TAWANAN DUDA MAFIA

TAWANAN DUDA MAFIA
KOMA(732kata)


__ADS_3

Setelah sampai, Arka langsung di bawa ke rumah sakit sebenarnya ketika mengecek denyut nadi pihak rumah sakit sudah mengetahui jika pasien sudah tidak bernyawa tetapi melihat keadaan arsenio yang sudah seperti orang ling lung mereka pun berpura pura mengatasi itu semua agar membuat arsenio menjadi lebih tenang.


************


David segera memberi kabar kepada Lion dan Leo agar mereka segera menyusul pergi ke rumah sakit.


Mendengar kabar itu mereka sangat lah tidak percaya, dengan tergesa gesa lion dan Leo pun bergegas ke tempat keberadaan Arka sekarang.


Di dalam mansion Aqila yang melihat lion dan Leo pergi dengan terburu buru itu seketika menjadi sangat khawatir dan cemas, Aqila takut jika ada suatu hal buruk yang terjadi pada mereka yang menghadapi musuh nya di sana.


"Bi apa semua akan baik baik saja?" tanya Aqila pada bi Marni yang menemani nya sejak tadi di kamar.


"Kita berdoa saja non semoga semuanya baik baik saja." balas bi Marni yang juga merasa cemas.


Entah mengapa bi Marni mempunyai firasat yang mengatakan jika musuh yang di hadapinya sekarang adalah orang yang tidak biasa, karna pengamanan mansion tidak pernah seketat ini sekalipun arsenio sedang bertarung menghadapi musuh musuh nya.


***********


Di dalam ruangan......


"Dokter apa yang harus kita katakan pada tuan arsenio mengenai teman nya yang sudah meninggal?" tanya suster itu sembari memicu kembali detak jantung Arka yang sudah berhenti.

__ADS_1


"Aku juga sangat takut menghadapi kemarahan nya, kita hanya perlu pasrah dan berpura pura sempat menanganinya terlebih dahulu." ujar dokter itu.


*********


Sudah lama Arka di dalam ruangan itu dengan di tangani oleh dokter terbaik beserta suster yang membantunya.


David tau jika di dalam mereka hanya berpura pura menangani Arka yang sudah tidak bernyawa karna merasa takut untuk menghadapi kemarahan arsenio yang akan membludak nantinya.


"Bos, kita harus menerima ini ,Arka sudah tidak bernapas mengapa kau memaksa kan dokter dokter itu untuk menangani orang yang jelas jelas sudah meninggal." ucap David yang merasakan kesedihan yang tidak kalah dalam dengan arsenio.


"Tidak, aku yakin dia baik baik saja." ucap arsenio dengan bersikeras.


Tidak berselang lama Leo dan lion berlari menghampiri keduanya yang terlihat sangat berantakan dengan baju yang sudah berlumuran dengan darah.


"DIAM!!!" teriak arsenio.


"Dia tidak meninggal siapa yang memberitahu kalian jika Arka meninggal hah." ucap arsenio dengan lantang.


Sontak mereka pun terdiam, kepergian Arka bisa sampai membuat arsenio merasa hancur seperti ini, bagaimana tidak Arka sudah bersama dengan arsenio dalam waktu yang tidak sebentar, mereka sudah seperti saudara kandung yang akrab dan hangat meskipun keduanya merupakan tipe orang yang tidak suka bermain main namun rasa saling melindungi diantaranya sangat lah besar.


Hal itu yang membuat arsenio tidak terima jika Arka mati di tangan musuh nya yang dia benci.

__ADS_1


Saat keadaan sedang hening dokter pun keluar dari ruangan pemeriksaan dengan wajah yang tidak bisa di baca.


"Tuan arsenio, pasien sedang mengalami koma dan kami belum bisa memprediksi kapan pasien akan siuman." ucap dokter itu dengan muka yang lega.


DEG.....


Semua orang sangat terkejut mendengar berita yang aneh itu karna dengan jelas jelas David mengecek detak jantung Arka yang sudah tidak berdetak lagi sementara kini dokter mengatakan jika Arka masih hidup tetapi dalam keadaan koma.


David mencengkram kerah baju dokter itu sembari melayangkan tatapan yang tajam.


"Katakan yang sebenarnya dokter, kau jangan membohongi kami karna rasa takut, Ayo katakan!!!" teriak David dengan lantang.


Arsenio segera melepaskan cengkraman David pada donter itu.


"Ayo dokter katakan yang sebenarnya, apakah ini semua benar , kau tidak berbohong?" tanya arsenio dengan penuh harap.


"Tuan , sebenarnya dari awal aku sudah mengetahui jika pasien di bawa ke sini dalam keadaan tidak bernapas, kami di dalam hanya untuk membuat anda tenang namun siapa sangka keajaiban terjadi padanya saat suster sedang memakaikan alat perangsang detak jantung, pasien kembali bereaksi dan detak jantung nya kembali berpicu meskipun sangat lemah, kami sangat terkejut namun sepertinya tuhan berbaik hati padanya tuan." jelas sang dokter dengan berkata jujur.


David dan yang lain nya pun segera menyelonong masuk ke dalam ruangan itu dan benar saja mereka melihat jika perut Arka bergerak yang menandakan dia sedang bernapas.


Sebuah keajaiban yang tidak terduga, Meraka sangat syok denga semua ini, bahkan arsenio kini tidak tau harus bereaksi seperti apa karna kejadian ini membuat dirinya tak habis pikir meskipun begitu hati terdalam arsenio merasa sangat senang karna arka tidak pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


********


HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰🥰


__ADS_2