
Tanpa membutuhkan waktu yang lama semuanya sudah siap, mereka pun segera terbang dengan pesawat jet pribadi Arsenio dengan penuh persiapan.
DI DALAM PESAWAT.....
"Bos aku rasa jika Arka pelakunya,tidak mungkin dia berdiri sendiri, pasti dia berada di balik pertolongan seseorang yang sangat berpengaruh juga." ucap Lion pada arsenio.
"Yaa...kau benar aku akan segera menemukan orang itu." jawab arsenio dengan mengepalkan tangannya.
*********
Di seluruh media dan saluran televisi kini di hebohkan oleh berita penculikan pengantin wanita dari seorang pengusaha muda yang berkuasa.
Keluarga Aqila terutama ayah nya sangat syok dengan semua kejadian ini, bi Marni terus menenangkan nya juga adik kecil Aqila yaitu Kania yang terus saja menangis.
"Tenang saja pak de lebih baik kita berdoa agar non Aqila tidak apa apa." ucap bi Marni sembari mengelus ngelus rambut Kania .
"Saya juga harap begitu mbok, semoga Putri ku tidak apa apa." ucap ayah Aqila dengan wajah yang sendu.
**********
Rahel terbangun dari tidur nyenyak nya, sudah sangat lama dia tidak tidur nyenyak seperti ini.
Dia melihat di sekeliling nya yang terlihat berbeda hingga Rahel menyadari jika dia di suruh beristirahat di sini oleh David.
"Ough iya dia kemana ya kenapa belum juga kembali." ucap Rahel sembari mulai menyusuri setiap ruangan di rumah itu.
Kruk....kruk....
Perut Rahel sangat lapar sekarang, Rahel pun memutuskan untuk pulang ke rumah nya tetapi saat dia ingin membuka pintu rumah itu ternyata tidak bisa karna di kunci.
Dengan susah payah Rahel terus mencoba tetapi tetap saja gagal hingga dia mulai pasrah karna tenaganya yang sudah mulai habis.
Setelah beberapa saat merebahkan tubuhnya kembali, Rahel tiba tiba teringat jika David telah menyiapkan makanan di dalam lemari es jika Rahel merasa lapar.
Akhirnya Rahel segera berjalan menuju lemari es itu dan benar saja ketika di buka mata Rahel terbelalak karna banyak nya makanan yang di sediakan oleh David untuk nya.
Tetapi Rahel tidak ambil pusing dia segera menghangatkan makanan yang telah ada lalu menyantapnya sendirian dengan lahap.
"Baik juga ternyata....tetapi kenapa pintunya di kunci ya." ucap Rahel dengan mulut yang penuh dengan makanan.
*********
Aqila mulai membuka matanya dengan berat,dia sudah sadarkan diri tetapi ketika hendak turun dari kasur itu, Aqila menyadari jika kedua tangan nya sudah diikat di kedua sisi ranjang.
"Kau sudah sadar sayang, ayo makan lah aku telah membuatkan makanan yang sangat lezat untukmu." ucap Arka dengan membawa makanan di tangannya.
Aqila tak habis pikir dengan tingkah Arka yang menjadi sangat kejam seperti sekarang ini, rasanya Arka yang dulu Aqila kenal adalah orang yang sangat berbeda dengan Arka yang saat ini ada di hadapan nya.
"Kenapa kau menatap ku seperti itu hmmm?" tanya Arka yang melihat sorot mata kebencian dari Aqila untuknya.
__ADS_1
"Arka masih belum terlambat untuk kau mengembalikan ku dan meminta maap pada tuan mu, aku akan membantu mu untuk meminta ampunan agar kau di ampuni oleh nya." ucap Aqila dengan lantang.
"Apa maksud mu!" bentak Arka.
"Berhenti mengingat nya karna selamanya kini kau hanya akan hidup berdua dengan ku saja!!!" teriak Arka seperti orang yang tidak mampu mengendalikan diri nya sendiri.
Arka mencengkram kuat pipi Aqila dengan tangan nya.
"Aku sangat mencintaimu apa kau tau, aku tidak ingin menyakiti mu tetapi mengapa kau selalu melukai hati ku dengan terus mengingat pria lain selain diri ku." ucap Arka dengan tatapan dingin nya.
Aqila menangis tersedu melihat Arka yang tampak sangat berantakan, Aqila juga merasa kan takut di dalam hati nya karna arka sudah sangat jauh berbeda dari diri nya sendiri.
"Aku tidak ingin kau kenapa Napa Arka apa kau tidak takut dengan hukuman yang akan di terima oleh mu nanti, ini perbuatan yang sangat salah Arka berhentilah."ucap Aqila dengan tangisan nya yang sangat menyayat hati.
"Walaupun aku harus mati setidak nya aku tidak akan pernah menyesal karna pernah memiliki mu seutuhnya dan itu akan aku lakukan sekarang juga." ucap Arka dengan senyum yang menakut kan.
"Apa maksud mu menjauh dari ku!!!!" teriak Aqila.
Arka tidak mendengarkan nya dan Dengan cepat Arka mulai menggerayangi tubuh Aqila yang masih terbalut dalam gaun pengantin nya.
Arka mulai menciumi leher jenjang Aqila dan meninggalkan banyak tanda di sana.
Aqila tidak bisa melakukan perlawanan apa pun karna kedua tangan nya terikat dengan kuat.
"Arka tolong hentikan....." ucap Aqila dengan suara pilu yang menyedihkan.
"Kau iblis menjauh dari ku!!!!!" Teriak Aqila dengan sekuat tenaga.
Aqila meludah tepat di wajah arka dan itu membuat amarah Arka semakin memuncak hingga Arka berlaku kasar pada Aqila.
SRAK.....
Arka menyobek gaun pengantin aqila hingga kini Aqila hanya tampak dengan pakaian dalam nya saja.
Ketika Arka Hendak melucuti pakaian dalam Aqila tiba tiba terdengar suara gebrakan pintu kamar dengan sangat keras.
"Jangan coba coba menyentuh punya ku bajingan."
DEG......
Suara yang familiar kini terdengar jelas oleh arka.
"Bos....tidak mungkin." ucap Arka di dalam benaknya.
Arsenio langsung menghampiri Arka yang masih berada di atas tubuh Aqila, pemandangan itu membuat arsenio terbakar, hingga dengan kerasnya dia mencengkram kerah baju Arka dan menariknya hingga Arka tersungkur di atas lantai.
Lion dan Leo hanya berdiri mematung karna sangat syok melihat semua kejadian yang seperti mimpi bagi mereka.
Berbeda dengan David yang langsung buru buru menyelimuti tubuh Aqila dan melepaskan kedua ikatan pada tangannya.
__ADS_1
"Kenapa kau melakukan ini sialan!!!" ucap arsenio yang saling melemparkan tatapan tajam satu sama lainnya.
"Maapkan aku bos, tapi aku mencintai nya jauh sebelum kau jatuh cinta padanya." ucap Arka.
BUGH....
Satu pukulan keras arsenio mendarat di wajah arka hingga hidungnya mengeluarkan cairan merah.
"Aku sangat percaya pada mu tetapi kau malah mengkhianati mu bajingan , aku tidak akan mengampuni mu!!!"ucap arsenio dengan meng gertakan gigi nya.
Di sana terjadi adu jotos antara arsenio dan Arka namun bagaimana pun ilmu bela diri arsenio lebih atas dari pada nya hingga sekarang Arka seperti mandi darah di buat arsenio, Leo dan lion dengan cepat menahan bos nya itu dari Amarah yang sudah tidak bisa terkontrol.
Arka sudah terkulai lemas dan seperti orang sekarat sekarang, sekujur tubuh nya di penuhi dengan darah segar ,David Leo dan lion sangat tidak tega melihat itu semua tetapi mereka juga tidak habis pikir dengan. kelakuan nekat yang di lakukan oleh arka.
Aqila yang melihat itu sekujur tubuh nya gemetar dengan hebat, bibir nya kini sangat lah pucat pasi karna melihat hal yang sangat mengerikan yang baru saja terjadi.
"Kau tidak apa apa?" tanya arsenio dengan memeluk erat tubuh Aqila.
Namun Aqila masih tampak syok dan ketakutan , arsenio yang mengetahui itu segera menggendong tubuh Aqila yang terbalut selimut dan segera membawanya untuk pulang ke mansion bersamanya.
"Urus pengkhianat itu." ucap arsenio kepada ketiga nya.
David hanya mengangguk kan kepalanya begitu pun dengan Leo dan lion.
FLASH BACK ON
Semua anak buah arsenio menyisir tempat yang telah di perintahkan oleh bos nya untuk mencari keberadaan Arka, tetapi tidak satu pun diantara mereka yang dapat menemukan keberadaan nya.
Arsenio hampir berputus asa hingga dia mengingat sesuatu yang pernah dulu Arka katakan padanya.
"Bos jika aku tertangkap oleh musuh dan keberadaan ku sulit untuk di lacak, maka kau gunakan kode ini untuk melacak keberadaan ku karna aku telah memasukan cip ke dalam tangan ku ini agar keberadaan ku terpantau oleh mu." ucap Arka dahulu yang akan melakukan pertempuran dengan musuh arsenio.
Arsenio pun langsung meminta laptop pada David dan mencoba memasukan kode yang telah di beri tahukan oleh arka padanya dulu.
Arsenio tidak menyangka jika kode itu berhasil menemukan keberadaan Arka hingga dengan buru buru arsenio mengerahkan pesawat nya ke tempat yang di tuju.
Arsenio di bawa ke sebuah rumah oleh pelacak tempat itu dan benar saja ketika masuk arsenio langsung mendengar suara Aqila hingga pada akhirnya dia melihat pemandangan yang begitu menjijikan di hadapannya.
FLASH BACK OF.
*************
Bela yang mendengar berita sore hari ini begitu di buat kaget, dia tidak menyangka seseorang begitu berani merusak hati bahagia arsenio yang terkenal kejam dan pantang mengampuni musuh nya.
"Ya ampun aku tidak bisa membayangkn betapa akan hancur nya dalang yang berada di balik ini semua, apa dia tidak tau bahwa arsenio begitu kejam." ucap Bella sambil menutup mulutnya.
***********
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰
__ADS_1