TAWANAN DUDA MAFIA

TAWANAN DUDA MAFIA
KELUAR DARI RUMAH TAHANAN(754kata)


__ADS_3

Mendapati pesan dari Selina setelah sekian lama tidak bertemu dan saling komunikasi entah mengapa membuat sisi hati Roy menjadi lega.


Roy sangat bingung dengan maksud Selina yang menginginkan nya untuk bertemu dengan tiba tiba, Roy pikir ada suatu hal penting yang akan dia sampaikan jadi Roy berusaha untuk meluangkan waktu sebentar untuk Selina, atau membawa Amara bersamanya untuk menemui Selina agar Amara tidak salah paham dengan keduanya.


Roy pun kembali mengerjakan pekerjaan nya dengan fokus setelah beberapa saat terdiam dan berpikir sejenak.


**************


Pagi sudah menjelan1g siang, ayah brandon menyuruh dirinya untuk menyurvei tempat yang akan di gunakan untuk menyelenggarakan program bantuan masyarakat.


Brandon sempat menolak, tetapi mau tidak mau akhirnya dia dengan malas menuruti perintah ayah nya dan segera bersiap untuk menuju lokasi.


"Berangkat sekarang Brandon, ayah tidak mau jika kau sampai terlambat."ucap ayah Brandon.


"Baik pah aku akan berangkat sekarang."ujar nya sembari bergegas pergi.


Brandon pergi menuju lokasi dengan menggunakan motor kesayangan nya yang mempunyai body besar berwarna hitam, itu merupakan salah satu motor termahal di dunia.


Brandon tampak menikmati setiap angin yang berhembus lembut pada tubuh nya di setiap perjalanan hingga dia melihat sesuatu di pinggir jalan.


Tepat di sebuah rumah yang cukup dengan dengan lokasi yang akan Brandon tuju, terdengar suara pukulan dari dalam dan orang yang berteriak meminta pertolongan namun karna rumah itu merupakan satu satunya rumah di daerah sana tidak ada satu pun orang yang menolong nya sedangkan pengemudi yang lain hanya acuh tak acuh seperti tidak mendengar apa pun.


Brandon memutuskan untuk menghampiri rumah itu dan memastikan jika yang di dengarnya itu memanglah benar.


"Hallo apa ada orang di dalam?" tanya Brandon dengan mengetuk pintu rumah itu cukup keras.

__ADS_1


Ternyata rumah yang di hampiri Brandon adalah tempat di mana Rahel terkunci di dalam nya di sebabkan oleh keteledoran David yang menguncinya dari luar tetapi melupakan nya karna banyak urusan yang membuatnya sibuk.


Mendengar ada seseorang di luar sana Rahel sekuat tenaga nya yang tersisa langsung berteriak meminta tolong pada orang yang berada di luar itu.


"Tolong....tolong aku ,aku terkunci di sini." teriak Rahel dengan lemas.


"Aku akan mendobrak pintunya, kau menjauh lah." ucap Brandon dari luar.


Rahel pun segera menghindari pintu yang akan di dobrak oleh Brandon.


BRAK .....BRAK....


Dengan sekuat tenaga Brandon mendobrak pintu itu, namun pintunya sangat lah kokoh sehingga membuat Brandon sangat kesusahan tetapi Brandon tidak menyerah begitu saja hingga saat mendobraknya lagi pintu kokoh itu berhasil terbuka.


"Ya... terima kasih." ucap Rahel dengan wajah yang lesu.


Brandon pun membantu Rahel untuk berdiri , lalu memberikannya segelas air untuk menenangkan nya.


"Minumlah." ucap brandon dengan menyodorkan segelas air pada Rahel.


"Terimakasih." balas Rahel yang dengan cepat meneguk segelas air itu.


"Kenapa kau bisa terkunci di rumah ini sendirian, rumah ini seperti tempat isolasi saja."ucap Brandon dengan melihat sekeliling rumah itu yang sangat tertutup.


Akhirnya Rahel menceritakan mengapa dia bisa berada di sini, Brandon tidak habis pikir dengan lelaki yang di ceritakan oleh seorang gadis yang baru saja dia temui itu, baginya ini sudah keterlaluan,bisa saja gadis itu meninggal jika tidak segera mendapatkan pertolongan dari orang lain.

__ADS_1


"Ough iya siapa namamu, aku Brandon?" tanya Brandon dengan mengulurkan tangannya.


"Aku Rahel." jawab Rahel dengan menerima uluran tangan dari Brandon.


Pada akhirnya mereka mulai mengobrol, hingga ponsel Brandon berdering dan menerima panggilan dari ayah nya yang menunggu kondisi lokasi yang saat ini di tugaskan pada Brandon untuk menyurvei nya, namun karena terlalu asik mengobrol Brandon Sampai lupa dengan tugas nya itu, akhirnya dia mengajak Rahel untuk mengajaknya kesana setelah itu dia berjanji untuk mengantar nya pulang dan Rahel pun menyetujui nya.


***********


Aqila sangat bosan seharian berada di kamar terus menerus karna arsenio tidak mengijinkan nya bahkan untuk keluar dari kamar sekalipun, hal itu tentu membuat mood Aqila menjadi tidak baik.


"Sayang,,, aku membawakan beberapa vitamin untuk mu dan bayi kita." ucap arsenio dengan menenteng kantong plastik yang berisikan vitamin dan beberapa obat yang harus Aqila minum.


"Aku tidak mau." balas Aqila dengan menutup mulutnya.


"Kau harus meminumnya tidak ada alasan apa pun untuk menolak,kau mengerti sayang." ujar Arsenio sembari menyiapkan segelas air minum.


Namun, tiba tiba mata Aqila menjadi berkaca kaca dan tidak lama setelah itu dia menangis sesenggukan dan membuat arsenio menjadi panik.


"Hey kau kenapa apa ada yang sakit?" tanya arsenio dengan memeriksa keadaan Aqila.


Namun tangisan Aqila malah semakin kencang dan hal itu membuat arsenio semakin khawatir dengan keadaan nya.


***********


HAY PEMBACA SETIA NOVEL JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SUPAYA AUTHOR SEMANGAT TERUS BERKARYA TERIMAKASIH 🙏🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2