
"Apa kamu sudah bertanya padanya mau apa dia menemuiku?"
"Saya sudah bertanya padanya tapi dia hanya menjawab ada hal penting yang ingin dia tanyakan pada anda nona"
"Hal penting??" Aria sedang berpikir hal penting apa yang mau Giovanni katakan padanya.
"Sekarang dia ada dimana?"
"Dia sekarang sedang berada di ruang pengobatan dan sedang melihat keadaan nona Grace"
"Baiklah, aku tidak bisa ke sana sekarang suruh saja dia pulang atau kalau dia mau dia bisa bicara denganmu dan mengatakan hal penting itu padamu setelah itu kamu bisa menyampaikannya padaku Louis"
"Baiklah saya akan bicara padanya nona"
Aria lalu mengakhiri panggilan tersebut dan menghela nafas.
"Siapa yang mencarimu Aria?" Herald yang dari tadi mendengarkan pembicaraan Aria akhirnya bertanya.
"Giovanni polisi detektif itu, katanya dia akan mengatakan hal penting padaku"
"Dia mengetahui kamu dari dunia bawah?"
"Tidak, aku waktu itu bertemu dengannya di dunia bawah untungnya saat itu aku memakai topeng dan dia mengenalku dengan panggilanku yang ada di dunia bawah"
"Maksudmu Nona Rose?"
"Benar, dia hanya mengetahui namaku tapi tidak dengan wajahku"
"Baguslah, aku tidak mau kamu terus berurusan dengan pria itu"
"Memangnya kenapa?" Aria bertanya sambil menatap heran kearah Herald.
"Aku mempunyai firasat dia tertarik padamu"
"Tertarik padaku? Itu tidak mungkin kamu jangan bicara omong kosong seperti itu" Aria merasa skeptis dengan ucapan Herald.
"Aria percayalah padaku lagian bukankah dia sudah membuatmu kesal"
"Aku tau makannya aku tidak mau bertemu dengannya aku sudah menyuruh Louis untuk membereskan urusannya denganku di dunia bawah"
"Baguslah kalau seperti itu"
__ADS_1
Tidak terasa mobil mereka sudah sampai di depan rumah sakit tempat Javier di rawat.
______
"Permisi tuan, sepertinya nona Rose tidak bisa bertemu dengan anda karena sedang banyak pekerjaan"
Louis kini sedang berada di ruangan dimana Grace dirawat karena Giovanni sedang berada di sana.
"Begitu ya, padahal aku mau bertanya sesuatu yang sangat penting padanya"
"Anda bisa mengatakannya pada saya biar nanti saya yang akan menyampaikannya pada nona"
"Tidak perlu saya mau mengatakannya secara langsung" Giovanni menggeleng pelan.
"Nona yang meminta saya untuk berkata seperti itu pada anda karena nona sepertinya tidak bisa pulang untuk waktu yang lama jadi nona meminta saya untuk mengatakan hal itu pada anda"
"Kalau begitu tolong tanyakan padanya apa nona Rose tau tentang organisasi Red Blood"
"Organisasi Red Blood?" Louis sedikit terkejut karena tiba-tiba Giovanni mengatakan organisasi Red Blood.
"Benar, apa nona Rose mengetahui organisasi ini?" Giovanni menatap Louis yang berdiri di hadapannya.
"Memangnya kenapa?"
"Anda tau kan dunia bawah ini sangat kejam itu sudah cukup jadi alasan mengapa anda tidak boleh berurusan dengan organisasi itu kalau anda masih menyayangi nyawa anda" Louis berbicara pada Giovanni dengan ekspresi datarnya.
"Saya tau itu makannya saya meminta bantuan pada nona Rose untuk memberitahukan pada saya tentang informasi organisasi ini"
"Tuan sebaiknya anda mendengarkan perkataan saya tadi, dan juga nona tidak akan memberitahu Anda tentang organisasi itu anda pikir mendapatkan suatu informasi itu gratis? Anda harus membayar Mahal untuk mendapatkan informasi itu apalagi itu informasi tentang organisasi Red Blood"
"Kenapa saya harus membayar? Apa kalian memperjualbelikan suatu informasi?" Giovanni mengernyitkan dahinya mendengar perkataan Louis.
"Tuan kenapa anda berbicara seperti itu bukankah hal seperti itu sudah wajar di dunia bawah ini, apa anda tidak tau atau anda bukan dari dunia bawah?" Louis menatap dingin ke arah Giovanni.
"Saya.. saya tidak tau karena baru menjadi bagian dari dunia bawah" Giovanni lupa aturan dunia bawah dan juga dunia luar berbeda.
"Kalau anda masih baru di dunia bawah memang sebaiknya anda tidak mencari informasi tentang organisasi Red Blood lebih jauh. Saya mengatakan ini karena banyak orang baru di dunia bawah yang mencari tahu suatu informasi organisasi besar tapi besoknya mereka semua mati dengan sangat mengenaskan anda tidak mau mati seperti itu bukan?"
"Tentu saja tidak tapi aku tetap mau mengetahui informasi itu" Giovanni masih sangat keras kepala.
"Tuan kalau anda seperti ini terus anda akan cepat mati lebih baik anda pulang sekarang karena nona juga pasti tidak mau memberikan informasi itu pada anda" Louis sebenarnya kesal pada Giovanni karena pria itu begitu keras kepala.
__ADS_1
"Tapi..."
"Pergilah selama saya masih bicara baik-baik" ucap Louis dengan nada dan tatapan yang sangat dingin.
"Saya.."
"Tuan bukankah saya sudah mengatakannya pada anda untuk segera pergi dan jangan kembali lagi kesini kalau anda masih keras kepala seperti itu" Louis sudah sangat kesal dengan Giovanni jadi dia cepat-cepat mengusir Giovanni dari mansion itu.
"Tuan saya harus mendapatkan informasi itu.." Giovanni tidak takut sedikitpun dan masih keras kepala.
"Hey aku sudah bicara baik-baik padamu tapi kamu tidak mendengarkan ku, kamu tau bukan di dunia bawah ini semua orang sangat kejam aku pun sama seperti itu jadi sebaiknya kamu pergi dari sini sebelum aku berubah pikiran dan mengusirmu dengan kasar" Louis sudah kehabisan kesabaran dan kini tidak lagi berbicara sopan pada Giovanni.
"Tapi..."
Louis lalu mengeluarkan pistol dari balik jas nya "Kamu mau pergi dari sini dengan tubuh utuh atau tidak, aku tidak akan main-main dan berbelas kasih padamu" tatapan Louis pada Giovanni kini terlihat sangat dingin bahkan Giovanni pun mengernyitkan dahinya karena sikap Louis sekarang begitu berbeda dengan sikapnya tadi.
"Baiklah saya akan pergi kalau gitu saya permisi tuan selamat siang"Giovanni lalu keluar dari ruangan itu dan pergi dari mansion Aria.
"Pria yang sangat menyebalkan dan keras kepala semoga saja Aria tidak berurusan lagi dengan pria itu" Batin Louis.
_____
Aria sudah berada di ruangan khusus Javier dirawat "Kak, aku datang kakak cepat sembuh ya aku akan terus menunggu kakak" Aria tersenyum pada Javier lalu mencium pipi kakaknya itu.
"Aria ponselmu berbunyi.." dari belakang Herald berbicara pada Aria karena ponselnya berbunyi.
Aria lalu bangun dan menghampiri Herald. Aria meraih tas kecilnya dan mengambil ponsel dari dalam tas tersebut.
"Louis.." gumam Aria. Aria lalu mengangkat panggilan tersebut.
"Ada apa Louis?"
"Aria tadi aku sudah menyampaikan apa yang kamu suruh tapi pria itu sangat keras kepala dan sepertinya dia akan terus begitu"
"memangnya apa yang dia katakan?"
"Pria itu mengatakan ingin meminta informasi tentang organisasi Red Blood padamu"
"Apa?!! apa dia sudah gila" Aria begitu terkejut karena Giovanni masih bersikeras untuk membantunya.
"Dia bukannya membantu tapi malah menambah masalah baru"
__ADS_1