
Di dalam mobil, David menceritakan semuanya pada arsenio semua yang dia dia ketahui mengenai Arka.
Leo dan lion sangat tercengang mendengar hal itu begitu pula dengan arsenio yang kini emosi nya semakin memuncak hingga wajah nya berubah menjadi merah.
"Kirim semua anak buah ku ke tempat itu untuk menyisir keberadaan mereka dan atur kepergian ku sekarang juga, aku tidak akan melepaskan orang yang sudah berkhianat pada ku." ucap arsenio dengan meng gertakan gigi nya.
***********
Di bawah naungan arkanza ,Arka dengan mudah nya bisa lolos dari pencarian para anak buah arsenio, dengan menggunakan helikopter pribadi nya Arka memaksa Aqila untuk pergi menuju suatu tempat yang jauh dan terpencil.
Helikopter itu melaju dengan cepat ,di sepanjang perjalanan Aqila terus memohon dengan tangisan pilu nya agar Arka mengembalikan nya pada arsenio.
Namun tak ada satu kata pun yang Arka dengar , Arka hanya terus terfokus pada tempat tujuan yang akan dijadikan tempat tinggalnya nanti.
Setelah beberapa lama kemudian helikopter itu mendarat di sebuah kota di luar negri yang hanya di tempati oleh sedikit penduduk.
Para anak buah arkanza membantu Arka untuk membawakan barang barang pribadi Arka ke dalam rumah yang telah tersedia setelah itu mereka pun kembali untuk melapor pada bos nya.
DI DALAM RUMAH.....
Arka menarik paksa tangan Aqila yang masih terikat, setelah mereka berdua masuk Arka memastikan semua celah pintu mau pun jendela terkunci rapat.
Arka pun kembali menghampiri Aqila dan melepaskan ikatan di tangan nya.
"Kita akan hidup bahagia di sini sekarang sayang,,,tidak akan ada satu pun yang bisa mencegah ku untuk bisa mendapatkan mu seutuhnya sekarang." ucap Arka dengan memperhatikan Aqila dari ujung kaki hingga ujung rambutnya.
"Arka..Arka apa maksud mu, aku tau kau adalah orang baik, kau sangat setia pada bos mu, maka kembalikan lah aku kepadanya sekarang juga sebelum terlambat...karna bagaimanapun cepat atau pun lambat dia pasti akan menemukan mu Arka." ucap Aqila berusaha memperingat kan Arka.
__ADS_1
"Syut...." Arka menempelkan jari telunjuknya di bibir Aqila.
"Kau jangan menjadi munafik Aqila, bukan kah ini yang kau mau, hidup bersamaku dan terlepas dari genggaman orang kejam itu." lanjut nya.
"Dulu.... tetapi sekarang kesalahan terbesar ku adalah telah memberikan harapan pada orang yang lebih kejam seperti mu!!!" teriak Aqila.
Arka mengepalkan tangannya, dia mencengkram tangan Aqila dengan kuat hingga Aqila meringis kesakitan.
"Lepaskan aku Arka!!!" teriak Aqila dengan terus meronta-ronta.
Namun Arka seperti orang tuli yang tidak bisa mendengarkan kan apa pun cinta telah membuatnya buta dan kejam hingga membuatnya menjadi seperti saat ini.
Arka menyeret Aqila ke kamar di rumah itu, setelah itu Arka menghempaskan tubuh Aqila di atas ranjang,ketika Aqila hendak berdiri, tubuh Arka dengan cepat menindihnya, sekarang Arka bahkan lebih menyeramkan dari pada seorang psikopat.
"Kau mau kemana sayang?" ucap Arka dengan tatapan yang seram.
"Aku sangat menyayangimu sayang, tetapi perkataan mu itu membuat hati ku sangat sakit ,tetapi semua itu tidak akan lama karna aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku." ucap Arka yang masih menindih tubuh Aqila.
"Dasar iblis...AHHHH." Aqila tidak melanjutkan ucapannya dan seketika dia menjerit kesakitan karna arka menekan luka yang ada di ujung bibir nya bekas tamparan tadi.
"Ayo katakan lagi hmm." ucap Arka dengan terus memainkan luka itu.
"Sakit...lepaskan aku...biarkan aku pergi..." ucap Aqila dengan suara yang sudah sangat serak.
Tetapi Arka seakan tidak pernah puas membuat Aqila memohon seperti itu, dia terus membuat rasa sakit untuk Aqila hingga Aqila tidak sadarkan diri saat itu juga.
"Ini bentuk kasih sayang ku pada mu Aqila sayang...." bisik Arka pada Aqila yang menutup matanya karna tidak sadarkan diri.
__ADS_1
************
DI GEDUNG PERNIKAHAN.....
Satu persatu orang yang ada di sana mau tidak mau harus melewati proses penyelidikan dan penggeledahan sebelum meninggalkan tempat itu sesuai dengan yang arsenio perintahkan.
Namun, tidak ada satu orang pun yang mencurigakan di sana ,setelah semua orang di bubarkan semua anak buah arsenio berpencar mencari barang bukti yang tertinggal di tempat itu
Dan benar saja salah seorang dari mereka menemukan bom asap di sana.
Dengan segera barang bukti itu pun segera di amankan.
*********
David sedang menyiapkan perjalanan untuk arsenio menuju ke tempat yang telah David arahkan itu, sementara lion dan Leo menyiapkan para pasukan khusus mata mata untuk melakukan penyelidikan di sana nantinya.
Tanpa membutuhkan waktu yang lama semuanya sudah siap, mereka pun segera terbang dengan pesawat jet pribadi Arsenio dengan penuh persiapan.
DI DALAM PESAWAT.....
"Bos aku rasa jika Arka pelakunya,tidak mungkin dia berdiri sendiri, pasti dia berada di balik pertolongan seseorang yang sangat berpengaruh juga." ucap Lion pada arsenio.
"Yaa...kau benar aku akan segera menemukan orang itu." jawab arsenio dengan mengepalkan tangannya.
***********
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰
__ADS_1