
Perlahan Belinda melepaskan tangan Arnold yang melingkar dipingangnya. Hari sudah pagi, dan Belinda harus pulang. Baru kali ini ia tak tidur di rumahnya.
Belinda menggeser tubuhnya dan kakinya turun ke lantai. Setelah itu ia memunguti pakaiannya yang berserakan di atas lantai, kemudian ke kamar mandi untuk mandi.
Arnold bangun saat Belinda sudah pergi. Ia hanya mendapati secarik kertas yang ditinggalkan Belinda.
Arnold, aku harap ini yang terakhir bagi kita.
jika memang kamu mencintaiku, maka
kamu pasti tak ingin aku terluka kan?
Aku punya janji, dan janjiku itu adalah hutang
yang harus kubayar. Aku tak bisa mundur atau
mengingkarinya. Aku harus menikah dengan Robert
Belinda...
Dada Arnold merasa sesak membaca pesan singkat yang dituliskan Belinda. Haruskah ia melepaskan Belinda sementara Fairy tak bisa dimilikinya lagi?Apakah begitu sulit untuk mendapatkan cinta dalam hidupnya?
Arnold turun dari atas tempat tidur. Mengambil celana boxernya dan mengenakannya lagi. Tiba-tiba Arnold terdiam. Matanya menatap kertas yang berisi pesan Belinda. Tulisan ini, dimana aku pernah melihat tulisan seperti ini?
Jantung Arnold berdetak dengan sangat cepat. Ia buru-buru memakai pakaiannya. Meraih kertas itu dari atas nakas, mencari kunci mobilnya dan segera menuju ke Fairy garden.
Sesampai di Fairy garden, Arnold menuju ke gudang tempat ia menyimpan semua barang-barang Fairy. Ia mencari buku biru, yang berisi puisi yang ditulis oleh Fairy sendiri dengan tangannya. Arnold membuka kertas yang berisi pesan yang ditulis Belinda, lalu ia mencocokan dengan tulisan yang ada di dalam buku biru itu.
Deg!
Jantung Arnold seperti berhenti berdetak. Tulisannya sama. Mengapa tulisan Fairy sama dengan tulisan Belinda? Siapa sebenarnya Belinda? Apa hubungannya dengan Fairy?
Arnold menghubungi Joe. Sekretaris Ezekiel itu mengetahui banyak hal.
"Joe, dimana aku harus menemukan ahli yang bisa membandingkan tulisan tangan yang asli dan yang palsu?"
"Ada temanku. Dia bekerja sebagai pakar grafolog. Memangnya tulisan siapa yang akan tuan bandingkan?"
"Fairy dan Belinda."
"Kirim saja perbandingan dua tulisan itu padaku. Nanti aku teruskan padanya."
"Terima kasih, Joe." Arnold langsung mengambil gambar kedua tulisan itu. Ia lalu mengirimnya pada Joe. Arnold begitu penasaran bagaimana bisa tulisan tangan Fairy sama dengan tulisan tangan Belinda.
***********
Sore ini, Arnold kembali menjadi juri untuk pelaksanaan idol cilik. Sudah masuk babak semi final sehingga Mike akhirnya bisa tampil.
Hati Arnold merasa sangat terharu melihat putranya itu tampil di atas panggung. Buah jatuh memang tal jauh dari pohonnya. Mike memiliki talenta seperti dirinya. Darah juga lebih kental dari air. Sejak pertama melihat Mike, Arnold sudah jatuh cinta pada anak kecil itu. Perasaan sayang itu tumbuh tanpa bisa ditahannya. Arnold bahkan sering merasa rindu jika tak bertemu dengan Mike. Ternyata darah yang mengalir ditubuh Mike adalah darah yang sama dengan Arnold.
Mike menyanyikan lagu Arnold yang berjudul Love is love. Dia sangat lincah menggerakan tubuhnya mengikuti tempo lagu itu yang sedikit cepat. Saat ia selesai menyanyi semua juri dan penonton langsung berdiri sambil bertepuk tangan. Suara Mike begitu merdu dan jernih.
__ADS_1
"Hallo Mike, apa kabar? Katanya kamu mengalami kecelakaan ya?" Tanya Gladis sang host diacara idol ini.
"Iya. Tapi sekarang aku sembuh."
"Apa yang kau inginkan dalam hidup ini selain menyanyi?"
Mike tersenyum ke arah Arnold sambil tersenyum.
"I want Arnold's uncle to be my father."
Hati Arnold bergetar. Ia bahkan tak dapat menahan haru mendengar perkataan Mike. Aku memang ayahmu, sayang. Tunggu saja saatnya akan tiba, aku akan memperkenalkanmu sebagai Mike Manola.
"Oh.....!" Penonton langsung jadi heboh mendengar keinginan Mike.
"And Arnold, what do you think?" Gladis menatap Arnold.
"I also want him to be my son."
Tepuk tangan langsung terdengar. Mike menatap Arnold dengan mata berbinar. Anak kecil itu seolah ingin bertanya, benarkah demikian?
Arnold segera naik ke atas panggung dan langsung memeluk Mike.
cup
cup
cup
"I love you, uncle."
"I love you too. Call me daddy!"
"Daddy!" .
"You will be my son."
"Thank you."
Saat Arnold turun dari panggung, ia langsung meraih hp nya dan mengirimkan vote sebanyak-banyaknya untuk Mike. Ia juga meminta Joe, Ezekiel, Rachel dan Noah untuk memberikan vote bagi Mike. Dan saat pengumuman, Mike berhasil lolos ke babak Final. Anak itu senang sekali saat namanya dibacakan sebagai salah satu yang masuk ke final
"Daddy...!" Anak itu langsung berlari dan memeluk Arnold saat acara sudah selesai.
"Hallo sayang. Selamat ya."
"Terima kasih, dad."
"Mana mommymu?"
"Mommy sedang bersama uncle Bima."
"Uncle Bima?"
__ADS_1
"Mike..!" Linda muncul dibelakang panggung bersama seorang pria tampan berwajah Asia sambil bergandengan tangan. Arnold menekan rasa cemburu di hatinya. Ayolah Arnold, dia bukan istrimu lagi. Dia juga bukan Fairymu lagi karena dia sudah mengganti identitasnya.
"Arnold, ini adalah Bima suamiku." Linda memperkenalkan.
Arnold menjabat tangan Bima. "Apa kabar, teman."
"Baik."
Arnold dapat melihat bagaimana posesifnya tangan Bima yang menggandeng tangan Linda. Sepertinya Bima tahu kalau Arnold adalah bagian masa lalu dari istrinya.
"Mike, ayo kita pulang!" ajak Linda.
"Mike masih mau bersama daddy." Kata Mike sambil memeluk kaki Arnold.
"Nanti besok main lagi. Kalau uncle Arnold tak sibuk, Mike boleh bermain bersamanya." Kata Linda sambil membujuk Mike.
"Benarkah?" Mike mendongakkan kepalanya, menatap Arnold dengan wajah polosnya.
"Iya sayang. Besok daddy akan punya waktu sepanjang hari untuk bersamamu. Kita akan baik kapal daddy keliling London." Kata Arnold sambil mengacak rambut Arnold.
"Kami pergi Arnold."
Bima memegang tangan Mike di sisi kanan, sedangkan Linda memegang tangan Mike di sisi kiri.
Arnold menatap punggung ketiganya yang pergi menjauh. Dia ingin sekali mengganti kedudukan Bima.
*********
Belinda duduk di depan jendela kamarnya. Ia baru saja pulang dari istana. Malam ini kedua rumpun keluarga bertemu. Mempercepat pernikahan antara Robert dan Belinda untuk meredam gosip kedekatan Robert dan Amelia.
3 minggu adalah kesempatan yang diberikan pihak kerajaan untuk mempersiapkan pernikahan mereka.
Air mata Belinda mengalir. Hatinya sakit memikirkan semua kejadian-kejadian yang sudah dilewatinya sepanjang hidupnya.
Kini ia harus mempersiapkan diri untuk menikah dengan Robert. Lelaki itu begitu yakin saat tadi meminta agar pernikahannya di percepat. Robert bahkan mengucapkan kata-kata yang membuat Belinda ingin muntah saat mendengarnya.
"Aku ingin menikah dengan Belinda secepat mungkin. Aku tak bisa hidup tanpanya. Aku janji bahwa kami akan segera memiliki anak. Belinda adalah cinta sejatiku."
Robert memang sangat pandai berkata-kata. Sehingga pihak keluarga langsung setuju pernikahan mereka dipercepat. Bahkan kesannya sangat terburu-buru.
Belinda menarik napas panjang. Ia berusaha menyembuhkan luka hatinya karena tak bisa bersama pria yang dicintainya. Wajah Arnold terpampang jelas di matanya. Senyum pria itu yang selalu memabukan bagi Belinda. Kini, ia harus melupakan Arnold. Demi janjinya pada keluarga besarnya.
Pintu kamarnya diketuk lalu dibuka perlahan. Masuklah seraut wajah tampan yang sudah lengkap dengan piyama power rangersnya.
"Mommy, may i sleep with you?" Tanyanya sambil mendekat.
"Tentu saja, Keegan. Kau dapat tidur dengan mommy malam ini."
Maaf ya, partnya agak pendek...
aku capek banget dengan pekerjaan di dunia maya
__ADS_1
Tunggu saja misteri terakhir akan terbingkar