
Aqila melihat perlakuan yang sangat baik dari arsenio pada adiknya membuat Aqila merasa senang dan tersentuh.
"Ough ya nona apa kau tidak sakit mata mempunyai pacar jelek seperti nya,ganteng an juga aku."ucap Leo pada amara.
"Diam kau bodoh."ucap Roy dengan kesal.
Amara hanya tersenyum menikmati acara hangat yang sederhana seperti ini.
"Tuan... terimakasih atas kebaikan hati mu yang telah mengundang kami untuk makan malam di sini."ucap ayah Aqila.
"Ah aku juga ingin berterima kasih tuan..aku akan sangat senang jika ada acara seperti ini lagi."timbal ibu tiri Aqila.
"Nikmatilah."ucap arsenio dengan singkat.
*******
Makan malam itu berjalan dengan lancar,semua orang tampak sangat menikmati hidangan yang special di buat kan oleh Aqila.
"Tuan,aku pergi dulu terimakasih atas undangannya."ucap Roy pada arsenio.
"Terimakasih tuan arsenio atas hidangan yang begitu lezat pada malam ini."sambung Amara tersenyum hangat.
"Baiklah hati hati di jalan."ucap arsenio.
Akhirnya Roy dan Aqila pergi terlebih dahulu menuju mobilnya.
"Tuan kami ucapkan terimakasih banyak atas undangan makan malam ini saya sangat bahagia bisa bertemu dengan putri tercinta kami."ucap ayah Aqila yang duduk di kursi roda.
Keluarga Aqila pun bersiap diantar kan pulang kembali oleh keempat sejoli itu.
"Kakak aku akan merindukan mu."ucap Kania dengan memeluk Aqila.
"Jaga baik baik ayah yah adik,kakak ingin kita berkumpul seperti dulu."ucap aqila pada Kania.
Akhirnya semua orang kembali ke rumahnya masing masing dan menyisakan arsenio dan aqila serta para pelayan di Mansion.
"Apa kau tidak ingin mewujudkan keinginan adikmu ?"bisik arsenio.
"Apa itu tuan?"tanya Aqila.
"Membuat bayi kecil."jawab arsenio dengan muka jahil nya.
Aqila pun buru buru menuju kamarnya dengan berlari kecil meninggalkan arsenio.
"Hey kau mau kemana aku belum selesai berbicara."teriak arsenio.
********
"Apa kau ingin langsung pulang?atau kah kita mampir dulu ke pasar malam disana ada penjual eskrim yang sangat lezat."ucap Roy.
"Benarkah? jika begitu ayo kita kesana untuk membelinya aku sangat suka eskrim."jawab Amara.
Akhirnya mobil mereka menyisir jalan yang sepi menuju pasar malam yang ramai.
*******
Selina yang pada malam itu sedang bersenang senang di club' melihat seorang pria yang gagah dan tampan sedang di kelilingi oleh wanita wanita yang cantik,dan tidak lain itu adalah arkanza.
__ADS_1
"Apakah aku boleh duduk menemani mu tuan?"tanya Selina.
Arkanza yang melihat penampilan dan rupa Selina yang lumayan sesuai dengan seleranya mengijinkan Selina untuk menemani nya malam itu.
"Duduk lah ."ucap arkanza menepuk nepuk pahanya agar Selina duduk di atas pangkuannya.
Selina pun dengan senang hati duduk di pangkuan arkanza dan mengalungkan tangannya di leher arkanza.
"Siapa namamu?"tanya arkanza.
"Nama ku Selina,aku anak dari tuan boren seorang pebisnis yang kaya raya."jawab Selina dengan percaya diri nya.
Arkanza yang tidak asing dengan nama boren tersenyum miring.
"Senang bertemu dengan mu."ucap arkanza.
"Apa kau ingin bersenang-senang?"lanjutnya.
"Tentu tuan."ucap Selina yang sudah mulai mabok karna terlalu banyak meminum alkohol.
********
"Terimakasih tuan telah mengantarkan kami sampai rumah."ucap ayah Aqila.
"Tidak apa apa paman ini sudah menjadi tugas kami."ucap Arka.
berbeda dengan ayah Aqila dan Kania yang mengucapkan terima kasih pada keempat sejoli itu,ibu tiri Aqila malah meleos begitu saja pergi ke dalam rumahnya .
Akhirnya keempat sejoli itu pun bergegas kembali naik ke dalam mobilnya.
"Aku pun sama karna terlalu banyak melihat wanita yang di bawa oleh si sekertaris payah itu ,dia sangat cantik dan terlihat anggun."ucap leo.
"Hey awas kau akan ku adukan padanya."ucap David.
"Adukan saja aku tidak takut."jawab Leo menantang.
"Bagaimana kalau kita membeli makanan di pasar baru itu ku rasa jajanan nya terlihat sangat enak."ucap Arka yang melihat ada pasar malam di depan.
"Wahhh boleh juga kawan."ucap David.
Akhirnya mereka ber empat mengelilingi pasar baru itu dan membeli beberapa jajanan disana.
Tubuh mereka yang kekar di tambah dengan wajah mereka yang tampan,membuat para wanita yang ada di sana tergoda oleh kharismanya,mereka ber empat telah menjadi pusat perhatian para wanita sekarang.
"Emm maap tuan tuan apakah aku dan teman ku boleh meminta Poto."ucap seorang wanita.
"Kita bukan artis."ucap Leo dan lion.
Arka hanya fokus memakan jajanan yang telah di belinya.
Sedangkan David yang terkenal playboy tidak pernah menolak permintaan para wanita dan malah balik menggodanya.
"Boleh kemari lah nona nona."ucap David.
Seketika David di kerumuni oleh wanita wanita yang ingin meminta Poto bersamanya.
Namun,di sela sela itu David seperti melihat Rahel yang berada di pasar malam itu akhirnya dia mencoba untuk mengejar apa yang telah dia lihat itu.
__ADS_1
"Tuan kau mau kemana aku belum selesai Poto."teriak para wanita .
"Sebentar ya manis manis ku ada urusan mendesak."ucap David sembari berlari.
"Mau kemana cengunguk itu?"tanya Lion.
"Biarkan saja dia pergi nanti juga kembali."jawab Arka.
********
Amara dan Roy yang sedang menikmati eskrim berdua tampak menikmati suasana di malam itu,mereka berdua terlihat lebih akrab satu sama lain.
"Roy terimakasih aku sudah lama tidak seperti ini."ucap Amara.
"Tidak usah berterima kasih,kau yang sudah membuatku senang malam ini."jawab Roy.
"Benarkah?mengapa."tanya Amara dengan muka yang terlihat sangat cantik.
"Karna kau sangat cantik Amara."jawab Roy dengan jujur.
"Kau ini bisa saja."ucap Amara sembari tertawa geli.
********
"Tuan terimakasih kau sudah sangat baik pada keluarga ku,meskipun sampai sekarang aku tidak tau untuk apa di sini dan apa gunanya tapi aku tau jika kau telah menanggung biaya hidup ku."ucap Aqila.
Arsenio sangat tersentuh dengan ucapan terimakasih yang Aqila sampaikan padanya.
"Lalu kenapa kau ingin pergi dariku?"tanya arsenio dengan ekspresi wajah yang serius.
"Aku ingin bekerja tuan,aku ingin menggapai apa yang aku inginkan." jawab Aqila.
"Apakah kau tidak suka dengan semua kemewahan ini?"tanya arsenio.
"Bukan begitu tuan...."
"Lalu apa yang kau ingin kan?" Arsenio kembali bertanya.
"Aku ingin kuliah dan mewujudkan cita cita ku."ucap Aqila dengan wajah tersenyum.
"Hanya ingin kuliah."ucap arsenio.
"Mungkin hal ini terdengar sepele oleh orang orang berada sepertimu tuan,tapi untuk orang rendah seperti ku sangat sulit menggapai mimpi itu."ucap Aqila dengan wajah yang tertunduk.
"Aku akan mengurus semuanya tiga hari kedepan kau boleh langsung kuliah di mana pun yang kau mau."ucap arsenio mengacak ngacak gemas rambut Aqila.
"Benarkah tuan?"tanya Aqila dengan mata berbinar.
"Dengan satu syarat."ucap arsenio.
"Apa itu?"tanya Aqila.
"Kau harus memberikan tubuh mu untuk ku."jawab arsenio dengan senyum tipisnya.
"APA." Aqila kaget mendengar apa yang arsenio inginkan darinya.
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰
__ADS_1