Tangan Kanan Tuan Muda Mafia

Tangan Kanan Tuan Muda Mafia
Episode 10 : Rapat Mafia Gelap


__ADS_3

Aku masih sangat penasaran kenapa Ryuki menyukaiku, apa yang membuatnya suka dariku? Ingin sekali aku bertanya tapi sepertinya tidak akan dia jawab sekarang, mungkin nanti saja


"Ada apa?" gumam Ryuki menatapku


"Ti.... Tidak ada" gumamku terkejut


"Apa kamu penasaran dengan jawabanku?"


"Ya sedikit sih"


"Pertanyaanmu nanti akan ku jawab" gumam Ryuki pelan, wajahnya seperti nampakk ragu - ragu jadi aku berfikir dia pasti tidak menyukaiku dan Lanlan hanya bercanda, dan tidak mungkin seorang Ryuki menyukaiku hanya seperti itu


"Iya, tidak di jawab juga tidak masalah" gumamku pelan


"Nanti kalau sudah waktunya kamu akan tahu sendiri" gumam Ryuki tersenyum kepadaku


"Tenang saja, aku fokus dengan tujuan utamaku kok" gumamku serius


"Baguslah, apapun yang terjadi kamu milikku" gumam Ryuki merangkulku lembut dan mengajakku ke sebuah pintu yang di jaga oleh dua orang laki - laki bertubuh kekar di depan kami


"Kita akan rapat apa?"


"Rapat dengan bawahanku di mafia gelap"


"Kenapa aku ikut?"


"Kan aku sudah bilang kamu tangan kananku jadi kemanapun aku pergi kamu harus ikut" gumam Ryuki menggandengku pelan


"Selamat datang tuan muda" sapa dua laki - laki itu bersamaan


"Apa mereka sudah datang?" tanya Ryuki yang masih tetap merangkulku


"Iya tuan muda, mereka sudah datang dari tadi" gumam dua orang itu membuka pintu besar itu


"Oh baguslah" desah Ryuki merangkulku masuk ke dalam ruangan yang telah ada beberapa orang di dalamnya


"Selamat datang tuan muda" gumam seluruh orang yang ada di dalam ruangan itu


"Silahkan duduk" gumam Ryuki melepaskan rangkulannya, tidak tahu kenapa aku tanpa disuruh siapapun langsung menarik kursi Ryuki dan Ryuki duduk di kursi itu sedangkan aku hanya berdiri di sebelah Ryuki. Ya aku jadi seperti pembantu Ryuki saat ini, tapi ya bagaimana lagi memang aku pembantu Ryuki sih


"Mmmm mohon maaf tuan muda..." gumam salah satu laki - laki di depan kami menatap Ryuki dengan memberikan Ryuki kode


"Oh dia wanitaku, kalian jangan khawatir"


"Tapi tuan muda..."


"Dia anak Tuan Shin, jadi tidak akan masalah"


"Tuan Shin?" gumam seluruh orang terkejut


"Iya, dia tangan kananku sekarang, jadi jangan terkejut kalau aku akan bersama dengan dia"


"Selamat datang nona muda Shin" gumam seluruh orang yang ada di dalam ruangan itu


"Eee... Mmm Te... Terimakasih, mmm jangan terlalu formal kepadaku" gumamku terkejut


"Baiklah, kita mulai saja" gumam Ryuki serius


"Baik tuan muda, Semua agen masih aman tuan muda, persediaan juga masih lebih dari cukup, semua masih aman tuan muda" gumam salah satu laki - laki di depan kami


"Oh bagus, Apa ada permasalahan lain?"


"Ada tuan muda, ada mafia yang melakukan pengrusakan di bagian utara"


"Utara ya?"


"Benar tuan muda, kemungkinan mafia naga merah tuan"


"Ya kemungkinan si Moi yang melakukannya" desah Ryuki pelan


"Moi?" gumamku terkejut. Moi adalah temanku bermain saat kecil, kami sudah tidak pernah bertemu saat dia pergi tanpa kabar saat kami remaja

__ADS_1


"Kamu kenal?"


"Ya, dia temanku saat kecil. Kami tidak pernah bertemu kembali saat dia pergi bahkan orang tuanya meninggal dibunuh orang dia tidak pernah muncul lagi"


"Dia yang membunuh orang tuanya" gumam Ryuki pelan


"Moi? Membunuh orang tuanya? Aku tidak percaya, dia anak yang baik" gumamku terkejut


"Ya itu dulu, sekarang Moi ketua mafia naga merah. Bisa dibilang mafia naga merah termasuk kedalam mafia terkuat"


"Lalu kenapa dia menyerang wilayahmu?"


"Dulu dia ingin bekerjasama denganku, tapi aku menolaknya"


"Kenapa menolaknya?"


"Karena ada alasanku tersendiri" gumam Ryuki dingin


"Oh... " desahku pelan, aku sedikit tidak percaya kalau Moi tega membunuh orang tuanya sendiri tapi seingatku orang tuanya di bunuh mafia tapi kalau kata Ryuki itu benar kemungkinan Moi benar - benar membunuh orang tuanya


"Selain itu, apa ada yang lain?" desah Ryuki menatap orang - orang itu dengan dingin yang membuatku terkejut dari pikiranku


"Mmm untuk agen yang ada di Jepang diserang oleh mafia kilat petir tuan muda" gumam salah satu laki - laki memegang beberapa kertas itu


"Kilat petir yang informasinya susah di dapatkan itu ya bahkan aku tidak tahu siapa ketua mafianya" gumam Ryuki pelan


"Aku tahu kilat petir" gumamku pelan yang membuat seluruh orang di ruangan itu terkejut


"Anda tahu nona muda?"


"Ya, kilat petir memang mafia terbesar dan kedudukannya ada di Jepang. Mereka pengguna samurai dan mereka selalu bekerja di malam hari, mereka sangat teliti dan selalu menjaga kerahasiaan, kalau ada anggota mereka membocorkan rahasia walaupun sedikit dia dan orang yang di beritahu itu akan mati tepat malam itu juga" gumamku serius


"Bagaimana nona muda bisa tahu?" tanya salah satu laki - laki di depanku


"Aku orang Jepang dan kami orang Jepang sudah tahu permasalahan itu" gumamku serius


"Ya, aku juga pernah mendengarnya" desah Ryuki dengan tatapan kosong


"Dia mantan kekasihku dulu, namanya Taka Zenn"


"Taka Zenn?" teriak Ryuki tidak percaya


"Ya memang dia ketua mafia kilat petir, hanya aku dan keluargaku saja yang tahu. Selain itu juga mereka mafia terhebat, banyak mafia dari Eropa berusaha memusnahkan mereka tapi malah mafia Eropa itu terbunuh dengan cara yang sadis. Markas mereka ada di bawah tanah maka dari itu walaupun seluruh Jepang dimusnahkan, siapapun tidak akan bertemu dengan mafia kilat petir" gumamku serius


"Dan dulu Taka Zenn pernah memberitahuku kalau dia ingin memusnahkan mafia gelap" gumamku dingin


"Tunggu, apa informasimu bisa di percaya!!!" protes salah satu laki - laki berdiri menatapku dengan dingin


"Kalau tidak percaya ya terserah, Taka Zenn sering datang ke rumahku dan selalu mengancam ayah, ya walaupun aku tidak tahu apa ancaman dia tapi setelah mendengar Ryuki yang menyatakan kalau ayahku dulu ketua mafia gelap pasti dia ingin mafia gelap hancur" gumamku serius


"Informasinya benar, mata - mataku juga pernah berkata Taka Zenn sering masuk ke dalam tanah, tapi pas mata - mataku mengecek tidak ada tombol sama sekali, dan kalau aku bertemu dengannya dia selalu menatapku dengan tatapan menyebalkan" gumam Ryuki menatapku dengan serius


"Ya memang, apalagi mafia gelap adalah musuh bebuyutan kilat petir"


"Ya memang benar, kamu tahu juga ya ternyata?"


"Mmm ayah dulu sering menceritakan tentang mafia tapi aku selalu tidak peduli tentang itu" gumamku santai


"Memang nona muda pantas menjadi tangan kanan tuan muda" puji salah satu laki - laki di depanku


"Mana ada, aku aja masih gak tahu apa itu tangan kanan kok" desahku memutar mataku


"Kamu akan tahu nantinya... Apa ada informasi lain yang kamu ketahui?" tanya Ryuki menatapku


"Informasi tentang apa?"


"Tentang kelemahan Taka Zenn"


"Mafia kilat petir tidak punya kelemahan, hanya satu kelemahan yang dimiliki Taka Zenn" gumamku pelan


"Benarkah? Apa itu?" tanya salah seorang laki - laki penasaran

__ADS_1


"Kelemahannya... Aku" gumamku pelan


"Kamu?" tanya Ryuki terkejut


"Ya, dia pernah mengatakan kalau aku kelemahan terbesarnya, apapun yang aku inginkan dia selalu turutin dan tidak bisa menolak apapun keinginanku."


"Apa itu? Alasan yang tidak masuk akal!!" protes salah satu laki - laki di depanku


"Tidak itu bukan alasannya, ada alasannya yang membuatku itu kelemahannya Taka Zenn" gumamku pelan


"Apa alasannya?" tanya Ryuki terkejut


"Aku akan memberitahukanmu secara pribadi" gumamku pelan


"Kenapa?"


"Karena ini masalah personal, kalau kamu ingin tahu bagaimana cara agar mafianya tidak menyerangmu aku akan memberitahukanmu sekarang" gumamku pelan


"Oh baiklah, aku mengerti. Bagaimana caranya?" tanya Ryuki penasaran


"Dia sering berkata kepadaku untuk mengajak bekerjasama ya walaupun aku tidak tahu bekerjasama tentang apa, tapi sebelum aku bertanya ayah selalu tegas bilang tidak. Jadi Taka Zenn sedikit marah akan hal itu"


"Bekerjasama kenapa?"


"Menurut cerita ayahku dulu, Taka Zenn punya adik yang bernama Nara Zenn. Adiknya dua tahun lebih muda dariku. Adiknya merupakan ketua perkumpulan mafia yang bernama Malam Merah, perkumpulan wanita tersadis di benua Eropa"


"Mafia Malam Hitam?" teriak salah satu laki - laki terkejut


"Ya benar, mafia yang mempunyai tujuan membasmi para laki - laki di dunia ini"


"Ya ya aku juga pernah mendengar itu " gumam laki - laki kacamata dengan serius


"Lalu apa yang Taka Zenn inginkan?"


"Aku tidak tahu kerjasama apa yang dimaksud, tapi Taka Zenn pernah bilang kepadaku untuk memusnahkan perkumpulan itu dan membawa Nara Zenn kembali"


"Kenapa harus kamu?"


"Karena di keluarga Zenn aku yang dipercaya dan dihormati. Nara Zenn juga sama, Nara Zenn sangat menghargaiku bahkan dia selalu menurut kepadaku seperti Taka Zenn. Taka Zenn melakukan itu agar kilat petir bisa bekerja sama dengan mafia gelap, tapi ayah melalu menolak"


"Kanapa mereka mempercayaimu dan menghormatimu?"


"Karena keluarga Shin adalah marga tertinggi di Jepang, makanya kenapa saat keluargaku tewas di bantai dan hanya tersisa aku banyak warga Jepang yang berfikir kalau aku yang membunuh keluargaku karena tahta. Itulah sebabnya aku ingin balas dendam kepada Samuel dan memperbaiki nama baikku. Walaupun begitu keluarga Shin masih di anggap marga tertinggi" gumamku serius


"Jadi kalau kamu ingin menghadapi Samuel kamu harus bekerjasama dengan mafia kilat petir, mafia darah biru dan mafia Hutan Selatan. tapi yang paling penting kamu harus bekerjasama dengan mafia penguasa.  Apalagi sekarang perkumpulan mafia Harimau putih sudah menjadi mafia terbesar hampir menyaingimu" gumamku santai


"Kamu? Kenapa kamu tahu?" tanya Ryuki terkejut


"Aku membaca proposal milik Steven saat rapat denganmu beberapa hari yang lalu. Sekretaris Steven yang tidak lain adalah mantan tunanganmu tidak sengaja mencantumkan penjelasan akibat kalau tidak menuruti keinginan Samuel maka mereka akan di basmi mafia Harimau Putih di dalam proposal itu. Sebenarnya alasanku bukan hanya adanya keanehan pada persetujuan yang aku maksud tapi adanya kata - kata apapun yang diinginkan Samuel tidak dipenuhi maka mafia Harimau Putih beserta mafia lainnya akan membasmi pihak ke dua. Kalau aku tidak teliti tidak akan mungkin aku menolak pengajuan itu" gumamku serius


"Benarkah? Teliti juga kamu. Tapi mafia penguasa itu sedikit sulit apalagi aku tidak tahu siapa ketua mafianya" gumam Ryuki mendesah panjang


"Ya, aku belajar dari pengalaman keluargaku...Aku tahu siapa ketua mafia penguasa" gumamku santai


"Siapa?"


"Kamu akan tahu sendiri nantinya" gumamku santai


"Bertahu aku!!!"


"Nanti aku akan memberitahukanmu secara personal" gumamku santai


"Hmm baiklah, jadi permasalahan Samuel mengajakku bekerjasama karena dia ingin menguasai mafia gelap kan?"


"Ya benar dan pastinya masalah judi bukan alasan keluargaku terbunuh, pasti ada alasan lainnya" gumamku serius


"Memang benar, keluargamu dibunuh karena tidak mau menyerahkan mafia gelap kepada Samuel" gumam Ryuki serius


"Sudah aku duga" desahku pelan


"Baiklah, rapat hari ini selesai. Lakukan yang sudah menjadi tugas kalian, untuk masalah Kilat Petir dan Naga Merah aku akan memikirkannya caranya" gumam Ryuki beranjak dari tempat duduk dan menggandengku keluar dari ruangan itu

__ADS_1


__ADS_2