TAWANAN DUDA MAFIA

TAWANAN DUDA MAFIA
STATUS ABIAN


__ADS_3

Badan Selina berkeringat dingin, sepertinya arsenio sudah mencurigai makanan yang dia makan mengandung obat dan itu tidak lain adalah ulah nya.


"Bawa sekarang juga kehadapan ku."ujar Arsenio.


Meskipun merasa aneh,namun Roy tidak berani bertanya banyak hal,Roy langsung menuju ke rumah nya untuk mengambil sisa makanan itu dan meninggalkan Selina yang kini hanya ber dua dengan arsenio di ruangan itu.


"Apa kau yang melakukan nya?" tanya arsenio dengan sorot mata yang tajam.


DEG...BADAN SELINA BERGETAR SEKETIKA...


*******


Bi Marni terus membujuk Aqila yang mengurung dirinya di kamar sejak kejadian tadi.


"Non jangan begitu,nanti tuan memarahi mereka non tau kan jika tuan sudah marah akan seperti apa,lebih baik kita membuat udang itu sama sama yu non." bujuk bi Marni yang berada di balik pintu kamar Aqila.


Mendengar ucapan bi Marni membuat Aqila berpikir sejenak,,,,


"Benar juga apa yang di katakan bibi,lagi pula hanya makanan kenapa aku bisa sekesal ini." gerutu Aqila sembari bangun dari kasur nya untuk bergegas membuka kan pintu .


"Maap kan aku bi." ucap Aqila menundukkan wajahnya.


"Tidak usah minta maap non tidak bersalah,ayo non bibi buatkan masakan yang lebih enak untuk non." ucap bi Marni yang menghibur Aqila.


Aqila menjadi antusias kembali,lalu dia segera bergegas menuju dapur untuk memasak bersama bi Marni.


*******


"Sial...hampir saja identitas ku ketahuan." ucap Abian dengan kesal.


"Ough sayang ku kau kenapa?" ucap seorang perempuan yang merangkul Abian dari belakang yang tidak lain adalah Bella.


Ya...setelah bela di lepaskan dari hukuman arsenio,Abian kembali mencari bella tetapi hal itu bukan berdasarkan cinta ,tetapi Abian masih membutuhkan harta Bella untuk mendapatkan kekuatan dan dukungan yang nantinya akan di gunakan untuk menghancurkan arsenio, Abian sempat bangkrut karna perusahaan dan sebagian bisnis gelap nya yang d hancurkan oleh arsenio akibat ulah nya yang telah mengusik arsenio,namun dalam beberapa waktu ini Abian sudah mulai kembali bangkit dan merancang rencana rencana jahat untuk balas dendam yang tertunda.

__ADS_1


"Aku hanya ingin segera menghancurkan arsenio." jawab Abian.


"Apa sebaiknya kita tidak usah mempunyai hubungan apa apa lagi dengan nya sayang." ucap bela dengan manja.


"Apa kau sedang meremehkan ku?" tanya Abian yang sedikit tersinggung.


"Tentu aku percaya padamu sayang ku, hanya saja aku sangat takut jika kau kenapa Napa."jawab bela yang tiba tiba ******* bibir Abian dengan penuh napsu.


"Wanita murah" ucap Abian dalam batin nya.


**********


Di ruang kerja arsenio terus saja mengintimidasi Selina ,dia yakin jika Selina lah dalang di balik ini semua dan terlepas dari itu arsenio tetap akan mencari bukti untuk membenarkan kecurigaan nya.


"Aku tidak akan mengampuni orang yang telah melakukan itu, terkecuali dia yang datang mengaku padaku dan langsung meminta maap." ucap arsenio yang memancing Selina agar mengakui perbuatannya.


Benar saja , Selina berpikir jika dia mengakui kesalahannya sekarang mungkin arsenio akan mengampuni nya.


Roy yang baru saja kembali sangat tercengang mendengar perkataan yang Selina katakan.


"Apa maksudnya ini bos?" tanya Roy menghampiri arsenio dan Selina.


Arsenio menjelaskan tentang apa yang terjadi sebenarnya dan itu membuat Roy benar benar tidak habis pikir dengan Selina yang mempunyai ide gila seperti itu hanya karna obsesi nya pada laki laki.


"Maap kan aku aku tidak sengaja." ucap Selina dengan tangisan nya.


"Tentunya aku tidak akan melepaskan mu semudah itu,gara gara kau semua yang ku rencanakan berantakan sialan." jawab Roy dengan menarik rambut Selina hingga dia meringis kesakitan.


Dalam lubuk hati Roy yang paling dalam ada rasa tidak tega dan ingin melindungi Selina dari hukuman kejam yang nanti akan dia terima dari bos nya,namun Roy tidak bisa apa apa karna Selina sangat lah bersalah dalam hal ini.


"Tahan dia dan masukan dalam tahanan di mansion ku." ucap arsenio pada pengawal pribadinya.


"Siap tuan." ucap ke dua pengawal itu.

__ADS_1


Selina pun di seret ke dalam mobil pengawal arsenio,semua karyawan yang ada di sana sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada sekertaris bos nya itu hingga di perlakukan sangat kasar oleh nya.


"Apa yang akan kau lakukan pada nya bos?" tanya Roy dengan mimik muka khawatir.


"Apa peduli mu ,apa kau menyukai nya?" tanya arsenio pada Roy yang terlihat gugup sekarang.


"Tidak mungkin aku menyukai wanita seperti nya,aku hanya penasaran dengan apa yang ingin kau lakukan padanya." ucap Roy mengelak.


"Tentunya akan ku buat kapok dia." jawab Roy dengan tersenyum dingin.


*********


Setelah selesai makan bersama ayah dan ibu nya Amara tampak murung kembali,dan itu membuat kedua orang tua nya bingung.


"Kenapa lagi sayang?" tanya ibu Amara dengan lembut.


"Aku tidak suka KA Abian, dia sangat menyebalkan." jawab Amara dengan mengerutkan bibirnya.


"Menyebalkan bagaimana dia kan baik padamu, meskipun kau sering memarahinya." ucap tuan Toni yang merasa lucu dengan ekspresi wajah Amara.


"Tidak menyebalkan bagaimana ayah,dia jarang sekali menemui kita, dia juga sangat tertutup pada keluarganya apa KA Abian sudah tidak menyayangi kita lagi seperti dulu." ucap Amara.


"Tidak sayang,,,,KA Abian hanya sedang sibuk dengan pekerjaannya,dia tidak ingin bergantung pada ayah dan ibu untuk menjalani hidupnya nanti juga jika kau sudah beranjak dewasa mungkin kau akan sibuk dan melupakan ayah bunda." ucap ibu Amara yang membuat Amara merasa sedih ,dengan tiba tiba Amara memeluk kedua orang tuanya.


"Aku tidak akan melupakan kalian ." ucap Amara dengan meneteskan air mata nya.


Abian adalah anak angkat dari tuan Toni ,setelah lima tahun pernikahan antara tuan Toni dan istrinya mereka belum juga di karuniai seorang anak hingga memutuskan untuk mengadopsi seorang bayi dari langit asuhan yang mereka beri nama Abian,namun setelah dewasa Abian hidup mandiri dan sangat jarang menemui mereka,kadang tuan Toni dan istrinya sangat khawatir jika Abian mencari tahu tentang asal usul keluarganya yang sampai saat ini tuan Toni dan istrinya belum siap untuk mengatakan kebenaran jika Abian bukan anak mereka.


Satu hal yang tuan Toni dan istrinya tidak tau yaitu jika Abian sudah mengetahui semuanya baik identitas asal nya mau pun kehidupan kelam keluarganya yang kini menimbulkan dendam pada dirinya pada sosok arsenio barram.


**********


HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2