TAWANAN DUDA MAFIA

TAWANAN DUDA MAFIA
TUAN POSESIF


__ADS_3

Aqila muntah mengenai jas yang di pakai arsenio dengan tidak sengaja ,melihat itu membuat Aqila sangat ketakutan, begitu pun dengan bi Marni yang takut terjadi sesuatu pada Aqila karna membuat arsenio marah.


******************


Arsenio yang terkena muntah Aqila merasa sangat kesal dan ingin marah tetapi tiba tiba saja wajah hidung Aqila mengeluarkan darah segar.


"Kau kenapa hidungmu."ucap arsenio menjadi panik.


"Bi tolong panggilkan dokter pribadi ku."lanjut nya.


"Tidak usah tuan...aku hanya perlu istirahat saja,kau jangan memarahiku yah."pinta Aqila dengan wajah memelas.


Melihat wajah Aqila dengan ekspresi seperti itu,tiba tiba saja membuat hati arsenio berdebar kencang,dan menjadi gugup.


"Dasar kau gadis picik , pandai memanfaatkan situasi."ucap arsenio dengan tersenyum tipis.


Melihat itu bi marni tercengang,Dia senang akhirnya akan ada pengisi hati tuan nya yang sudah seperti anaknya nanti.


"Baiklah bi biarkan gadis bodoh ini istirahat kau bisa pergi."perintah arsenio.


Bi Marni pun keluar dari kamar itu meninggal kan Aqila dan Arsenio disana.


Entah mengapa Aqila merasa sesuatu yang berbeda dengan perlakuan tuan kejam itu kepada nya, belakangan ini aqila merasa perlakuan arsenio menjadi sedikit lebih lembut.


"Jika kau membutuhkan sesuatu panggil saja pelayan , dan ingat!! sekarang kau hanya aset milikku,aku tidak suka jika kau sampai bersentuhan dengan pria lain ataupun hanya sekedar berkomunikasi,kau mengerti?!"ucap arsenio dengan sedikit penekanan.


Aqila yang sudah lelah hanya mengangguk angguk an kepalanya saja tanpa mendengar kan dengan baik apa yang di katakan oleh arsenio.


"Bagus jika kau mengerti apa yang ku katakan istirahat lah aku akan segera kembali."ujar Arsenio sembari berjalan keluar.


Aqila hanya melihat pundak arsenio yang semakin jauh darinya,entah mengapa Aqila merasa hangat dengan perlakuan arsenio pagi ini.


****************


DI PERUSAHAAN ARSEN COMPANY...


Tok tok tok..


"Masuk."ucap arsenio yang sedang duduk di ruangannya.


"Tuan besar...aku ingin memperkenalkan orang yang akan menjadi Sekertaris penggantiku."ucap Jon.


"Bawa dia masuk."perintah arsenio.


Akhirnya masuk lah seorang wanita berparas cantik dengan kulit putih juga memiliki lekuk tubuh layaknya gitar spanyol di tambah pakaian nya yang sangat ketat membuatnya terlihat bukan seperti orang yang ingin bekerja tetapi seperti wanita penggoda.


"Selamat pagi tuan arsenio perkenalkan saya Selina."ucap Selina memperkenalkan diri.


Melihat penampilan wanita yang akan menjadi sekertaris semantaranya membuat arsenio merasa sedikit tidak nyaman.


"Ya bekerjalah dengan profesional."jawab arsenio tanpa melihat ke arah selina.


*******************


DI MANSION...


Aqila merasa sangat bosan karna seharian penuh dia berada dalam kamar , akhirnya dia memutuskan untuk berjalan jalan menelusuri mansion milik arsenio yang sangat luas.


"Ah...aku sangat bosan lebih baik aku pergi ke luar melihat kastil si kutub es ini ."ujar Aqila.


Aqila pun pergi dari kamarnya,Dia berjalan jalan melihat lihat sekitar mansion dan melihat bi Marni yang sedang memasak.

__ADS_1


"Wahhh besar sekali rumah nya ini si tidak pantas di sebut rumah ini seperti kastil."ujar Aqila


"Emmm wangi sekali."lanjut nya sembari berjalan ke arah sumber wangi makanan yang tercium Aqila.


"Eh non kenapa kemari jika ada yang non butuhkan panggil saja bibi."ujar bi Marni.


"Jangan panggil aku non bibi aku sangat bosan sebenarnya berada terus di kamar seharian ini ,boleh kah aku ikut memasak ,aku bisa memasak kok bi biar aku saja ya."ucap Aqila sembari mengambil pisau mengiris sayuran yang ada di sana.


"Eh non jangan, non Masih sakit nanti tuan marah lho."jawab bi Marni.


"Tidak apa apa bibi lagi pula aku bukan siapa siapa nya aku juga tidak tau aku di sini untuk apa ,kata nya si jika dia sudah bosan aku akan di jadikan cemilan singa peliharaan nya bi."curhat Aqila kepada BI Marni.


Mendengar itu membuat bi Marni menahan tawanya.


"Lalu apa non tidak merasa takut?"tanya bi Marni.


"Tadinya aku takut tapi sekarang aku pasrah saja bi."jawab Aqila dengan nada yang lemas.


********************


DI PERUSAHAAN...


"Pokoknya aku akan membuat tuan besar jatuh cinta pada ku bagaimana pun caranya."ujar Selina.


Keempat sejoli Lion, Leo Arka dan David sedang mengunjungi perusahaan bosnya karena memang ada pertemuan yang harus di hadiri oleh mereka.


Tiba tiba bruk...


"Aduh...apa kalian berjalan tidak menggunakan mata."teriak Selina.


David dan yang lainnya yang baru melihat Selina Sangat kesal karena sudah berani beraninya membentak mereka.


"Apa kau tidak tau siapa kami?".jawab David.


Mendengar ada keributan itu,Roy pun menghampiri


sumber suara keributan itu.


"Hey ada apa ini."tanya Roy.


"Eh pak Roy maap pa tadi saya sedang berjalan tiba tiba mereka menabrak saya ,saya meminta mereka untuk meminta maap tapi mereka malah kekeh tidak mau minta maap."jelas selina.


"Memangnya siapa sih dia Roy?"tanya Lion.


"Dia Selina sekertaris baru arsenio."jawab Roy.


"Ough pantas saja ."ucap Lion tidak di teruskan.


"Apa kau hah apa!."bentak Selina.


"Sudah lah mending kita mencari bos ayo."ajak David.


Mereka pun pergi meninggalkan Selina yang masi menggerutu kesal sendirian.


"Dasar segerombolan monyet tidak tau sopan santun !!!"teriak Bella.


********************


Di ruang pribadi Arsenio.....


"Bos kami telah menemukan informasi tentang si tua Bangka borren itu,ternyata dia menjalin bisnis dengan bos itu mempunyai niat lain ,dia memang sangat picik."ucap Arka sembari menyodorkan sebuah berkas.

__ADS_1


"Bagus jika kalian telah menemukan informasi yang aku butuhkan , terimakasih."ucap arsenio sambil bergegas pergi.


" Eh bos kau mau kemana periksa dulu berkasnya kami sudah berusaha mengumpulkan ini semua."ucap Lion.


"Nanti saja aku ingin pulang."jawab arsenio.


"Ahhhh bilang saja kau ingin menemui gadis bodoh mu itu kan."celetuk Leo.


Perkataan Leo membuat arsenio memberikan tatapan tajam nya, seketika mereka pun terdiam karena merasa takut.


***********************


Di MANSION...


"Tuan kau sudah pulang?"tanya pak Anto.


"Kelihatannya bagaimana."jawab arsenio berjalan ke atas meja makan.


Arsenio melihat makanan dengan menu yang biasanya tidak ada yaitu menu sederhana berupa tumis kangkung ,telur dadar dan sambal terasi.melihat itu seketika membuat arsenio penasaran dan langsung mencicipi menu tersebut diantara banyak nya menu menu mewah yang lain.


"Ini enak sekali bi,tumben chef di mansion ini masak masakan sederhana apa bibi yang menyuruh mereka?"tanya arsenio.


"Apakah kau menyukai nya tuan?"bi Marni malah bertanya kembali.


"Ya aku sangat suka ini enak ."ucap arsenio melahap makanan nya.


"Itu masakan nona Aqila tuan ,dia yang memasak."jawab bi Marni.


Mendengar itu arsenio terbatuk.


"Pantas saja rasanya sangat aneh."ucap Arsenio.


Arsenio berkata seperti itu karena melihat kehadiran Aqila yang menghampiri nya,dia gengsi jika berkata masakan Aqila sangat lah enak meskipun sederhana.


"kenapa kau memasak bukannya kau masih perlu istirahat?"tanya arsenio.


"Saya sudah baik baik saja tuan."jawab Aqila menggigit bibir bawahnya.


"Kau ingin menjadi patung dengan berdiri terus disana."ujar Arsenio.


"Tidak tuan aku akan pergi."jawab Aqila melangkah kakinya.


"Apa kau tidak lapar?"tanya arsenio.


"Aku....emmm aku tidak lapar tuan."jawab Aqila.


Namun suara perut Aqila berbunyi dengan sangat keras seperti sedang ada demo di dalam perutnya itu membuat wajah Aqila menjadi merah.


"Gadis bodoh ke marilah."ujar Arsenio menepuk kursi di sebelahnya.


Aqila pun menghampiri arsenio dan duduk tepat di sampingnya dengan dada yang berdegup kencang.


"Kau mau makan atau hanya ingin melihat ku? aku tau aku tampan tapi tidak usah berlebihan begitu."


ujarnya.


Sontak hal itu membuat Aqila memalingkan tatapannya.


"Sudah cepat makan ,kau bebas mau memakan apa saja makanan yang ada di hadapan mu setelah itu aku punya hukuman untukmu."ujar Arsenio dengan tersenyum miring.


"Tuan...."Aqila tidak melanjutkan ucapannya.

__ADS_1


HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN JIKA KALIAN SUKA YAAAA ❤️


__ADS_2