TAWANAN DUDA MAFIA

TAWANAN DUDA MAFIA
UNDANGAN MAKAN MALAM


__ADS_3

"Apakah aku akan bertemu dengan kakak?"tanya Kania dengan tiba tiba.


"Tentu saja gadis kecil."ucap David sembari mengelus rambut nya.


"Baik lah tuan kami akan segera menyiapkan diri."ucap ayah Aqila.


"Ough benarkah ,aku tidak percaya aku akan makan di mansion mewah itu,dengan senang hati tuan kami akan segera mempersiapkan diri kami."ucap ibu tiri Aqila yang tidak mendapatkan respon apa pun dari keempat sejoli itu.


"Dasar monyet baru saja jadi pengawal tingkahnya sudah sombong bagaikan tuan."gerutu ibu tiri Aqila dalam hatinya.


********


Aqila dan Arsenio pun sudah selesai berbelanja ,sangat banyak sekali barang bawaan yang di bawa oleh para anak buah arsenio karna Aqila sangat banyak membeli keperluan.


Sesampainya di mansion bi Marni sangat senang melihat Aqila dan Arsenio yang sudah mulai akur, kecemasan yang bi marni alami pun sudah mulai mereda.


"Bibi aku akan memasak, keluarga ku akan makan malam di sini."ucap Aqila menghampiri BI marni dan melupakan arsenio yang dari tadi sudah menemani nya berbelanja.


"Wahhh non bibi ikut senang,pasti bibi akan membantu non untuk menyiapkan semuanya."ucap bi Marni.


"Ekhem.."Arsenio berdehem.


"Kau ini setelah melihat bi Marni langsung lupa akan segalanya."ucap arsenio sedikit kesal.


"Hehe tuan aku akan membuatkan mu minuman yang segar." ucap Aqila berusaha membujuk.


"Baik lah antarkan ke kamar ku aku menunggu mu."ucap arsenio melangkah kan kaki nya ke dalam kamar.


*********


"Apakah sudah ada perkembangan mengenai pelaku yang sudah membunuh saudara se suku ku?" tanya arkanza di dalam telpon.


"Untuk sekarang kami belum bisa menemukan bukti apa pun tuan,mohon beri kami waktu sedikit lagi untuk mencari identitas pelaku." ucap anak buah nya.


"Begitu saja kalian tidak becus,jika dalam bulan ini kalian tidak bisa menemukan apa pun maka nyawa kalian lah bayaran nya."ucap arkanza mematikan teleponnya.


********


Lion,Leo,Arka, dan David sudah hampir lama menunggu keluarga Aqila mempersiapkan diri mereka, keempat sejoli itu sudah mulai kesal menunggu hingga ketukan kaca mobil pun terdengar.


David pun membuka kaca mobilnya dan terlihat Kania yang sedang tersenyum kearahnya.

__ADS_1


"Aku sudah siap tuan,aku tidak sabar ingin bertemu dengan kakak dan kakak iparku."ujar Kania.


"Dia sepertinya belum tahu jika bos seperti seperti Monster." bisik Lion pada Leo dan itu membuat mereka tertawa kecil.


"Masuk lah gadis kecil,kau cantik sekali." puji David.


"Hati hati kawan kau jangan sampai tertarik pada bocah ingusan meskipun wajahnya cantik."ucap Lion.


"Diam lah sialan."jawab David.


Tidak lama ibu tiri Aqila dan ayah nya pun menyusul mereka langsung memasuki mobil yang sudah di sediakan dan mobil pun melaju menuju mansion.


*********


Aqila telah selesai membuat kan minuman untuk arsenio dan segera mengantarkan nya.


"Tuan minumlah minuman ini akan sangat segar."ucap Aqila menyodorkan jus jeruk pada arsenio.


"Terimakasih."ucap arsenio meminum jus itu.


"Oh ya apa saja yang akan kau buat untuk menyambut keluarga mu."tanya arsenio.


"Emmm aku masih bingung tuan,sebelum memasak apakah boleh aku menggunakan banyak bahan yang kau beli untuk memasaknya?" tanya Aqila.


"Emm terimakasih tuan kau sangat baik."ucap aqila .


Arsenio merasa aneh jika ada orang yang memuji dirinya sangat baik karna yang dia tau dirinya sudah seperti monster di pandangan orang lain.


"Nanti chef ku akan membantumu buat lah makanan yang banyak aku akan sekalian mengundang Roy untuk makan malam di sini. ujar Arsenio .


"Baik lah tuan aku akan membuat makanan yang sangat banyak."ucap Aqila sembari tersenyum manis.


Melihat senyum Aqila yang begitu tulus dan cantik membuat jantung arsenio seketika berdebar.


*******


Di perusahaan arsen company Roy sedang membereskan pekerjaan nya hari ini dia tidak lembur karna pekerjaan nya cepat selesai berkat bantuan Selina yang cukup cekatan.


"Ahhhh akhirnya selesai juga."ucap Selina menggeliat kan tubuhnya.


"Aku tidak menyangka kau ternyata bekerja dengan cepat juga ya."ucap Roy.

__ADS_1


"Hey kau sedang meledekku yah ,makannya jangan pandang aku remeh,kinerja ku ini sangat super asal kau tau."ucap Selina membanggakan diri nya sendiri.


Roy melihat satu pesan masuk dari ponselnya dan itu dari arsenio yang mengundang nya untuk makan malam di mansion.


"Aku akan mengajak Amara ."pikir Roy dalam benaknya.


Roy pun langsung mengirim pesan pada amara untuk mengajaknya ke undangan makan malam itu dan tidak di sangka Amara dengan cepat membalas pesan dari Roy dan menjawab "ya" Amara akan ikut,seketika hati Roy berbunga bunga hingga dia tidak sadar jika Selina terus memperhatikan nya yang senyum senyum sendiri melihat layar ponsel.


"Kau kenapa senyum senyum sendiri apa kau sudah gila?"tanya Selina.


"Ya..aku gila karna seorang wanita."ucap Roy yang langsung pergi keluar meninggalkan Selina.


"Hey bocah kau mau kemana tunggu ...." teriak Selina yang berusaha mengejar Roy meskipun pada akhirnya Roy tidak bisa terkejar.


*********


Amara yang mendapat ajakan makan malam bersama dari Roy langsung mengatakan bahwa dia setuju, sebenarnya Amara sedikit tidak enak hati karna Amara berpikir Roy sudah mempunyai pasangan tapi anehnya dia malah mengajak Amara ke acara itu,dan entah mengapa tanpa berpikir panjang Amara pun mengikuti kemauannya.


"Ah aku sangat bingung memakai gaun yang mana ya."ujar Amara yang sudah mengacak ngacak seisi lemarinya untuk mencari pakaian yang cocok untuknya.


Hal itu terlihat oleh ibunya yang kebetulan mendengar ocehan Amara di dalam kamarnya.


"Ya ampun tuan putri kenapa kau mengeluarkan semua pakaiannya?"tanya ibu Amara.


"Ibu aku di ajak untuk makan malam di mansion tuan arsenio tetapi aku bingung harus memakai gaun yang mana." ucap Amara.


Mendengar putrinya akan makan malam di mansion arsenio membuat ibunya berpikir jika anaknya Amara telah menjalin hubungan spesial dengan arsenio.


"Ah tenang saja ibu akan membantu memilih gaun yang bagus untuk putri ibu yang cantik ini."ucap ibu Amara sembari menoel hidung mungil Amara.


"Wahhh ada apa ini kenapa berantakan sekali."ucap tuan Toni yang tiba tiba datang.


"Ini anak mu di undang makan malam di mansion tuan arsenio."jawab ibu Amara.


"Wah..wah..baru juga sekali bertemu,sudah dekat saja."ucap tuan Toni yang sama beranggapan bahwa Amara sedang dekat dengan arsenio.


"Ah tidak juga ayah."jawab Amara .


"Apa ayah dan ibu mu boleh ikut pergi juga?"tanya tuan Toni.


"Kalian tidak di undang."ucap Amara dengan tertawa.

__ADS_1


Hal itu membuat ayah dan ibu Amara menggelitiki nya.


HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰


__ADS_2