Suka Duka Bahagia

Suka Duka Bahagia
Ghibah


__ADS_3

Semuanya itu adalah bukti kalau kita bertemu ataupun mau kemanapun bila bertemu orang yang di kenal maupun tidak sama sekali. Begitulah uda kku yang paling ganteng. "


"Ya, hem kalau begitu kita masuk dalam rumah. Uni udah masak buat kamu, katanya kamu mau ke sini. Jadi, uni udah siapkan semuanya. "


"Ya uda, " jawab Kirana dengan masuk ke dalam rumah dan menghampiri uni Mutia.


"Assalamu'alaikum, uni. Apa kabar uni? Adek seneng lho ketemu uni di sini. Uni ngga pernah ke rumah, jadi abi sama umi kangen sama Farel dan Uni. "Ustaz Yahya pun menengok adiknya dan melongo apa yang di katakan oleh adiknya.


" Dek emang abi sama umi kangennya cuma sama anak uda sama uni aja. Uda ngga pernah di tanyain gitu? " Ustadz Yahya pun melotot tajam ke arah Kirana dan Kirana cuma mesam-mesem.


"Uluh-uluh uda, abi sama umi itu kangennya semua. Bukan satu persatu, Hehehe. " Kirana bingung dan harus bagaimana? Kalau ustadz Yahya sudah marah.


"Udah lah bang, kamu itu sama adek sendiri kok kayak gitu. Ya udah sekarang makan saja dulu. Ayuk dek makan, " Uni Mutia pun membela Kirana dan Kirana senang di dalam hatinya.


"Itu suami wajahnya kalau ngga pernah galak sama istri sendiri. Ustadz bucin, hahaha. " Ustadz Yahya pun menoleh ke Kirana dan pasti ada apa-apa di dalam hatinya.


Semuanya pun makan dan cuma Farel saja yang mengoceh tidak jelas karena umurnya masih 7 bulan.

__ADS_1


"Abang mau ke rumah Kiyai dulu ya, adek kamu jangan pernah ghibahin uda ya. Awas saja kalau ghibahin uda nanti uda laporkan ke abi sama umi. Oh iya Irsyad itu gimana? "


"Hehehe, kata uda ngga boleh ghibahin orang. Ya udah aku ngga kasih tau kalau abangku itu ngga di sini. " Kirana pun begitu dan membuat ustadz Yahya berdecak.


"Hah, ya udah sekarang kamu bantu uni. Satu lagi uda mau ngomong.


Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda yang artinya;


‘Tahukah kalian, apakah itu ghibah? Para sahabat menjawab, ‘Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.’ Rasulullah SAW bersabda, ‘engkau membicarakan sesuatu yang terdapat dalam diri saudaramu mengenai sesuatu yang tidak dia sukai. Salah seorang sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah SAW, bagaimana pendapatmu jika yang aku bicarakan benar-benar ada pada diri saudaraku? Rasulullah SAW menjawab, jika yang kau bicarakan ada pada diri saudaramu, maka engkau sungguh telah mengghibahinya. Sedangkan jika yang engkau bicarakan tidak terdapat pada diri saudaramu, maka engkau sungguh telah mendustakannya.”(H. R. Muslim)


Dalil Al-Qur’an, Allah SWT berfirman yang artinya;


“Dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.”(Q. S. Al-Hujurat : 12).


Dalil hadist, Nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya;


Diriwayatkan oleh Said bin Zaid RA, Rasulullah SAW bersabda yang artinya; “Sesungguhnya riba yang paling bahaya adalah berpanjang kalam (ucapan) dalam membicarakan (keburukan) seorang muslim dengan (cara) yang tidak benar.” (H. R. Abu Daud).

__ADS_1


Hadits riwayat Ahmad dari Jabir bin Abdullah; “Kami pernah bersama Nabi tiba-tiba tercium bau busuk yang tidak mengenakan. Kemudian Rasulullah berkata; ‘Tahukah kamu, bau apakah ini? Ini adalah bau orang-orang yang mengghibah (menggosip) kaum mukminin.”


Dalil mengenai larangan berbuat ghibah memang ada banyak, namun, dalam Islam ada ketentuan dengan kondisi tertentu yang ghibah menjadi boleh untuk dilakukan.


Allah SWT berfirman yang artinya:


“Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”


Sedangkan Nabi Muhammad dalam sebuah hadist mengatakan; “Setiap umatku akan dimaafkan kecuali para mujahir.


Mujahir adalah orang-orang yang menampakkan perilaku dosanya untuk diketahui umum.” (H. R. Muslim).


(Sumber searching di Google)


Begitulah ya, kamu harus milih mau ngomongin orang dari belakang, apa depannya? "Tanya Ustadz Yahya


" Ya di depannya, uda ku. " Ucap Kirana

__ADS_1


"Ya udah kalau begitu abang ke rumah pak kiyai dulu ya. Assalamu'alaikum, " Ustadz Yahya pun menyalimi uni dan Kirana.


*Bersambung*


__ADS_2