
Akhirnya Roy berinisiatif mengajak Selina untuk berbelanja karna roy tau jika wanita tidak mungkin menolak jika di ajak berbelanja.
"Selina aku ingin kau menemaniku berjalan jalan."ucap Roy menghampiri Selina yang sedang mengerjakan suatu berkas.
"Saat jam bekerja? apa kau tidak salah?"tanya Selina merasa aneh dengan sikap Roy.
"Sudah lah cepat kau ikut aku."ucap Roy menarik tangan Selina.
"Tapi bukan kah akan ada tamu penting sekarang ya Roy?"tanya Selina.
"Sudah lah kau jangan banyak bicara ikut saja."ujar Roy tidak mendengarkan Selina yang terus saja mengoceh menanyakan ini itu padanya.
******
Arka yang bingung harus membawa Aqila ke mana lagi sedangkan sudah terlambat baginya jika harus membawa Aqila keluar negeri karena semua bandara akan sudah di awasi oleh pengawal arsenio,sedangkan di sisi lain Arka tidak bisa membiarkan Aqila tetap tinggal di rumah itu karena Arka sudah mempunyai firasat buruk yang akan terjadi.
"Maapkan aku tapi sebaiknya kita kembali lagi ke mansion untuk sementara waktu."ucap Arka dengan tiba tiba dan itu membuat Aqila sangat
syok.
"Ta..tapi mengapa? aku sudah mulai nyaman dengan hidup yang seperti ini." ucap Aqila yang enggan untuk kembali ke mansion arsenio.
"Aku mengerti tetapi kita dalam bahaya saat ini ,aku berjanji padamu akan membawamu pergi kembali untuk selamanya dan membuatmu hidup bahagia sekali ini saja percaya padaku." ucap Arka meyakinkan Aqila.
"Tetapi aku takut...terus bagaimana jika arsenio tau kau lah orang yang membawa ku pergi."tanya Aqila.
"Kau jangan khawatir aku akan mengurus itu semua."jawab Arka.
*******
Arsenio yang telah sadar kini sedang berdiri di atas balkon,tampak di bawah nya terlihat para tahanan arsenio yang sudah di jajarkan. rupanya mereka menjadi salah satu sasaran kemarahan arsenio,mereka di bunuh dengan tembakan yang membabi buta oleh arsenio untuk melampiaskan amarahnya.
"Pelurunya habis,isi kan kembali."perintah Arsenio pada anak buahnya.
David , Leo ,dan lion yang melihat kejadian itu dari bawah balkon tidak bisa berbuat apa apa karena mereka tahu bagaimana bos nya berubah menjadi monster mengerikan di saat dia sedang emosi.
Ketika hendak menarik peluru dari pistol nya ponsel arsenio berbunyi dan terlihat disana ada panggilan masuk dari Arka, arsenio pun menjawab panggilan itu.
"Hallo bos,aku menemukan Aqila ." ucap Arka di telpon.
Dan perkataan itu mampu membuat arsenio serasa senang seketika hingga dia meninggalkan balkon dan tahanan nya begitu saja .
__ADS_1
"Di mana? apakah dia baik baik saja?"tanya arsenio di telpon dengan nada yang sangat antusias.
"Aku akan membawanya dan menjelaskan ketika sudah sampai di mansion mu."ucap Arka.
"Baik cepat lah kemari ."ucap arsenio menutup telponnya.
*******
Bi Marni yang tidak sengaja mendengar percakapan arsenio d telpon tadi merasa sangat bingung, bukan kah Arka yang membawa aqila pergi,lalu kenapa membawa nya kembali.
"ya Tuhan semoga tidak terjadi hal buruk."ucap bi marni dalam batin nya.
*******
Tidak lama kemudian mobil Arka telah tiba di mansion ,disana sudah ada arsenio yang menunggunya.
Arka pun keluar dari mobi, dan di dalam mobil terdapat Aqila dan seorang pria yang terikat di sana.
"Bagaimana kau bisa menemukan nya?" tanya arsenio tanpa merasa curiga.
"Aku sudah menemukan identitas pengawal yang waktu itu kau cari dan benar saja Aqila pergi bersamanya." jawab Arka menciptakan alur cerita nya.
FLASHBACK ON.
Akhirnya Arka membayar orang dengan bayaran yang sangat tinggi untuk di jadikan tumbal yang nantinya harus mengakui kesalahan yang bahkan bukan dia yang melakukan,dan kebetulan Arka bertemu dengan pria miskin yang sedang sangat membutuhkan uang untuk menghidupi keluarganya dan dia setuju dengan konsekuensi yang akan dia terima bahkan jika harus menyerahkan nyawanya sendiri.arka pun memberitahu apa yang harus dia lakukan dan apa yang sedang terjadi pada pria itu.
Awalnya Aqila sangat tidak setuju dengan rencana Arka tetapi dia tidak bisa berbuat apa pun karna tidak ada cara lain untuk menghadapi masalah ini.
FLASHBACK OFF.
Arsenio menghampiri Aqila yang berada dalam mobil itu dan menarik tangannya dengan paksa untuk keluar.
"Kalian urus pria bajingan itu aku ingin menghukum dia dengan seberat beratnya."ucap arsenio sembari pergi dengan menyeret Aqila.
"Maap kan aku tidak bisa melindungi mu."ucap Arka dalam batinnya.
Bi Marni yang melihat kedatangan Aqila kembali sangat takut jika arsenio sampai melukainya karna keberanian Aqila yang memutuskan untuk pergi dari mansion.
Aqila di seret oleh arsenio ke kamar nya.
"Kau pikir kau bisa pergi dari ku hah?"tanya arsenio dengan menjambak rambut Aqila.
__ADS_1
Aqila hanya meringis kesakitan.
"Aku selalu menghukum para peng khianat dengan keji,kau tau itu."ucap arsenio.
Arsenio dengan tiba tiba mengambil borgol yang ada di laci kamar itu dan memborgol kan nya pada tangan Aqila yang di hubungkan pada tiang ranjang.aqila memberontak tidak terima jika dirinya di perlakukan seperti itu lagi.
"Lepaskan aku ,aku tidak mau ada di sini tuan."teriak Aqila.
Namun arsenio tidak mendengarkan nya dan terus tetap fokus memasang kan borgol pada tangan Aqila satunya lagi.
Kini kedua tangan Aqila terborgol pada masing masing tiang ranjang dan membuatnya tidak bisa bergerak.
"Kau wanita murahan yang tidak tau diri."ucap arsenio.
"Tuan tidak pantas menyebut ku wanita murahan sedangkan dirimu sendiri menjadi manusia yang tidak punya hati."ucap Aqila dengan berani.
"Diam kau ."
PLAK...
Arsenio menampar Aqila dengan sangat keras hingga Aqila pingsan tidak sadarkan diri.
*******
David melihat kedalam mobil di sana terdapat seorang pria yang di sebut Arka sebagai dalang dari kepergian aqila.
Dari penampilan nya saja David yakin jika dia bukan lah orangnya.
"Cepat lah bawa dia apa yang kau lihat?"tanya Lion.
"Bukan apa apa."jawab David dengan mata yang terus tertuju ke arah Arka.
Akhirnya keempat sejoli itu membawa pria malang yang tidak berdosa menuju ruang tahanan di bawah tanah untuk sementara waktu sembari menunggu perintah dari bos mereka Arsenio untuk memutuskan hukuman apa yang pantas dia dapatkan.
"Kau kemana saja kawan,biasanya jika pergi selalu mengajak kami."ucap Leo.
"Aku ada urusan mendadak jadi tidak sempat mengabari kalian hehe."jawab Arka dengan ekspresi wajah tidak bersalah.
Di tengah perbincangan mereka Arsenio datang dengan membawa singa jinak peliharaan nya.
Keempat sejoli itu terperanjat kaget dengan apa yang arsenio lakukan .
__ADS_1
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰