
Aldo sudah duduk manis di ruang kerjanya. Bersiap memerima pasien yang membutuhkan uluran tangannya. Hari ini tak seramai biasanya, membuatnya melamun dan mengingat apa yang dia ucapkan pada Lusi tadi siang.
Ada sedikit penyesalan di sana. Bagaimana tidak ucapan pedas yang dia lontarkan tadi siang kini menjadi dilema buat dirinya sendiri. Pikiran Aldo berputar putar.
Kalau Lusi memang suka sama Vio apa salahnya. Harusnya aku bersyukur bukan, bukanyan malah menolaknya. Ya Tuhan bodohnya aku batin Aldo.
Perasaan Aldo kembali berkecambuk mana kala Lusi mengatakan bakwa dia tak pernah mempengaruhi keluarganya. Ini sungguh memalukan sekali, sekali lagi pikiran bodoh Aldo telah menampar wajahnya sendiri dengan keras.
"Lalu kenapa aku harus berfikir bahkan mengucapkan itu padanya. Apakah kamu terluka Lusi?" gumam Aldo.
Aldo terus melamun dan membayangkan betapa sakitnya perasaan Lusi tadi. Aldo menyadari gengsinya telah merubahnya menjadi pria bermulut pedas. Banyak yang menangkap bahwa Aldo hanya ingin menutupi perasaanya tapi caranya salah. Benarkan!.
"Ada apa denganku?" tanya Aldo pada dirinya sendiri. Menatap langit-langit ruang kerjanya. Hingga lamunannya buyar oleh kedatangan Kevin.
"Hay Bro!" sapa Kevin tiba-tiba. Kevin langsung duduk manis dihadapan Aldo tanpa menunggu perintah dari si pemilik tempat.
"Hemm," jawab Aldo malas.
"Aku dan Kirana mau minta maaf sama elu Al," ucap Kevin. Aldo menatap bingung pada sahabatnya.
"Minta maaf soal?" tanya Aldo bingung.
__ADS_1
"Soal jodohin kamu ama Lusi. Kami jadi nggak enak sama Lusi Al. Gara-gara kami, niat tulus dia, elu raguin. Maaf ya Al!" ucap Kevin. Aldo kembali menatap tak percaya dengan apa yang sahabatnya katakan. Mungkinlah Lusi sudah cerita soal perdebatanya tadi siang pada Kirana sampai Kevin pun menyempatkan diri untuk minta maaf soal ini. Batin Aldo.
"Aku yang salah Vin, harusnya aku nggak ngomong sekasar itu sama dia," balas Aldo.
"Udahlah Al, lagian Lusi juga mengerti kok. Dia juga titip salam buat elu, dia minta maaf karena udah bikin elu nggak nyaman," jawab Kevin. Aldo tertambah dilema bagaimana tidak, seharusnya yang minta maaf adalah dirinya. Karena yang berfikir salah kan dia.
"Harusnya aku yang minta maaf ama dia Vin, karena aku yang salah sangka sama dia. Harusnya aku bersyukur ada orang yang sayang sama Vio, tulus sama putriku tanpa pamrih kan. Tapi, gengsi ku terlalu tinggi hingga tanpa berfikir panjang aku telah nyakitin perasaan dia Vin. Bodoh kali aku ni," balas Aldo penuh penyesalan.
"Udah Al nggak pa-pa. Lagian Lusi juga udah ngerti kalau elu nggak suka dia deket Vio. Toh kesalah pahaman antara kalian sudah selesai kan. Dia mau balik ke Surabaya juga. Kayaknya akhir bulan ini dia lamaran. Dia menerima perjodohan yang orang tuanya mau," ucap Kevin, Aldo gundah tak percaya dengan apa yang barusan dia dengar.
"Oh ...!" balas Aldo kaget. Entah mengapa ada perasaan tak rela saat mendengar ucapan terahir Kevin.
"Syukurlah, semoga dia bahagia," tambah Aldo. Astaga ada apa denganku batin Aldo. Kevin hanya tersenyum mendengar ucapan Aldo. Dalam hati Kevin berharap Aldo akan merubah pikirannya demi Viola. Belum tentu dia bisa ketemu wanita yang bisa menerima anaknya. Tapi Kevin enggan memaksa, hati tak bisa dipaksa bukan.
Kevin mengetuk meja kerja Aldo dengan bolpoinnya, rasanya sudah tak ada lagi yang harus dia bahas dengan Aldo. Kevin pun memutuskan untuk pamit.
Tinggalah sekarang Aldo termenung seorang diri. Memikirkan kata demi kata yang Kevin ucapkan barusan. Gemuruh tak terima jika Lusi dimiliki pria lain pun tiba tiba datang.
"Astaga, ada apa denganku?" kembali pertanyaan itu terlintas dipikirannya. Aldo kalut, dia pun memutuskan untuk mengambil ponsel dan menjelajah di sana.
Aldo pun membuka aplikasi di ponselnya. Iseng-iseng dia membuka story di Whatsup milik Kirana. Disana dia menemukan 3 postingan Kirana dengan foto Lusi di dalamnya.
__ADS_1
Dipostingan pertama Kirana mengucapkan selamat ulang tahun pada wanita cantik itu. Dipostingan pertama juga terlihat foto Lusi tersenyum tulus sambil menangkupkan kedua tanganya di dada. Mungkin dia sedang berdoa. Tanpa Aldo sadari dia telah menekan tombol sreen shoot diponsenya yang artinya dia mencuri foto Lusi dari story yang Kirana post.
Dipostingan kedua ada foto Lusi yang sedang menatap jendela, di sana dia terlihat sangat manis. Tetapi tatapan kosong mata wanita itu menggambarkan kesedihannya. Entah mengapa Aldo menangkapnya seperti itu. Disana Kirana juga menulis captionnya, "Jangan sedih lagi bosku, jodoh rejeki dan maut sudah ada yang mengatur. Tetap semangat😘!"
Postingan kedua Kirana berhasil mengobrak abrik perasaan Aldo. Bagaimana tidak dihari ulang tahun Lusi dia malah menyakitinya. Wanita baik itu telah dia gores hatinya. Aldo menjatuhkan kepalanya di meja kerjanya. Rasa sesal yang ia rasakan pun percuma. Kebodohannya telah meruntuhkan segalanya.
Aldo membuka kembali story milik Kirana. Dipostingan terahir ini terlihat Lusi mencoba gaun yang sangat indah. Dia terlihat begitu manis dan cantik. Senyum di wajah wanita itu mengingatkan pada bibir yang tadi siang sempat dia bayangkan rasanya.
Tanpa Aldo sadari dia membesarkan ukuran foto itu. Hingga bibir cantik Lusi terlihat jelas disana. Aldo tersenyum sendiri dengan tingkah konyolnya.
"Dia cantik sekali sih," gumam Aldo, Ibu jari dan telunjuknya pun tak mau kalah, dielusnya foto cantik Lusi yang ada di layar ponselnya.
Fantasi Aldo buyar mana kala dia membaca tulisan Kirana, "Selamat ya Bosku, semoga ini jadi yang terahir." tulis Kirana.
Pikiran Aldo terkumpul, rasa tak rela jika Lusi di miliki pria lain kembali terlintas. Banyangan senyum Lusi hadir dipelupuk matanya. Aldo takut dan gelisah.
"Apa yang harus aku lakukan, haruskah aku menggagalkannya. Apakah aku telah jatuh cinta pada wanita itu hah, Aaggghh ... Lusi kenapa kamu bikin aku seperti ini hah. Brengsek!!" teriak Aldo kesal.
Aldo memilih beranjak dari duduknya, ingin rasaya dia melarikan diri dari semua ini. Aldo melepaskan jas kedokterannya. Meraih kunci mobil dan mencoba menuruti kehendak hatinya. Sayangnya dia masih ragu harus melangkah kemana. Banyangan Lusi sungguh menganggunya.
Bersambung...
__ADS_1
CA," Terima kasih yang udah setia dengan karya karya saya. Emak lagi kerjakan dua karya on going gaes harap maklum ya jika Emak sedikit membuat kalian kecawa. Love buat yang selalu kasih like n komennya. Si Aak preman juga Update loh, silahkan kepoin😍😍😍 ."