
DI DALAM MOBIL..
"Kau mau membawa ku kemana !!" ujar Rahel dengan berteriak.
"Aku hanya ingin kau menemaniku ke acara pernikahan bos ku." jawab David dengan santai.
"Apa kau sudah gila, kenapa haru aku yang kau bawa." ucap Rahel dengan tidak terima.
"Karna aku hanya menyukai mu." jawab David.
Rahel hanya bisa mengelus elus dadanya yang seakan akan akan meledak menghadapi banyak nya cobaan yang Tuhan berikan padanya.
"Aku akan membawamu ke butik terkenal dan kau akan di ubah menjadi wanita yang semakin cantik." ucap David.
Rahel hanya diam saja tidak menjawab karna lelah akan semuanya.
**********
Mobil David pun terparkir di sebuah mall dan dia langsung membawa Rahel ke suatu butik untuk mempersiapkan diri nya di acara pernikahan bos nya yang akan di gelar sore nanti.
"Kenapa tangan mu?" tanya David pada Rahel yang cemberut di sepanjang perjalanan.
"Tidak apa apa." jawab Rahel dengan ketus.
"Aku meminta maap karna telah memaksamu seperti ini karna jika tidak kau tidak akan mau." jelas David.
"Orang orang seperti mu memang begitu, memaksakan kehendak nya sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain, apa kau tidak punya perasaan iba sedikit pun pada rasa trauma ku? bahkan aku masih di dihantui oleh rasa trauma yang disebabkan oleh bos mu yang tidak punya hati itu." ucap Rahel dengan air mata yang mulai berlinang.
Mendengar penuturan kata yang Rahel ucap kan itu seketika mengingat kan David pada kejadian dimana dia di pertemukan oleh Rahel.
David pun menghentikan langkah nya dan memegang kedua pundak Rahel dengan kedua tangan nya.
"Ough ya ampun maap kan aku aku sungguh minta maap padamu,,,,," ucap David dengan muka yang merasa bersalah.
Rahel hanya menundukkan kepalanya dengan air mata yang terus saja mengalir.
"Baik lah aku tidak akan memaksamu untuk ikut ke acara itu, sekarang katakan apa yang kau inginkan sebagai bentuk permintaan maap ku padamu?" tanya David dengan sungguh sungguh.
"Aku hanya ingin hidup tenang tuan David, tubuh dan hati ku sudah sangat rapuh,kau jangan membuatku semakin hancur, aku ingin tenang walau sebentar,kau tidak akan pernah merasakan apa yang aku alami tuan...."ucap Rahel dengan tangis yang pecah.
Mata David berkaca kaca melihat keadaan Rahel yang nampak sangat sengsara, dan itu membuat David tersadar dengan apa yang telah dia perbuat, akhirnya David membawa Rahel kembali ke dalam mobil dan akan membawanya ke rumah sakit untuk memeriksa luka luka nya sebelum diantarkan pulang ke rumah.
*********
DI MANSION ARSENIO.......
Aqila di bawa ke sebuah ruangan yang sudah di sediakan oleh arsenio khusus untuk perawatan nya.
"Silahkan nyonya." ucap seorang perempuan cantik dan muda yang merupakan asisten dari Mrs.genka yaitu seorang tata rias profesional yang terkenal hampir di seluruh dunia.
Aqila pun masuk dan langsung di sambut oleh 1a.
"Selamat pagi nyonya arsenio silahkan duduk di sini." ucap Mrs.genka dengan mempersilahkan Aqila duduk di kursi khusus seperti kursi pijat besar.
"Ini adalah kursi rileksasi untuk membuat otot otot mu menjadi rileks nyonya,setelah ini kau akan berendam dengan air khusus yang telah di sediakan oleh kami lalu selanjutnya tahap terakhir yaitu melakukan perawatan seluruh tubuh seperti lulur perawatan kuku dan yang lain nya ." ucap mrs.genka menjelaskan dengan sangat proporsional dan detail.
Aqila yang baru pertama kali melakukan perawatan yang sangat mewah itu hanya bisa menikmati nya tanpa bertanya apa pun karna dia sendiri juga tidak mengerti.
**********
Di sisi lain bi Marni sedang mempersiapkan untuk sarapan dengan menu yang special di bantu dengan chef chef yang handal.
Sedangkan di sisi lain tampak arsenio yang berjalan menuju kamar yang di tempati oleh keluarga Aqila, arsenio berniat untuk meminta restu pada kedua orang tua Aqila agar acara pernikahan nya berjalan dengan baik.
TOK..tok...tok...
Arsenio mengetuk pintu kamar tersebut, tidak lama pintu itu segera di buka oleh Kania yang merasa sangat bahagia melihat arsenio di depan nya karna Kania yang polos sudah menganggap arsenio seperti kakak nya sendiri.
__ADS_1
"KAKAK IPAR,,,,," teriak Kania dengan memeluk arsenio.
Entah mengapa saat berada bersama Kania sosok kakak seakan langsung melekat pada dirinya.
Hanya dengan satu kali pertemuan saja, Kania dapat meluluhkan hati arsenio yang dingin.
"Hay adik kecil." ucap arsenio dengan mengacak gemas rambut nya.
(VISUAL KANIA).
Melihat kedatangan arsenio ke dua orang tua Aqila pun segera menghampiri nya.
"Selamat pagi tuan..." sapa ibu tiri Aqila dengan sangat canggung karna mengingat betapa kejam nya orang yang ada di hadapannya saat ini.
Arsenio hanya melihat ke arah nya sebentar tanpa menjawab sapaan itu lalu arsenio memalingkan pandangan nya kepada ayah Aqila yang terduduk di kursi roda, arsenio pun berjongkok untuk menghormati nya.
"Paman sebentar lagi aku akan menikah dengan putri mu aku berjanji aku akan menjaga nya dan mencintai nya seumur hidup ku, aku ingin meminta restu pada mu." ucap arsenio dengan tegas.
Ayah Aqila terharu dengan kata kata arsenio, terlepas dari semuanya yang mengatakan jika arsenio adalah orang yang sangatlah kejam namun saat ini ayah Aqila hanya melihat ketulusan untuk putrinya di dalam mata itu.
Ayah Aqila pun mengangguk kan kepalanya dengan mata yang berkaca kaca karna haru.
"Aku akan memegang janji mu nak...jagalah Putri ku dengan sangat baik aku percaya pada mu." ucap ayah Aqila.
"Terimakasih paman." ucap arsenio dengan tersenyum lega.
Begitupun dengan Kania meskipun dia masih kecil tetapi dia tau suasana haru sedang menyelimuti semuanya pada hari ini karna kakak kesayangan nya Aqila akan menikah dengan arsenio yang dia sebut dengan sebutan kakak ipar.
***********
Semua orang di mansion tampak sangat sibuk dengan urusannya masing masing tak terkecuali dengan Amara di kediamannya yang sangat sibuk mempersiapkan penampilan nya untuk acara besar petang nanti.
Amara telah memesan gaun khusus di salah satu butik langganan nya, dan pagi ini Amara akan membawa gaun dan melanjutkan nya untuk spa seharian agar di acara nanti dia tampak sangat cantik, Amara tidak mempedulikan ayah dan ibu nya yang saat ini masih uring uring an akibat kesalah pahaman diantara mereka.
*********
Boren mendapatkan informasi dari anak buah nya jika hari ini pernikahan arsenio akan di gelar namun, tidak ada undangan yang masuk dari arsenio untuk nya.
Meskipun telah terjadi konflik namun boren masih berharap jika arsenio akan mengundang nya ke acara penting pernikahan nya itu, karna bagaimanapun dia pernah menjadi rekan bisnis dalam jangka waktu yang cukup lama.
"Kenapa kau tampak cemberut seperti itu ayah." ucap Selina dengan memeluk boren dari belakang.
Dan tanpa sengaja dia melihat Poto mantan bos nya di ponsel ayahnya.
Seketika Selina teringat dengan semua yang telah Roy beri tahu tentang ayah nya dan Selina akan memastikan itu semua saat ini juga.
"Apa kau mengenalnya ayah?" tanya Selina yang berpura pura tidak tahu tentang apa pun.
"Ya...dia pernah menjadi rekan bisnis ayah." jawab boren tanpa merasa curiga.
"Pernah? berarti sudah tidak lagi ya memangnya kenapa?" tanya Selina menyelidiki.
"Ah...itu tidak penting memangnya kenapa kau ingin tau hah." tanya boren sembari mengelus tangan putri kesayangannya.
"Tidak apa aku hanya penasaran saja ."jawab Selina mengelak.
Selina menatap dalam dalam wajah ayah nya itu, ada sedikit rasa kecewa yang amat dalam di hatinya jika semua yang di ucapkan oleh Roy itu benar adanya namun Selina tetap bersikeras akan mencari tahu semuanya dulu sebelum mempercayai siapapun.
***********
Hari sudah mulai sore dan Aqila sudah siap dengan semuanya, gaun pengantin putih yang yang elegan dan mewah dengan rambut yang tergerai dan polesan make up tipis sangat lah memancarkan aura kecantikan Aqila dari dalam.
Arsenio juga yang sudah bersiap dengan menggunakan jas pengantin yang senada dengan gaun pengantin aqila kini bergegas menghampiri Aqila dan ketika sudah sampai betapa terhipnotis nya arsenio dengan Aqila yang mengenakan gaun pengantin cantik itu, beberapa detik arsenio mematung menikmati kecantikan Aqila yang kian terpancar hingga dia segera tersadar karna sedang tergesa gesa untuk segera menuju lokasi pernikahan.
"Lihat lah tuan pengantin anda sangat cantik." ucap Mrs.genka
__ADS_1
"Tentu saja, terimakasih kau telah bekerja dengan baik aku akan memberi mu yang tambahan." ucap arsenio yang membuat mrs.genka dan asistennya sangat senang.
***********
Arsenio dan aqila pun segera menaiki mobil dengan di kawal oleh banyak anak buah termasuk pasukan elit dan keempat sejoli di belakang nya.
Suasana haru dan bahagia tampak mengiringi untaian mobil itu.
Dan perjalanan sangat lah mulus hingga tidak butuh waktu lama mereka semua telah sampai di lokasi.
Semua orang yang melihat pasangan pengantin itu tampak lah sangat berbahagia terutama bi Marni dan ayah Aqila keduanya menjadi orang yang paling bahagia di acara itu.
Ketika kedua calon mempelai datang mereka segera di sambut dengan meriah, Arsenio dan aqila langsung berjalan di atas karpet merah yang membentang menuju pelaminan.
Setelah melakukan beberapa acara pembukaan kini saat nya tiba pada acara inti di mana kedua mempelai akan mengucapkan janji pernikahan nya yang suci.
"Saya mengambil engkau menjadi istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya."
"Saya mengambil engkau menjadi suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya."
DAN BUMMMM.....
Semua orang bersorak atas kebahagiaan pasangan mempelai, Aqila tampak menitikkan air mata bahagia nya karna dia tidak mengira jika dirinya akan berjodoh dengan seorang pria yang bahkan pada awalnya dia sangat membenci nya, namun tuhan berkata lain rasa benci itu Tuhan ubah menjadi benih cinta yang kini kian Aqila rasakan pada arsenio.
Arsenio memeluk Aqila dengan sangat erat dan mengecup kening nya dengan lembut berkali kali rasa bahagia arsenio tidak bisa di Bandung lagi, hati nya sangat lah berbunga bunga.
**********
Para tamu kini sedang menikmati berbagai macam hidangan mewah yang sudah di sajikan, acara itu hanya di hadiri oleh orang orang kalangan atas dan terpilih.
Teman dan rekan bisnis arsenio menyalami dan memberikan ucapan selamat kepada nya atas acara yang berbahagia, tidak lupa mereka mengucapkan sepatah dua patah doa yang mereka panjatkan untuk keduanya, namun wajah arsenio tidak tersenyum ramah sedikit pun karna arsenio tau mereka berperilaku seperti itu hanya untuk menjadi seorang penjilat.
Berbeda dengan Arka yang kini sedang mengepalkan tangannya dengan gertakan gigi dan dada yang penuh dengan amarah yang tidak dapat dia sembunyikan, dia mengambil ponselnya dan menelpon seseorang hingga seringai tajam kembali terpancar pada wajahnya.
Roy dan Amara sangat menikmati acara itu,tadi nya Amara akan mengenalkan Roy pada kedua orang tua nya tetapi seperti nya ini bukan lah waktu yang tepat untuk melakukan itu hingga Amara pun menunda niat nya itu.
"Lihat lah si sekertaris payah itu, meskipun wajah nya jelek tetapi dia bisa mendapatkan nona cantik seperti nya." ucap Leo.
"Sudah lah kawan tanpa wanita kau akan tetapi hidup." balas lion sambil menikmati berbagai macam makanan di mulut nya, dia tampak sangat serakah dengan mulut yang penuh .
"Ngomong ngomong mana gadis yang kau bicarakan itu kawan ?" tanya Leo pada David.
David beberapa hari ini menceritakan mengenai kedekatan nya dengan seorang gadis yang tidak lain adalah Rahel, namun David tidak memberi tahu mereka jika gadis yang di maksud itu adalah gadis yang pernah menjadi korban arsenio.
Setelah luka Rahel telah di obati David langsung mengantarkannya ke sebuah rumah kecil tetapi sangat nyaman dan rapih, David pikir Rahel akan istirahat lebih nyaman beristirahat di sana di bandingkan di rumah nya yang terdapat orang orang yang selalu menindasnya, tanpa penolakan Rahel pun langsung setuju dengan begitu David segera bergegas kembali ke mansion untuk mengiringi bos nya ke gedung pernikahan dan memastikan semuanya aman.
"Aku tidak jadi membawanya,karna dia sedang sakit." jawab David sambil menghembuskan asap dalam mulutnya.
Ketika para tamu sedang asik mengobrol dan menikmati hidangan mewah itu,tiba tiba lampu lampu di dalam gedung menjadi padam hingga semua pandangan menjadi gelap dan seketika suasana menjadi ricuh.
Arsenio buru buru menggenggam tangan Aqila dengan kuat karna takut terjadi apa apa padanya, ketika seseorang memperbaiki nya kembali hingga ruangan besar itu sudah kembali bersinar sosok Aqila sudah tidak ada di sana dan yang arsenio genggam adalah tangan orang lain yang merupakan tamu di pernikahan nya.
DEG...
Semua orang menjadi panik lantaran pengantin wanita hilang begitu saja , David lion Leo dan Roy segera bergerak dengan cepat dan memeriksa di seluruh sudut ruangan.
Begitupun juga dengan arsenio yang kini khawatir setengah mati karna Aqila tidak ada di sampingnya dan menghilang begitu saja.
"SIALLL." teriak arsenio.
Selanjutnya arsenio mengerahkan semua anak buah nya untuk menyisir semua tempat di kota itu dan menutup jalan jalan perbatasan.
Arsenio tidak habis pikir dengan kemanan yang mereka berikan dengan sangat ketat hal seperti ini masih bisa terjadi.
****************
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰🥰
__ADS_1