Suamiku Mafia Dingin

Suamiku Mafia Dingin
Bab 21. Di kekang lagi.


__ADS_3

Setelah acara selesai kini hari sudah berganti dengan malam. Diana sudah mengganti pakaiannya menjadi pakaian tidur dan memilih istirahat di dalam kamarnya. Tak ada perintah untuknya agar tidur di kamar Nathan yang sekarang sudah menjadi suaminya, lagi pula ia tak ingin sekamar dengan laki-laki berbahaya itu.


Di saat Diana tengah termenung, pintu kamar nya di ketuk. Diana pun berdiri lalu berjalan untuk membukakan pintu, ia tak ingin siapapun masuk dengan sesuka hati mereka ke kamar Diana, makanya Diana mengunci pintu kamarnya.


"Anda sudah tidur, nona?" tanya pak Hans saat Diana membukakan pintu.


Diana tak menjawab dan memilih menggelengkan kepalanya.


"Tuan muda memanggil anda untuk datang ke kamarnya," lanjut pak Hans membuat jantung Diana serasa berhenti.


"Untuk apa?" tanya Diana takut jika laki-laki itu meminta hak nya.


"Saya tidak tau, nona. Sebaiknya anda cepat datang ke kamar tuan muda sebelum beliau marah," jawab pak Hans sekaligus memberikan peringatan.


Diana pun menghela nafas berat, lalu keluar dari kamar nya. Kepalanya sudah cukup pusing dengan kejadian hari ini, lalu apalagi yang akan terjadi malam ini.


Setibanya di depan pintu kamar Nathan, Diana pun mengetuk pintu kamar suaminya itu. Pintu terbuka secara otomatis, Diana langsung masuk dan mencari keberadaan laki-laki itu.


Ternyata Nathan sudah berbaring di atas ranjang.


"Ada apa?" tanya Diana.


"Tidurlah di bawah," jawab Nathan pelan seperti orang mengantuk.


"Aku akan tidur di kamar ku," ucap Diana tak mau tidur sekamar dengan Nathan apalagi tidur di lantai.


"Kamar mana yang kau maksud?" tanya Nathan duduk dan menatap Diana dengan tatapan dingin.

__ADS_1


"Kamar yang ku tempati dari kemarin-kemarin," jawab Diana.


"Ini adalah rumah ku, jadi kamar yang kau tempati itu juga adalah milikku! Kalau aku mengatakan tidur di sini berarti kau harus tidur di sini!" tekan Nathan membuat Diana semakin pusing. Bisa-bisa ia mati gila di rumah ini.


"Bukankah sewaktu di taman kemaren kau mengatakan akan memberikan ku tempat tinggal? Lalu mengapa mempersulit setelah kita menikah!" teriak Diana dengan nada suara marah. Ia merasa seperti benda yang selalu di permainkan.


"Ah, kau mulai berani yah." Nathan berdiri dan berjalan ke arah Diana membuat wanita itu ketakutan, entah lari kemana keberaniannya tadi.


Nathan sudah berada di hadapan Diana lalu mencengkeram wajah wanita itu.


"Selama ini tak ada yang berani berteriak padaku, baru kau yang berani melakukan itu. Jangan karena aku menikahi mu maka kau melunjak!" tekan Nathan lalu melepaskan cengkraman nya dengan kasar.


Air mata Diana sudah mengalir, apa ia akan tetap mendapatkan perlakuan seperti ini dari laki-laki di dunia ini. Hanya ayah nya lah yang benar-benar menyayanginya.


"Kenapa kau diam? Berteriak lagi, cepat! Lalu aku akan memotong lidah mu!" hardik Nathan membuat Diana menangis sesegukan.


Diana pun tampak memegangi dadanya yang sesak karena menahan suara tangisannya.


Ia memandangi kesana-kemari untuk mencari alas tidurnya.


"Apa tidak ada kasur lipat?" tanya Diana. Tak mungkin ia tidur di lantai, di rumahnya saja yang penuh kekurangan ia masih bisa tidur dengan kasur lipat.


"Mintalah pada pak Hans," jawab Nathan lalu menarik selimutnya dan memilih tidur daripada mengurusi Diana.


Diana pun keluar dari kamar untuk menemui pak Hans, semoga saja ia menemukan kasur lipat agar bisa tidur.


_

__ADS_1


_


_


_


_


_


_


_


Yang mau double up silahkan komen yang banyak tentang isi cerita yah🥰 komen kalian itulah yang jadi penyemangat, apalagi yang panjang lebar❤️


Karakter Nathan sesuai dengan apa yang ada di sinopsis, kejam dan juga cerdas. Jangan karena kalian nunggu Nathan bucin, kalian malah koar-koar, ih Nathan kejam amat, yah memang kejam dia.


Author aja yang nulis kesal😂 apalagi kalian😂😂


Dan satu lagi, bucin nya Nathan gak sama seperti bucin nya pemeran laki-laki yang pernah author tulis. Beda loh bucin nya itu😁


Galak-galak romantis 🤣 dia gak bisa lembut orang nya kalau bukan sama ibu nya dan sama hayo, siapa bisa tebak yang satu orang nya siapa?🤣😁


Uh gak sabar yah🤭🤭🤭


Typo bertebaran di mana-mana harap bijak dalam berkomentar yah.

__ADS_1


__ADS_2