintu kamarnya terbuka. Masuk Fairy, mamanya yang sudah mengenakan kebaya berwarna gold.
"Mommy, you look very beautiful."
"Thank you, my son. Kau pun terlihat gagah."
"Terima kasih, mommy. Kau sudah mendukung sehingga semua ini boleh terjadi. Sebentar lagi, aku akan menjadi seorang suami."
Fairy memeluk putranya. Untuk sesaat, terbayang kembali bagaimana perjuangannya mendapatkan Keegan. Bagaimana ia harus melahirkan Keegan tanpa ada Arnold di sisinya. Bagaimana akhirnya mereka dipertemukan kembali dan Keegan yang menjadi penyanyi seperti papanya.
"Selamat menikmati kebahagiaanmu, nak. Mommy akan selalu mendoakan yang terbaik bagimu."
Mereka pun segera menuju ke gereja. Sebuh geraja yang berada di sebuah bukit. Gereja yang menjadi saksi bersatunya Ezekiel dan Faith hampir 30 tahun yang lalu.
Pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian ditambah dengan anak buah the Thomson membuat pernikahan artis sekaligus pangeran terkenal itu jauh dari jangkauan para pemburu berita. Semuanya menutup rapat mulut mereka. Para tamu yang hadir hanyalah keluarga dan kerabat terdekat saja.
Keegan akan mengumumkan pernikahannya di medsos miliknya namun itu akan ia lakukan sepulang dari bulan madu mereka karena ia tak ingin momen bulan madunya diganggu oleh siapapun.
Saat Keegan memasuki geraja, hampir semua tamu pun sudah berada di dalam. Colen, adik angkat Keegan yang menjadi pendamping pengantin prianya bersama Gionino adik dari Maura dan juga saudara Zelina yaitu Zack. Sedangkan pendamping pengantin wanita adalah Kimberly adik Keegan, dan 2 sepupu Zelina dari Manado.
Caleb menyambut sepupunya itu. Ia memeluk Keegan dengan hangat. "Akhirnya, kau menikah juga."
"Ini memang hari kebahagiaanku. Terima kasih tak mengambil.Zelina dariku."
"Semua sudah diatur olehNya."
Tak lama kemudian, mobil yang membawa rombongan keluarga Zelina tiba di depan gereja. Hati Keegan memuncak dengan rasa bahagia. Apalagi saat ia melihat Zelina masuk sambil digandengan oleh papanya, Daniel Alexander. Hati Keegan bahagia, ia bahkan tak bisa menahan air matanya. Perjuangannya untuk mendapatkan cinta Zelina memang tak mudah. Ia bahkan hampir putus asa saat Zelina menghilang
Kini cinta pertamanya akan menjadi istrinya. Bolehkan Keegan menangis karena bahagia?
So, bagaimana kisah malam pengantin mereka? Bagaimana kisah perjalanan hidup mereka saat nenek Anna menuntut agar Zelina segera hamil??
Terima kasih sudah membaca guys.....
__ADS_1