
"Uni, emang uda kalau sama uni biasa aja. Kalau sama yang lainnya kok begitu uni. " Kirana pun membantu membawakan piring ke tempat cucian.
"Ya gitulah dek. Namanya juga abang kalau kena begitu langsung ya begitulah. " Kirana senyum-senyum sendiri dengan melamunkan abangnya sendiri.
"Oh iya dek, kamu ngga ke rumah umi dulu tadi? Hem, emang mau tinggal di sini? " Tanya Uni
"Udah tadi, iya. Hm, uni aku mau bawa Farel boleh ngga? " Tanya Kirana
"Hm boleh. " Jawab Uni
*********
Rania pun mengayuh sepedanya, sambil mengelap keringatnya. Matahari sudah mulai ke atas kepala.
Rania terkena sinar matahari dan Rania penglihatannya pun terkena sinar matahari.
"Aduh ini kenapa? Eh, eh. " Dengan begitu Rania menabrak mobil yang di bawa oleh Irsyad yang sama tidak melihat ada orang yang naik sepeda.
__ADS_1
"Astagfirullahalazim, itu siapa? Waduh, " dengan begitu Irsyad membuka pintu mobil dan menghampiri Rania.
"Aduh sakit sekali, aduh pak. Bapak ini bisa ngga bawa mobil? Udah tau di sini naik sepeda, bapak seenaknya di jalan. Dasar bapak matanya harus di periksakan di dokter. " Ucap Rania karena merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya karena telah terbentur stir sepeda. Dengan begitu Rania ada yang menyerang di kepalanya dan Irsyad pun menerimanya.
"Astagfirullahalazim, aduh aku ngga bisa. Aku udah di ajarkan buat jaga jarak dengan perempuan kecuali istrinya sendiri. " Dengan begitu Irsyad jantungnya mau copot.
"Eh, kenapa ini? Katanya kalau ketemu jodoh begini emang. " Irsyad pun membawa Rania ke mobil.
~ Jodoh~
Irsyad POV
Walaupun jodoh telah ditentukan, namun dalam perjalanan untuk bertemu dengannya diperlukan ikhtiar. Salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan adalah memilih calon pasangan sesuai panduan Rasulullah. “Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena kedudukannya, karena parasnya dan karena agamanya. Maka hendaklah kamu pilih wanita yang bagus agamanya (keislamannya). Kalau tidak demikian, niscaya kamu akan merugi”. (HR.Bukhari dan Muslim).
“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar”. (HR.Tirmidzi).
Allah SWT berfirman :
__ADS_1
"Dan diantara kekuasanNYA ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya,dan dijadikanNYA diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."(QS.Ar-Ruum:21)
Berdasarkan ayat tersebut, Sudah menjadi sunatullah bahwa Allah menciptakan semua mahlukNYA berpasang-pasangan dan semua manusia pasti ada jodohnya,tergantung ikhtiar dari manusia itu sendiri atau takdir Allah.
Karena setiap takdir itu ada yang mutlak (sudah menjadi ketentuan Allah), kita manusia hanya bisa menerimanya dan satu lagi adalah takdir ikhtiar yaitu takdir yang memang bisa diperoleh dengan jalan ikhtiar atau usaha yang sungguh-sungguh, yang dalam hal ini adalah melalui ihtiar Doa (Misal Sholat Hajad).
Allah ta'ala telah berjanji dalam firmanNYA:
"Laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji dan wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji(pula) , laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik(pula).'' (QS.An Nuur:26).
Rasulullah SAW, bersabda:
"Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan Allah) kecuali doa dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali berbuat kebaikkan." (HR Tirmidzi, HR. Ibnu Majah
Allah Ta'ala memperkuat ketentuannya dalam firmanNYA:
"Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh)." (QS. Ar Ra'd: 39).
__ADS_1
(Sumber searching di Google)
*Bersambung*