
Bukan nya tak ingin tetapi arsenio sudah lama tidak memanjat pohon setinggi itu, dia takut jika dia sudah tidak bisa melakukan nya lagi.
"Apa kau tidak mau melakukan nya?" tanya Aqila dengan wajah cemberutnya.
"Akan aku coba sayang." balas arsenio dengan suara yang mendadak lemah.
**********
"Yang itu...yang itu...." teriak Aqila dengan sangat antusias ketika melihat suaminya yang berada di atas pohon sedang memetik buah untuk nya.
"Yang itu terlalu tinggi sayang." jawab arsenio dengan kaki yang gemetar karna takut akan jatuh.
Bi Marni yang melihat mereka berdua hanya bisa senyum senyum sendiri karna baginya ini pertama kali arsenio melakukan hal yang seperti itu untuk seseorang, wibawa nya sebagai mafia seakan menghilang.
Ke empat sejoli yang baru datang juga tak kalah terkejut ketika melihat bos nya yang sedang berada di atas pohon, tak ingin melewatkan moment yang langka mereka ber empat pun menghampiri keduanya dan merekam kejadian itu.
"Bos....bos...aku tidak tau kau ternyata pemanjat yang handal sama seperti david." teriak Lion dari bawah.
"Diam kau aku sedang fokus." balas arsenio dengan tangan yang berusaha memetik mangga yang aqila tunjuk.
"Memangnya dia bisa memanjat ya?" tanya Arka pada lion.
"Tentu saja, memanjat wanita." balas lion dengan tertawa.
"Sialan.."ujar David dengan meng geplak pundak lion.
David merekam arsenio yang sedang berada di atas pohon itu, Aqila juga tampak menikmati arsenio yang kini sedang kesusahan di buat nya.
"Bos bos lihat sini." teriak Leo.
__ADS_1
Arsenio yang tersadar jika dirinya yang dalam keadaan memalukan itu sedang di rekam dengan reflek menutupi wajah nya dengan tangan nya hingga......
BRUK.....
Arsenio terjatuh dari atas pohon yang tak terlalu tinggi itu.
"Ah gawat!!" ucap Arka.
Mereka ber empat pun segera berlari ke dalam mansion untuk menghindari amarah bos nya itu, dari dalam lubuk hati mereka , mereka sangat lah senang karna dengan Aqila bos mereka tidak terlarut dalam kesedihannya yang mendalam.
"Astaga kau tidak apa apa?" tanya Aqila dengan panik tetapi dengan menahan tawa nya.
Arsenio tampak sedang berusaha berdiri dengan memegang pinggangnya yang terasa encok.
Tiba tiba...
Mangga yang berusaha arsenio petik itu jatuh tepat di kepala arsenio hingga membuat nya seketika mengusap kepalanya yang sakit tertimpa mangga itu.
"Awhhh sial!!" ujar Arsenio dengan kesal.
"Ya ampun ini mangga yang aku mau pasti sangat segar." ucap Aqila yang buru buru memungut mangga jatuh itu tanpa memperdulikan arsenio yang tampak tersiksa.
Arsenio ingin marah meluapkan Emosi nya tetapi dia sadar jika Aqila sedang mengandung anak nya hingga dia akan mencari ke empat anak buah nya yang usil itu untuk di jadikan pelampiasan kemarahan nya.
**********
"Sayang... kemari" panggil boren pada putri nya Selina.
"Ada apa ayah?" tanya Selina dengan bergegas menghampiri ayah nya.
__ADS_1
"Putriku, apakah kau mempunyai kekasih yang serius pada mu saat ini?" tanya boren dengan tatapan matanya yang tegas.
"Kenapa ayah tiba tiba bertanya hal seperti itu?" tanya Selina dengan bingung.
"Nak...ayah akan akan menjodohkan mu agar kau segera menikah , umur ayah sudah tidak muda lagi." jawab boren tanpa basa basi.
"APA!!" Selina sangat terkejut dengan apa yang di dengar nya.
"Aku tidak mau menikah dengan pria yang akan ayah jodohkan, perjodohan itu sangat lah kuno ayah." lanjut Selina dengan tidak terima.
"Karna itu ayah tanya padamu adakah seseorang pria yang kau cintai selain ayah mu, apa kau punya kekasih, jika ya ayah akan segera menikah kan kalian!! ini bukan tawaran ini adalah perintah dari ayah." balas boren dengan lantang.
Selina sangat terkejut dengan sikap ayah nya yang tidak biasa seperti itu, ini kali pertama boren berbicara pada putrinya dengan nada yang tegas dan sedikit membentak,hal ini bukan tanpa alasan.
Sebenarnya boren takut jika teman lamanya baba memiliki ketertarikan pada putrinya setelah pertama kali dia melihat Selina, karna boren sudah tau gerak gerik baba yang mengerikan.
Oleh karena itu boren memilih untuk menikah kan putrinya dengan anak teman nya yang seumuran dengan Selina bahkan jika Selina mempunyai kekasih maka boren akan cepat setuju agar mereka segera menikah.
"Ayah ada apa sebenarnya kenapa ayah jadi seperti ini?" tanya Selina dengan bingung.
"Ayah hanya ingin kau cepat menikah nak, bahkan ayah akan membantumu untuk mendapatkan lelaki mana saja yang kau mau." ucap boren dengan menatap tajam putri nya.
Deg....
Seketika pikiran Selina tertuju pada Roy, mendengar hal itu membuat nya tersenyum licik sekarang.
**********
MINAL AIDZIN WALFAIDZIN MOHON MAAF LAHIR BATIN, AUTHOR BARU UPDATE SEKARANG SEMOGA SUKA YA.🥰
__ADS_1