SONG IN MY LIFE

SONG IN MY LIFE
Sebelum 5 Tahun (Part 2)


__ADS_3

Perlahan Fairy membuka matanya. Ia merasa asing dengan ruangan yang kini ditempatinya. Ia pun bangun dan melihat sekeliling. Sebuah kamar yang sangat besar dan luas. Hampir sama dengan kamar yang ada di mansion Arnold. Tempat tidur mewah, ada sofa berbentuk L yang ada di sudut ruangan. Ada meja bulat dengan 2 buah kursi. Di dekat sofa ada TV Led dengan ukuran jumbo dan alat sound sistem yang lengkap.


Finky turun dari tempat tidur. Kamar ini memiliki ruangan yang lain. Saat Finly masuk ke sana, ia terkejut melihat ada rak buku yang dipenuhi banyak buku, ada meja dan komputer yang tertatah rapih di atasnya.


Fairy kembali ke ruangan pertama yang ada tempat tidurnya. Ia membuka lemari walk in closet. Tampaklah sebuah baju-baju perempuan yang tertata rapih dan bersih, sepatu dan tas-tas mahal. Fairy kelukar dengan satu pertanyaan. Kamar siapa ini?


Pintu kamar terbuka. Munculah wajah seorang perempuan parubaya yang masih terlihat cantik. Wajahnya mengingatkan Fairy pada nenek Anna.


"Maafkan kalau cara aku membawamu seperti ini." Kata perempuan itu dengan lembut. Ada logat bicara orang Belanda saat ia mengucapkan kata-katanya.


"Siapa kamu? Dan mengapa aku di bawa di tempat ini?"


"Ini adalah kamarmu. Kamar ini dipersiapkan untukmu dan calon cucuku nanti."


"Maksudmu?" Fairy memegang perutnya.


"Aku adalah putri Beatrix Olivia Van Molten. Adik dari Putri Anna Benerci Van Molten, nenekmu."


"Apa?"


"Ya. Nenekmu adalah putri Kerajaan Flowers ."


(Kerajaan Flowers ini hanya khayalan aku saja, guys. Soalnya takut menyebut satu negara yang aturan Kerajaannya tidak aku ketahui. Jadi kalau Kerajaannya hanya ada di dunia fantasiku saja maka aturan yang dibuatpun tak akan menganggu privasi negara lain ☺☺☺☺).


"Kerajaan Flowers yang ada di dekat London?"


"Ya. Kerajaan Flowers adalah negara kecil yang sangat kaya. Nenek moyang kami berasal dari Belanda. Makanya nama kami banyak yang seperti orang Belanda. Nenekmu Anna adalah pewaris Kerajaan Flowers. Namun ia jatuh cinta pada kakekmu saat ia menghadiri pertukaran mahasiswa di London. Mereka bahkan menikah secara diam-diam. Pihak kerajaan menentangnya karena kakekmu bukan kaum bangsawan. Akhirnya nenek dan kakekmu menghilang. Kerajaan menjadi kacau karena pamanku berhasil mengambil alih tahta kerajaan setelah ayahku meninggal sementara usiaku belum genap 25 tahun tak dianggap tak siap naik tahta. Aku bahkan dijodohkan dengan bangsawan asal Belanda dan diusir dari sana. Hanya nenekmu yang bisa merebut kembali kerajaan itu. Sayangnya, 8 tahun lalu saat aku berhasil menemukan nenekmu, beliau menyatakan menolak untuk kembali. Sementara pihak dari pamanku berusaha untuk menemukan nenekmu untuk dibunuh sehingga tahtanya bisa diteruskan oleh anaknya. Makanya waktu kamu kuliah di London, aku berusaha mengawasimu. Aku takut pamanku akan menemukanmu. Makanya, nenekmu selalu meminta padamu untuk tidak aktif di dunia internet agar keberadaanmu tidak diketahui oleh mereka. Aku juga bersyukur karena pernikahanmu dengan Arnold tak dipublikasikan sehingga keberadaanmu masih menjadi rahasia. Namun ternyata mereka sedang menunggu saat yang tepat untuk menghancurkanmu. Mereka sudah merancangkan kecelakaan pesawat yang mana salah satu penumpangnya adalah kamu. Di saat yang tepat, kami berhasil mengeluarkanmu dari sana dengan bantuan seorang pramugari. Pesawat itu mengalami kecelakaan dan seluruh penumpangnya tewas."


"Apa? Kecelakaan? Pesawat yang seharusnya aku tumpangi? Bagaimana mungkin?"


"Pesawat itu mengalami kecelakaan 10 jam yang lalu. Berita itu juga sudah diketahui oleh nenek Anna."

__ADS_1


"Apa? Tidak. Nenek pasti sangat sedih. Dia harus tahu kalau aku selamat." Fairy jadi panik.


"Biarlah mereka semua tahu kalau kamu sudah meninggal. Biarlah keadaannya aman dulu. Baru aku akan membuat kakakku datang ke sini."


"Tidak! Bagaimana dengan Arnold?"


"Fairy, kalau aku tak menyelamatkanmu, maka kamu tak mungkin ada di sini sekarang. Bukankah juga kau bertekad untuk melupakannya karena ia belum siap menerima kehamilanmu?"


"Bagaimana kamu tahu?"


"Rio, sopir pribadi yang selalu mengantarmu adalah orang kepercayaanku. Dialah yang selalu melindungimu dari orang-orang pamanku yang sudah mulai curiga dengan keberadaanmu. Kau juga akan membahayakan Arnold jika mereka tahu kalau kau masih hidup."


Fairy menunduk. Dadanya sesak membayangkan kini dirinya sudah meninggal.


"Semua data tentang dirimu sudah dihapus. Kau akan muncul dengan identitas baru sebagai Belinda Alexandria Van Molten. Kau bisa melanjutkan kuliahmu di Amerika. Aku akan meminta orang-orang terbaikku melindungimu dan anakmu nanti. Sampai akhirnya kau siap untuk merebut kembali apa yang telah direbut dari papaku bersama dengan Anna kakakku."


"Mengapa harus aku dan bukan anak-anakmu?"


"Sudah kukatakan kalau aku anak kedua. Tak punyak hak untuk mendapatkan tahta itu. Berbeda dengan dirimu yang adalah keturunan pertama."


"Maka aku tak bisa menjamin lagi keselamatan nenek Anna, sepupumu Linda dan kekasihmu, Arnold. Mereka akan menghancurkan semua yang berhubungan denganmu apalagi anakmu yang dianggap sebagai ancaman bagi tahta itu."


Fairy memegang perutnya. Matanya terpejam membayangkan betapa sakitnya perasaan orang-orang tersayangnya saat tahu kalau ia sudah meninggal. Namun jika ia membiarkan mereka tahu tentang keberadaannya, maka keselamatan mereka juga tak bisa dijamin. Fairy ngeri membayangkan hanya karena ingin agar dia mati, mereka bisa membuat semua yang ada di pesawat itu mati.


"Baiklah. Aku setuju, asalkan jika saatnya tiba, kalian harus menjemput nenek Anna untuk bersama lagi denganku."


Beatrix memeluk Fairy dengan sangat senang. "Seminggu lagi kau akan berangkat ke Amerika. Untuk sementara kau tinggal dulu di sini."


"Ini dimana?" tanya Fairy.


"Belanda. Kita berada di istana musim panasku. Kau harus belajar bahasa Belanda."

__ADS_1


"Baiklah, nyonya."


"Nenek. Panggil aku nenek Beatrix"


"Nenek Beatrix."


***********


Seminggu kemudian Fairy berangkat ke Amerika. Ia berangkat dengan rindu yang sangat menggebu pada Arnold. Apalagi saat ia membaca berita tentang jatuhnya pesawat itu dan semua penumpang yang tak bisa ditemukan karena beratnya medan.


Fairy ngeri membayangkan jika dirinya ada di dalam pesawat itu.


Fairy memulai studi S2 nya dengan perutnya yang sudah berusia 4 bulan. Ada 2 orang yang menemani Fairy di apartemen mewahnya. Mereka adalah pasangan suami istri yang punya latar belakang sebagai pengawal pribadi kerajaan. Nama mereka Calsie dan suaminya Brandon. Usia mereka 40-an. Brandon yang bertugas mengantar Fairy ke kampus dan Calsie menyiapkan semua kebutuhan Fairy.


Satu kali Fairy pernah menonton konser Arnold secara langsung. Air matanya tak bisa ditahan saat menatap wajah tampan suaminya itu. Apalagi saat Arnold menyanyikan lagu forever, bayi didalam perut Fairy seakan bergerak, ikut merasakan kehadiran papanya. Apalagi berdasarkan hasil USG, bayinya berjenis kelamin laki-laki. Fairy sangat senang sekali. Apalagi semenjak tiba di Amerika, bayi didalam perutnya tidak pernah macam-macam yang memaksa Fairy untuk mencari


Sampai akhirnya waktu untuk melahirkan tiba. Di dampingi Cassie, Fairy melahirkan secara normal. Ia menangis saat melihat wajah putranya untuk pertama kali.


"Welcome to the world my Keegan Mikecelio Manola." Kata Fairy saat Keegan lahir.


Kelahiran Keegan membuat Fairy semakin giat menyelesaikan kuliahnya.Keegan bukanlah anak yang cengeng. Fairy tak merasa kerepotan saat mengurusnya. Semakin Keegan besar, Fairy dapat merasakan kalau anaknya itu mirip dengan Arnold.


1 tahun 6 bulan Fairy dapat menyelesaikan studi S2nya. Ia meninggalkan Amerika saat usia Keegan baru 10 bulan.


Kembali ke Belanda, Fairy dikejutkan dengan kedatangan nenek Anna dan Linda. Ia sangat senang bisa berkumpul lagi dengan mereka, walaupun jauh di lubuk hatinya, ia selalu merindukan Arnold.


Linda sangat menyayangi Keegan. Ia meminta Keegan untuk memanggilnya mommy. Ia bahkan punya panggilan khusus untuk Keegan yaitu Mike.


Sementara itu Fairy mempersiapkan dirinya untuk menjadi putri bangsawan. Ada dokter khusus yang melatih tubuh Fairy agar lebih berisi dan bisa bertambah tinggi. Fairy bahkan harus berhenti menyusui Keegan karena makanan khusus yang harus ia makan sehingga bisa mengubah penampilan dirinya. Hanya satu yang tak bisa Fairy lakukan, yaitu memotong rambutnya. Sehinga diciptakanlah rambut palsu berwarna caramel dan agak bergelombang. Rambut palsu yang tidak akan pernah diketahui orang karena sangat menempel di kepala Fairy. Nenek Anna dan Linda pun belajar memanggilnya dengan nama Belinda.


"Fairy, untuk bisa merebut tahta kerajaan, maka kamu harus punya tunangan seorang bangsawan. Pangeran Robert dari Inggris sangat tertarik padamu semenjak kalian bertemu 3 bulan yang lalu. Keluarganya sudah mengirimkan pesan untuk melamarmu!" Ujar Nenek Beatrix membuat Fairy bingung karena sejujurnya ia belum bisa melupakan Arnold. Fairy masih sangat mencintai Arnold.

__ADS_1


Bagaimana akhirnya Fairy dan Robert bertunangan?


Saksikan ya guys di episode berikutnya.....


__ADS_2