TAWANAN DUDA MAFIA

TAWANAN DUDA MAFIA
MENCARI PELAMPIASAN


__ADS_3

"Aku lupa siapa nama mu tuan?"tanya Amara.


"Panggil saja aku Roy kita pernah bertemu saat makan malam itu aku mengingatnya."jawab Roy.


"Ough tuan Roy."ujar Amara.


"Jangan memanggilku dengan sebutan tuan aku jadi merasa sudah sangat tua jika begitu."ucap Roy.


Mendengar itu Amara tertawa hangat.


"Kau sangat lucu ,aku memanggil mu tuan hanya untuk menghargai tapi jika kau tidak mau tidak apa."jawab Amara terkekeh kecil.


Di tengah obrolan mereka dengan tiba tiba Selina muncul dan mengubah suasana hati Roy menjadi sangat buruk.


********


Pagi itu kebetulan Selina merasa lapar dan sebelum menuju perusahaan akhirnya dia memutuskan untuk memesan beberapa makanan untuk dia bawa ke perusahaan,namun dia mendapati Roy dengan seorang wanita cantik dan itu membuat Selina tidak menyukainya.


Akhirnya Selina memutuskan untuk menghampiri mereka berdua.


"Sayang.....kau sedang apa di sini, siapa dia apakah teman mu?"tanya Selina yang tiba tiba saja menghampiri Roy.


"Aku Amara, tadi kami tidak sengaja bertemu ."ucap Amara berusaha menjelaskan agar tidak terjadi salah paham.


"Ough begitu , perkenalkan aku Selina pacar nya Roy."ucap Selina mengulurkan tangannya.


"Hay senang bertemu dengan mu,tetapi aku harus segera pergi ke kampus ada jadwal hari ini,aku pergi duluan ya semoga hari kalian menyenangkan."ucap Amara tersenyum manis dan pergi meninggalkan Roy dan Selina berdua di cafe.


Dari tadi Roy hanya terdiam ,dia bingung dengan apa yang harus dia katakan ,dan ketika melihat kepergian Amara baru lah Roy mengeluarkan suaranya.


"Wanita sialan apa maksudmu hah?"tanya Roy dengan kesal.


"Tidak ada aku hanya ingin mengacau saja."jawab Selina sembari berjalan keluar,dia lupa jika kedatangan nya adalah untuk memesan makanan tetapi yang dia lakukan malah mengganggu orang yang sedang kasmaran.


"Hey bodoh mau kemana kau."ucap Roy mengikuti Selina.


******


Pagi itu Aqila membuka matanya,dia tidak menemukan Arka disana akhirnya Aqila memutuskan untuk keluar dari rumah itu mencari udara segar.


Saat sedang mengamati di sekelilingnya tiba tiba Arka datang menghampiri nya dengan membawa beberapa makanan untuk Aqila.


"Kau sudah dari mana?"tanya Aqila.

__ADS_1


"Aku sudah membeli makanan ini untuk mu ,nah makan lah."suruh Arka.


"Tapi aku belum lapar, apa aku boleh berkeliling di hutan ini sebentar?"tanya Aqila pada Arka.


"Jangan pergi sendiri , aku akan menemanimu."jawab Arka.


"Kenapa ? aku bisa sendiri kok."ucap Aqila.


"Dengar kan aku Aqila ini hutan belantara masih banyak satwa liar berkeliaran di sini apa kau mau menjadi sarapan pagi harimau yang lapar?"tanya arka menakut nakuti.


"Ahhhh baik lah baik lah ayo."seru Aqila.


Mereka berdua pun berjalan jalan mengelilingi hutan itu,disana terdapat sumber mata air yang tidak terlalu jauh dari rumah yang di tempati Aqila sekarang. Arka membawa Aqila untuk bermain air disana.


"Wahhhh indah sekali."mata Aqila berbinar melihat keindahan alam di hadapannya.


"Apa kau suka?" tanya Arka.


"Ini sangat menyenangkan!"jawab Aqila dengan antusias.


Mereka berdua pun bermain air layaknya dua anak kecil dan tampak di sadari seseorang dari jauh sedang memperhatikan mereka.


********


Arsenio yang semakin kesal karena Aqila belum juga di temukan akhirnya memutuskan untuk pergi club' di saat masih siang hari,dia pergi dengan David,Leo dan Leon menuju club' itu.


Disana sudah banyak wanita yang seksi sedang menunggu nya.


"Waw rasanya sudah lama kita tidak datang ke tempat seperti ini."gumam lion.


"Aku si sering kalian saja yang katrok."timpal David.


Mereka pun duduk di salah satu ruangan VVIP dan memesan makanan makanan mewah beserta bir dengan merek yang terkenal dengan harga nya yang sangat mahal.


"Bos kau jangan terlalu banyak minum."ucap David yang melihat arsenio sudah mulai mabuk.


"Diam lah dan nikmati."jawab arsenio.


Tidak lama kemudian arsenio menyuruh pengawalnya untuk mencarikan wanita wanita yang masih virgin dan membawanya ke club' itu sekarang juga,karena di tempat seperti ini para wanita penggoda pastinya adalah wanita wanita yang sudah berpengalaman.


"Bos untuk apa?"tanya Leo.


"Aku hanya ingin bermain-main."jawab arsenio.

__ADS_1


David sangat khawatir jika gadis gadis virgin yang arsenio mau itu di jadikan sebagai pelampiasan hasrat arsenio yang sekarang sedang dalam keadaan yang mulai tidak sadar


Tidak lama kemudian pengawal arsenio membawa beberapa wanita yang arsenio suruh kehadapan nya,arsenio melihat satu persatu wanita itu dan diantara kelima gadis yang di bawa hanya ada salah satu yang menangis diantara nya.


"Kenapa kau menangis?"tanya arsenio mengangkat dagu gadis mungil itu.


Gadis itu hanya menggeleng kan kepalanya. arsenio kemudian menjentikkan jarinya yang berarti dia lah gadis yang akan arsenio pakai.


Para pengawal pun menyingkirkan gadis yang lainnya dan membawa gadis itu ke sebuah kamar.


"Bos kau jangan terlalu kejam pada gadis kecil itu aku kasihan melihatnya."ucap David yangerasa iba melihat gadis yang menangis tadi.


Arsenio tidak menjawab nya dan berlalu pergi menuju kamar yang sudah di sediakan oleh pemilik club dan pengawalnya.


"Apa yang akan terjadi ya Tuhan aku sangat takut."ucap gadis itu dengan tangisannya yang pilu.


Namanya adalah Rahel ,ketika para pengawal pribadi Arsenio melihat Rahel yang berparas cantik akhirnya dia menghampiri Rahel dan mengatakan tujuannya dengan terang terangan,yaitu jika Rahel masih perawan dan ingin menjual keperawanan nya maka bos mereka akan membayar nya dengan bayaran yang tinggi.


Rahel menolak tetapi hal itu terdengar oleh ibunya hingga akhirnya dengan cara paksa Rahel di bawa oleh pengawal arsenio karena ibu nya telah membawa bayaran uang tunai yang sangat besar.


******


Mendengar suara langkah kaki hati Rahel begitu ketakutan tidak lama kemudian seorang yang tak lain adalah arsenio menghampiri dirinya.


Arsenio yang kini sedang mabuk berat melihat paras Rahel yang cantik seakan melihat Aqila yang kini sedang ada di hadapannya.


"KAU BERANI BERANINYA MENCOBA KABUR DARI KU AQILA SIALAN!!!"


Plak....


Arsenio menampar wajah Rahel dengan sangat keras.


"Aw... sakit.."teriak Rahel yang kesakitan.


"Karna kau sudah berani berani nya berkhianat padaku,maka aku tidak akan mengampuni mu."ucap arsenio tersenyum kejam.


"Ampuni aku tuan aku bukan wanita yang kau maksud,kau sedang mabuk ampuni aku ku mohon."ucap Rahel yang terus berusaha meminta ampunan berharap bisa untuk di lepaskan.


Tetapi arsenio tidak mendengarkan perkataan Rahel sedikitpun.


Srak...


Dengan satu tarikan pakaian yang di kenakan Rahel terkoyak sehingga tinggal menyisakan pakaian dalamnya yang dia pakai.

__ADS_1


"Aku tidak akan mengampuni mu."ucap arsenio sembari mengikat tangan Rahel yang terus memberontak dengan dasinya.


HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰


__ADS_2