
Gana begitu senang, karena akhirnya, Meta mau menemuinya setelah insiden di ruang rias beberapa hari lalu. Perempuan itu bahkan mengundangnya sendiri dan menyiapkan makan malam bersuasana romantis. Bau parfum mawar tidak melepaskan diri dari ruangan yang dipenuhi bunga mawar ini. Meta bahkan tampil cantik di depannya, dengan gaun berwarna merah muda.
“Kita putus.”
Seketika awan yang Gana pijak berlubang dan menjatuhkannya di atas tanah yang gersang.
“Ta-tapi kenapa?” Gana gelagapan.
“Sebenarnya Meta akan menikah dalam waktu dekat,” ujar Meta.
“Me-menikah? Dengan siapa? Kenapa begitu mendadak?” Pikiran Gana semakin runyam.
“Dengan cucu ketua pimpinan ARC Group,” jawab Meta.
“Tapi kenapa kamu nikahnya sama dia? Bukannya kamu cintanya sama aku? Bukannya kita udah berjanji untuk selalu bersama selamanya?” tagih Gana.
__ADS_1
“Maaf, Gana. Tapi beras enggak bisa dibeli pakai janji. Mobil, rumah, sama jet pribadi enggak bisa dibeli pakai cinta,” tolak Meta.
“Tapi, aku, kan, bisa beliin kamu semua itu dengan cintaku,” bela Gana.
“Tapi semua itu dibelinya pakai uang, bukan utang. Di hari jadian kita aja, Gana masih utang uang Meta buat bayar tiket film.”
Gana menunduk. Ia merasa malu. Sebenarnya Meta ada benarnya.
“Kalau gitu, beri aku kesempatan,” pinta Gana. Ia kembali mengangkat kepala. “Aku akan membelikanmu semua itu dalam waktu sepuluh bulan.” Gana mengangkat kelima jarinya.
“Tapi Meta nikahnya sepuluh hari lagi, Gana.”
-oOo-
Seorang bintang papan atas mendadak menikah—
__ADS_1
Tentu saja banyak yang terkejut. Apa lagi di usia Meta yang sangat dini, membuat banyak orang kecewa, termasuk penggemarnya.
Rumor-rumor mulau bertebaran. Beberapa pihak berlomba-lomba menyebarkan fitnah ke sana-sini. Maklum, rumor murahan memang laku di pasaran.
Berita yang paling menggemparkan adalah keputusan seorang Meta Felicia untuk berhenti dari dunia hiburan. Para penggemar kecewa. Mereka masih ingin melihat Meta bermain di beberapa film setiap tahunnya. Namun, mau bagaimana lagi, ini adalah kehidupan Meta yang akan ia putuskan sendirian. Sedangkan penggemar hanya bisa mendukung dengan iringan air mata.
Hari pernikahan tinggal tiga hari. Meta memutuskan menggelar konferensi pers untuk mengucapkan selamat tinggal kepada dunia hiburan dan para penggemar, serta mengantisipasi rumor berkepanjangan.
“Meta tahu kalau Meta memberikan kecewaan besar kepada kalian. Padahal selama bersama kalian, Meta bisa bahagia dengan hidup sebagai Rasya, Tini, Laras, Sarah, dan karakter-karakter lain yang sudah Meta perankan. Tapi, Meta ingin bahagia dengan kehidupan Meta sendiri. Bahagia dalam impian Meta selama ini. Sejujurnya, menjadi ibu rumah tangga, merawat rumah, menemani suami, dan membesar lima atau tujuh anak adalah cita-cita Meta dari kecil. Meta harap, kalian mau mendukung impian Meta seperti kalian mendukung karir Meta selama ini,” tutur Meta di tengah-tengah acara.
Perempuan dengan rambut pirang yang disisihkan ke depan, berhias bandana kuning berpolkadot hitam itu mulai sesenggukan. Bahkan kotak tisu di depannya menipis dengan cepat. Meski wajah natural tanpa polesan make up itu dipenuhi bekas air mata, keimutan yang berasal dari baju monyet berwarna kuning yang ia kenakan, tidak luntur. Ia masih terlihat menggemaskan dengan gaya bicaranya yang seperti anak kecil.
.
.
__ADS_1
.
Sampai jumpa esok hari 😉