
"Sudah cepat makan ,kau bebas mau memakan apa saja makanan yang ada di hadapan mu setelah itu aku punya hukuman untukmu."ujar Arsenio dengan tersenyum miring.
"Tuan...."Aqila tidak melanjutkan ucapannya.
*****************
DI MARKAS RAHASIA...
"Aku akan mendekati gadis itu untuk kembali menjatuhkan arsenio, dengan begitu akan mudah bagiku melakukan apa saja saat dia lengah."ucap Abian.
"Bos aku telah mendapatkan informasi mengenai gadis itu yang ternyata dia hanya gadis yang di jual oleh ibu tirinya untuk menyelamatkan nyawa nya saat hendak di bunuh oleh arsenio."ucap bawahannya.
"Emmmm baik lah berikan ponsel ini pada gadis itu tanpa di ketahui siapapun aku tidak mau tau bagaimana caranya."perintah Abian.
"Baik bos."jawab bawahannya itu.
******************
"Jangan banyak berbicara makanlah sepuasnya sebelum kau mati nanti."ucap arsenio.
Kini di pikiran Aqila mungkin ini makanan terakhir yang akan dia santap,sama dengan novel yang sering dia baca dimana orang yang akan di hukum mati di berikan apapun makanan yang dia mau.oleh karna itu Aqila menyantap makanan itu dengan sangat lahap.
"Kau sudah tidak makan berapa bulan gadis bodoh."ujar Arsenio melihat betapa lahapnya Aqila makan.
"Setidaknya sebelum kau menghukum mati diri ku ,perutku sudah kenyang dengan menyantap makanan yang enak ini."jawab Aqila dengan mulut yang masih penuh makanan.
"Dari mana kau tau aku akan membunuhmu?"tanya Arsenio.
"Aku sering membaca novel dimana orang orang yang akan di hukum mati pasti di berikan makanan yang mewah seperti ini."jawabnya dengan polos.
Mendengar perkataan Aqila membuat arsenio tidak bisa menahan tawa nya,dia tertawa dengan sangat lepas.
"Gadis yang benar benar bodoh."ucap arsenio sembari tertawa.
Melihat dan mendengar dari jauh arsenio bisa tertawa selepas itu membuat bi Marni terharu,bi Marni yang tau arsenio selalu hidup dalam kesepian berharap Aqila bisa menjadi orang yang akan menemani Arsenio nantinya.
***************
Malam pun tiba di ruang kerja pribadinya arsenio melihat berkas yang di berikan oleh keempat sejoli itu.
"Oughhh ternyata si tua Bangka itu ingin bermain main dengan ku lihat saja aku akan sangat menikmati permainan ini."
************
__ADS_1
Tok tok tok ,suara ketukan pintu kamar terdengar dan Aqila membuka pintu kamar nya,Terlihat seorang pria yang asing bagi Aqila dengan membawa sebuah kotak hitam di tangannya.
"Nona aku buru buru aku hanya ingin memberikan barang titipan ini dari seseorang ingat jangan sampai tuan arsenio tau atau dia bisa sangat marah padamu."ujar pria itu.
Tanpa sempat menolak pria itu langsung bergegas pergi meninggalkan Aqila yang kebingungan.Saat Aqila ingin membuka kotak itu tiba tiba saja ia melihat arsenio yang sedang berjalan kearahnya,sontak Aqila pun langsung menyembunyikan kotak tersebut.
"Tuan ada apa?"Tanya Aqila.
"Memangnya harus ada sesuatu dulu baru aku bisa menemuimu ,ini mansion ku aku bebas melakukan apapun termasuk pada orang orang yang ada di dalamnya."ucap arsenio dengan nada yang menekan.
Seperti biasa Aqila hanya menunduk kan kepalanya untuk mencari aman agar dia tidak terkena masalah.
"Ayo temani aku tidur."ucap arsenio sembari merebahkan tubuhnya di ranjang Aqila.
"Tapi tuan..."badan aqila bergetar.
"Aku hanya menyuruhmu untuk tidur seranjang dengan ku dan ini perintah yang tidak bisa untuk kau bantah sekalipun aku menginginkan tubuhmu."bentak arsenio.
Aqila pun tersadar dengan posisinya sekarang dia pun menghampiri arsenio dan ikut merebahkan tubuhnya di samping arsenio.Arsenio memeluk Aqila dengan membenamkan wajahnya ke buah dada Aqila ,Aqila hanya bisa menahan tangisnya ,dia berpikir semurah itukah dirinya.
***********
keesokan paginya ....
"Kau manis juga aku sangat suka wajah polos ini, sekarang kau milikku."ucap arsenio memandang wajah Aqila.
Karna ada urusan di perusahaan nya arsenio pun harus segera bergegas bersiap siap untuk menyelesaikan urusannya.
*************
Di perusahaan arsen company...
"Kemana bos besar apakah dia tidak masuk hari ini ?"tanya Selina pada roy.
"Aku tidak tau fokus saja bekerja jangan sekali kali mencoba menggoda nya atau kau akan menyesal."ucap Roy memperingati Selina.
Di tengah perbincangan Selina dan roy,Arsenio pun datang.
"Ada apa ini."tanya arsenio.
"Tidak ada apa apa tuan aku membuatkan sarapan untukmu ini sangat special."jawab Selina dengan mengedipkan sebelah matanya.
"Aku sudah sarapan buang saja."jawab arsenio tanpa ekspresi.
__ADS_1
Hal itu membuat roy harus menahan tawanya dan membuat Selina yang melihatnya menjadi geram.
**************
Sinar matahari pagi yang menyinari wajah mungil Aqila seakan menyapa hangat dirinya.aqila terbangun dari tidurnya dengan badan yang segar.
"Ahhhhh sudah pagi rupanya."ujar Aqila sambil menguap.
Aqila lalu teringat pada kotak hitam yang di berikan oleh pria misterius itu dan dia pun membuka nya.
"Hah...sebuah ponsel dari siapa ini,disini hanya ada satu nomor."ucap Aqila sambil mengecek ponselnya.
Tiba tiba saja masuk sebuah panggilan dari nomor yang tidak dikenalinya. Awalnya Aqila tidak mengangkat nya tetapi sebuah pesan masuk.
"ANGKAT ATAU KELUARGA MU TIDAK AKAN SELAMAT!!!!" isi pesannya.
Akhirnya Aqila memberanikan diri untuk mengangkat panggilan itu dengan tangan yang gemetar.
"Hallo siapa ini."tanya Aqila.
Namun tidak ada suara yang menjawab pertanyaan nya.Aqila pun mematikan telponnya namun setelah di matikan ada lagi panggilan masuk dari handphone itu.
"Jika kau ingin keluargamu selamat maka temui aku di hotel x besok."
Setelah mengatakan itu panggilan pun di akhiri.
Aqila tidak menghiraukan ucapan ucapan pria asing tadi hingga masuklah sebuah pesan vidio yang akan membuatnya tercengang.
Aqila melihat keluarga nya sedang di ikat di sebuah ruangan yang gelap seperti gudang dengan masing masing tangan mereka yang terikat lalu muncul lagi satu pesan d handphone itu.
[Jika kau tidak datang menemuinya ku besok maka seluruh anggota keluarga mu akan berubah menjadi mayat,ingat!!!datang sendiri dan jangan beritahu siapapun]
"ya Tuhan apa yang harus aku lakukan kenapa seperti ini,siapa dia."ucap Aqila dengan mata yang basah karna menangis.
Aqila pun membalas pesan tersebut.
[aku akan datang jangan sakiti keluarga ku ku mohon besok aku akan menemui mu sesuai dengan yang kau mau]
Melihat balasan seperti itu membuat seorang pria tersenyum jahat ,dia tidak sabar ingin melancarkan rencana yang sudah dia rangkai sejak lama.
"Bersiaplah untuk hancur arsenio barram,kau harus merasakan apa yang aku rasakan akibat ulah ayahmu ,aku berjanji akan membuat mu lebih hancur dari apa yang aku rasakan sekarang."ucap pria itu dengan nada yang lirih.
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰
__ADS_1