
Arsenio segera bergegas pergi ke halaman mansion itu yang terlihat para prajurit nya yang sudah bersiap siaga.
"Aku meminta pada kalian untuk meningkatkan keamanan di sekitar mansion ini, apa kalian mengerti!!" perintah arsenio dengan sangat tegas.
"Baik tuan." jawab para anak buah arsenio itu.
Mereka segera menyebar ke sekeliling mansion untuk berpatroli dengan senjata api yang lengkap.
Arsenio merasa cemas lantaran ada musuh yang mengincar nya ,musuh nya memang lah banyak hingga arsenio belum mengetahui siapa dalang di balik ini semua.
************
Tampak keempat sejoli itu sudah sampai di tempat terjadinya penembakan tersebut , tanpa berlama lama mereka melakukan penyelidikan.
Arka mengamati semua orang suruhan arkanza dan berharap tidak ada satu orang pun yang selamat dari para pasukan arsenio karna jika begitu Arka takut jika orang itu akan mengatakan sesuatu yang akan membuat dia terancam nantinya.
Namun, pasukan elit arsenio bukan lah orang bodoh mereka menyandra salah satu orang yang melakukan penyerangan itu dan segera membawanya ke hadapan orang orang terpercaya arsenio yang tidak lain adalah Arka David Leo dan lion.
"Tuan tuan, kami berhasil menyandra salah satu dari mereka tetapi sampai saat ini dia masih tidak mau membuka mulut nya." ucap salah satu pengawal elit arsenio itu sembari menyeret seseorang yang sudah babak belur di buat nya.
David dan yang lain nya pun segera memperhatikan pria itu dan mengamati nya dengan detail karna biasanya suka terdapat salah satu ciri yang menjadi pengenal jika mereka adalah anggota dari komplotan mafia lain.
"Dari mana asal mu?" tanya David dengan menjambak rambut pria yang sudah tidak berdaya itu.
Namun pria itu tetap bungkam dan hanya memandang tajam ke arah David dan yang lainnya hingga tatapan pria itu berhenti di sosok Arka yang terlihat sangat tegang kemudian pria itu tersenyum miring.
"Kenapa kau melihat ku seperti itu hah?" teriak Arka sembari menampar wajah pria itu dengan sangat keras.
"Sudah sudah lebih baik kita bawa pria ini ke mansion agar bos yang menanganinya karna jika pria ini mati kita tidak mempunyai jejak lagi." ucap Lion pada semuanya.
"Aku setuju." timpal Leo.
__ADS_1
Karna penyelidikan mereka tidak menghasilkan apa pun selain adanya salah satu Sandra maka mereka harus membiarkan nya tetap hidup untuk mengetahui apa yang ingin mereka ketahui.
Ketika semuanya hendak memasuki mobil tiba tiba Arka menghentikan nya dengan berkata...
"Biar aku yang mengawal bajingan ini bersama ku menuju mansion."ucap Arka dengan masuk ke mobil yang terdapat Sandra tersebut dan memisahkan diri dari ke tiga teman nya.
Tidak ada yang curiga sedikitpun pada apa yang Arka lakukan karna terlihat wajar wajar saja tetapi ada niat jahat yang terselubung yang telah di rencanakan Arka di dalam pikiran nya.
*********
Setelah kepergian Selina entah mengapa ketika Roy kembali ke apartemen nya sendirian dia merasakan ada yang kurang dalam hidup nya.
Saat ini mood Roy sedang tidak baik setelah mengatakan semuanya pada Selina, dia merasa diri nya telah melakukan kejahatan pada teman dekat nya sendiri.
Tiba tiba telpon berdering.....
Roy melihatnya dan ternyata itu adalah panggilan dari Amara Roy pun segera menerimanya.
"Hallo." ucap Roy dengan tidak semangat.
"Hey kau kenapa suara mu tampak lesu apa telah terjadi sesuatu padamu?" tanya Amara dengan penasaran.
"Tidak ada sayang, aku hanya merasa tiba tiba tidak enak badan saja." ucap Roy dengan berbohong.
"Ya ampun jangan lupa minum obat mu ya honey, ough iya apa Selina masih di apartemen mu?" tanya Amara dengan sedikit kesal di hati nya.
"Dia sudah pergi kau tidak usah khawatir." jawab Roy dengan singkat.
"Kapan dia pergi? apa kau mengantarkan nya?" tanya Amara kembali.
"Hari tadi, aku tidak mengantarkan nya dia pulang dengan taxi." ucap Roy.
__ADS_1
"Baik lah selamat beristirahat honey." ucap Amara dengan menutup telpon nya.
Amara sempat terbesit pikiran jika Roy tampak tidak bersemangat seperti itu karna kepergian Selina dari apartemen nya namun , dia berusaha berpikir positif dan mempercayai perkataan Roy jika dia hanya sedang tidak enak badan.
Di satu sisi Amara merasa sangat lega karna akhirnya dia bisa menjalin asmara dengan seorang pria yang dia cintai juga, kepergian Selina di dalam hidup Roy yang membuat Amara jauh lebih tenang karna pikir nya tidak akan ada orang ketiga dalam hubungan mereka karna Selina sudah menjauh dari Roy.
***************
DI KEDIAMAN BOREN...
Boren dari tadi sudah berada di luar mansion nya untuk menyambut kepulangan putri tersayang nya itu, dan tidak lama setelah nya sebuah taxi memasuki mansion itu.
Boren sempat terheran mengapa putri nya pulang menggunakan taxi kemana kah mobil nya, namun yang terpenting sekarang adalah mengeluarkan rindu nya pada putrinya itu yang beberapa hari ini tidak pulang ke rumah nya.
"Hay ayah....aku datang" ucap Selina dengan menghampiri boren dan memeluknya.
"Hay sayang selamat datang ,ayah sangat merindukan mu." ucap boren.
Ketika sedang dalam pelukan ayah nya Selina tidak bisa menahan air mata nya yang kini telah bercucuran.
Boren yang menyadari itu seketika khawatir dengan putrinya.
"Kau kenapa sayang?" tanya boren.
"Tidak apa apa ayah aku hanya merindukan mu." jawab Selina.
Tetapi boren memiliki piling yang kuat dan dia yakin jika sudah ada suatu hal yang terjadi pada putrinya itu.
***********
HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰
__ADS_1