
"Maap kan aku,aku akan menjagamu."ucap arsenio menggenggam tangan Aqila.
Entah mengapa Aqila merasa nyaman dengan perlakuan arsenio meskipun masih sedikit kasar.
******************
Setelah beberapa hari menjalani perawatan yang insentif di mansion kini keadaan Aqila sudah mulai membaik. matahari pagi pun tengah menyapa.
"Hey bangun gadis bodoh kau harus minum obat."ucap arsenio membawa sarapan dan obat yang harus Aqila minum.
Mendengar kata obat membuat Aqila harus berpura pura untuk tetap tertidur karena enggan memakan obat yang besar dan pahit baginya.
"Hey aku tahu kau sudah bangun jadi cepat lah buka matamu dan makan bersamaku atau...aku yang akan melahap mu.
Aqila pun dengan buru buru membuka matanya dan terbangun dari tidurnya.
"Jangan makan aku tuan ."ucap Aqila memeluk dirinya.
"Mengapa jangan kau terlihat sangat lezat."ujar Arsenio tersenyum jahil.
"Apa tidak ada makanan lain hingga kau ingin memakan ku daging ku kan sedikit tuan."jawab Aqila dengan polosnya.
Arsenio mengira Aqila tau maksud dari perkataan nya tetapi dia salah Aqila masih sangat polos untuk mempunyai pikiran yang kotor seperti nya.
"Cepat lah makan aku akan mengajakmu jalan jalan agar kau tidak jenuh terus berada di mansion ini ."ucap arsenio.
"Benarkah tuan?"tanya Aqila dengan mata yang berbinar.
"Asalkan kau jangan memuntahkan obat yang hendak kau minum , mengerti?"tanya arsenio.
"Hmmm baiklah tuan aku akan mencobanya."jawab Aqila dengan wajah pasrahnya.
*****************
Berbeda dengan arsenio ,Roy sedang sibuk mengerjakan proyek perusahaan yang harus segera di bereskan untuk mengosongkan jadwal bos nya beberapa hari kedepan.
Begitupun dengan keempat sejoli yang sedang sibuk menyiapkan segala sesuatu yang bos nya perintah kan untuk rencana berlibur ke pulau pribadi bosnya dan merancang makan malam romantis di sana.
"Aduhh bos ada ada saja memberi tugas seperti ini pada kita yang bahkan belum pernah merasakan jatuh cinta pada wanita."ujar Lion.
"Kau tenang saja kita kan punya kawan playboy biar dia saja yang menyiapkan makan malam ROMANTIS itu."timpal Leo sembari menyenggol Arka.
"Bodoh aku hanya memakai nya dan tidak pernah melakukan hal hal bocah seperti ini."jawab arka.
Karena diantara mereka ber empat tidak mengetahui apa yang harus mereka lakukan akhirnya mereka menelpon Roy untuk menanyakan apa saja barang barang harus di beli untuk menyiapkan acara penting bosnya itu.
"Halo sekertaris payah apa saja properti yang harus kita beli untuk menghias tempat makan malam bos dan nyonya nya itu agar terlihat romantis?"tanya Lion.
Mendengar pertanyaan konyol dari rekannya itu niat usil Roy menggebu.
"kalian hanya perlu ke toko perlengkapan ulang tahun ,beli saja paket hiasan ulang tahun di sana."ucap Roy dengan menahan tawa nya.
"Oughhh begitu baiklah."ucap Lion tanpa merasa curiga mematikan telpon.
__ADS_1
******************
DI KAMAR AQILA.....
"Tuan....biar bibi saja yang menemani nona Aqila meminum obatnya."ucap bi Marni tidak tega melihat muka Aqila yang sudah bersusah payah menelan obat obat nya itu.
"Tidak bi... seperti nya kau bersekongkol dengan nya agar dia tidak meminum rutin obat obat nya."tebak arsenio dengan tepat.
Ketika Aqila kesusahan meminum obat nya dan merengek layaknya anak kecil kepada BI Marni untuk tidak memaksa nya meminum obat, bi Marni sering kali menuruti keinginannya, saat arsenio menebak kelakuan nya itu sontak bi Marni langsung terdiam.
"Sudah tuan yey!!! obatnya sudah masuk ke perut."ucap Aqila dengan wajah yang ceria.
"Anak baik ."ucap arsenio sembari mengelus rambut Aqila seperti mengelus rambut anak kecil.
Mendapatkan perlakuan seperti itu membuat Aqila menjadi sangat gugup dan sedikit takut karna sikap arsenio tidak bisa di tebak dan bisa ber ubah ubah setiap saat.
"Baiklah sekarang kau kemasi barang yang kau perlukan masukan ke dalam koper ini, Bi bantu dia berkemas yah."ujar Arsenio.
"Baik tuan..."jawab bi Marni.
********************
Kini keempat sejoli itu sedang berada di toko peralatan ulang tahun,pelayan disana merasa lucu ketika keempat pemuda tampan dan gagah tetapi berperilaku seperti layaknya kanak kanak.
"Pakai ini kurasa cocok untuk mu."ucap David memakai kan bando pada lion.
Mereka pun tertawa dengan kelakuan konyol nya sendiri.
"Katanya beli paket ulang tahun."jawab Lion.
Mereka pun membeli properti lengkap birthday party dan segera pulang ke mansion.
*****************
Di kantor....
"Berapa lama kau akan berlibur tuan."tanya Roy.
"Hanya dua sampai tiga hari ."jawab arsenio sambil mengecek berkas berkas yang di berikan oleh Roy.
"Apa kau yakin tidak akan membawa pengawal untuk menemani mu tuan?"tanya Roy.
"Kurasa penjaga pulau ku sudah cukup banyak."jawab arsenio.
"Baiklah terserah pada mu saja."ucap Roy.
********************
Di telpon.....
"Apa kalian sudah menyiapkan semuanya?"tanya arsenio.
"Sudah bos kami sedang memasukan barang barang nya ke helikopter sebentar lagi kita berangkat bos."ujar David.
__ADS_1
"Baiklah ingat yah jangan sampai gagal!!"ucap arsenio dengan nada menekan.
"Okey bosss."jawab David.
********************
Di mansion...
Aqila di bantu oleh bi Marni sedang sibuk mengemas barang untuk mempersiapkan liburan nya.
Saking sibuknya mereka tidak menyadari kehadiran arsenio yang dari tadi sudah memperhatikan mereka.
"Ekhem..."arsenio berdehem.
"Kau mau pergi berlibur atau pergi dari mansion ku."ucap arsenio.
"Emmm sebenarnya aku bingung tuan aku tidak tau kita mau pergi kemana jadi aku bingung apa saja yang harus aku bawa."jawab Aqila sambil menunduk.
"Sudah lah nanti malam kita berangkat kurangi barang bawaan mu."ucap arsenio dengan nada kesal.
***************
Keempat sejoli itu telah tiba di pulau pribadi bos nya disana terdapat pantai yang masih asri dan terjaga air yang jernih dan pemandangan yang menyegarkan mata.
Mereka mulai mendekor untuk makan malam romantis bos nya di sisi pantai namun yang terlihat seperti akan ada pesta ulang tahun disana.
"Akhirnya selesai juga bos pasti menyukai nya."ucap Lion dengan bangga.
"Tunggu...tunggu sepertinya kita di bodoh bodohi oleh si sekertaris payah itu, menurut ku ini tidak romantis tetapi seperti akan merayakan hari ulang tahun wah...bisa bisa bos marah pada kita."ucap David.
"Iya juga ya."jawab yang lain setelah menyadari bahwa mereka sepertinya salah konsep.
"Terus bagaimana sekarang?"tanya Lion.
"Suruh saja orang orang disini toh jabatan kita lebih tinggi ."ucap Arka .
"Kau pintar juga kawan."jawab Lion.
Akhirnya mereka mengubah semua konsep yang sudah mereka dekor dengan susah payah dan menyuruh penjaga disana untuk mendekorasi ulang .
*************
Arsenio dan aqila pun bergegas menuju jet pribadi Arsenio.
"Tuan aku takut ,aku tidak pernah naik sebelumnya."ujar Aqila.
"Kau tidak usah khawatir ada aku bukan."ucap arsenio dengan mengedipkan sebelah matanya.
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰
__ADS_1