Terjerat Cinta Ketua Mafia Wanita Mawar Hitam

Terjerat Cinta Ketua Mafia Wanita Mawar Hitam
Menemui Giovanni


__ADS_3

"Dari siapa?"


Herald yang berada disana tentu mengetahui Aria sedang berbicara dengan seseorang di ponselnya tapi Herald tidak mengetahui siapa yang menghubungi Aria jadi dia bertanya pada Aria.


"Louis, dia mengatakan padaku bahwa Giovanni ada di sana sekarang dan masih berusaha untuk bertemu denganku"


Aria berjalan menghampiri Herald yang tengah duduk santai di atas sofa. Aria lalu duduk di samping Herald dan menghembuskan nafas kasar.


"Kenapa?" Herald menatap Aria yang kini terlihat kesal.


"Aku hanya sedikit kesal karena Giovanni masih saja keras kepala"


"Lebih baik kamu temui dia dan bicara dengannya dalam identitas Ketua Black Rose"


"Aku memang akan kesana, kamu mau ikut denganku ke dunia bawah atau mau disini?" Aria menatap Herald.


"Tentu saja aku ikut, apa kamu tega meninggalkanku sendirian di rumah sebesar ini"


"Kamu kan bukan anak kecil lagi tidak mungkin kan kamu takut tinggal sendirian"


"Aku tidak takut tinggal sendiri yang aku takutkan aku akan kesepian nantinya"


"Ya sudah ayo pergi dan kita tidak bisa berlama-lama di sana takut nanti kakak keburu pulang dan mencariku"


Herald menganggukkan kepalanya kemudian berdiri. Mereka berdua lalu keluar dari rumah itu dan berjalan menuju mobil milik Herald.


"Ah..aku lupa mengambil topengku, sebentar.." Aria keluar dari mobil itu kemudian berlari memasuki rumahnya dan mengambil topeng yang ada di dalam lemarinya kemudian Aria kembali turun dan memasuki mobil Herald.


Tidak lupa Aria juga mengunci pintu rumahnya terlebih dulu. "Apa sudah kamu ambil?" Herald bertanya pada Aria saat melihat Aria kembali memasuki mobil dan duduk di sampingnya.


"Sudah, ayo pergi"


Herald menginjak pedal gas lalu melajukan mobilnya menuju dunia bawah yang terletak di kota x. Kurang lebih satu jam perjalanan akhirnya mobil yang Aria tumpangi tiba di depan mansionnya.


Aria langsung bisa melihat Giovanni sedang menyender di dinding yang terhubung dengan pagar dan gerbang mansion.


Saat mobil Herald sudah berada di depan gerbang, anggota Black Rose yang melihat mobil itu langsung membukakan gerbang. Giovanni menatap mobil yang baru datang dan masuk ke dalam mansion itu.


"Maaf anda tidak boleh masuk"


Saat Giovanni ingin masuk ke dalam seorang pria yang menjaga gerbang itu menghadang langkah Giovanni. "Tapi mobil itu bisa masuk kenapa saya tidak bisa?"


"Maaf tapi anda tetap tidak bisa masuk" pria itu lalu kembali menutup gerbang dan membiarkan Giovanni berada di luar lagi.


Herald memarkirkan mobilnya setelah itu mereka berdua lalu turun dari mobil dan berjalan menuju pintu masuk mansion. Di depan pintu masuk sudah ada Louis juga Hans yang tengah menunggu kedatangan Aria.

__ADS_1


"Selamat datang nona Aria juga Tuan Herald" ucap Louis dan Hans berbarengan sambil membungkukkan badannya.


"Ternyata anda datang bersama tuan Herald" Hans menatap Aria juga Herald bergantian.


"Kebetulan tadi dia sedang di rumahku jadi aku mengajak dia kesini karena di rumah kosong"


"Begitu ya"


Aria lalu berjalan memasuki mansionnya dan berhenti di ruang utama mansion itu. "Hans, Suruh pria di depan gerbang itu masuk"


"Baik nona"


Hans keluar dari ruangan itu lalu berjalan menuju gerbang depan mansion. "Buka gerbangnya" perintah Hans pada penjaga gerbang.


"Tuan, anda bisa masuk sekarang, nona Rose sudah menunggu anda di dalam" ucap Hans pada Giovanni.


Giovanni mengangguk lalu berjalan mengikuti Hans di belakang dan memasuki mansion tersebut. Hans juga Giovanni kini sudah sampai di ruang utama "Nona saya sudah membawanya"


"Hans kamu kembali dan kerjakan pekerjaanmu" Aria kini sudah duduk dan memakai topeng untuk menutupi wajahnya.


Herald tidak ada di ruangan itu Aria memintanya untuk keluar karena Giovanni sudah mengenal Herald dan sekarang yang ada di ruangan itu cuma Aria Louis juga Herald.


"Duduk.." Aria memerintahkan Giovanni untuk duduk di sofa yang ada di depannya.


Giovanni menuruti perintah Aria lalu duduk di atas sofa itu. "Ada apa kamu ingin menemuiku?" Aria langsung bertanya ke intinya karena dia tidak suka basa-basi.


"Bukannya asistenku sudah mengatakannya padamu bahwa aku tidak mau mengatakan apapun tentang organisasi Red Blood"


"Benar, tapi saya benar-benar membutuhkan informasi tentang Red Blood" Giovanni masih keras kepala dan tidak ingin menyerah begitu saja.


"Aku tidak akan memberitahumu dan sebaiknya kamu tidak terlibat dengan organisasi itu"


"Tapi saya ingin membantu seseorang dan menegakkan keadilan untuknya"


"Keadilan ya, hey dengarkan aku baik-baik di dunia bawah tidak ada yang namanya menegakkan keadilan. Kamu sudah bertemu denganku kan jadi pergilah aku tidak mau berbicara apapun tentang organisasi Red Blood"


"Tapi nona.."


"Hey sialan!! Aku kan sudah mengatakan padamu bahwa aku tidak ingin bicara apapun mengenai organisasi Red Blood, itu juga demi kebaikanmu dan nyawamu"


Aria kini sangat kesal pada Giovanni bahkan Aria berbicara dengan nada yang sangat dingin pada pria itu.


Giovanni terkejut saat mendengar ucapan kasar yang keluar dari mulut Aria dan di lontarkan padanya. Giovanni pikir Aria adalah orang yang berbeda di dunia bawah karena dulu Aria sempat membantunya untuk menolong Grace.


"Nona.."

__ADS_1


"Apa kamu tidak mendengarku, atau kamu kira aku adalah orang baik karena dulu aku membantumu, kalau itu yang ada di pikiranmu sekarang kamu salah. Di dunia bawah tidak ada orang baik semua orang yang ada di dunia bawah kejam dan licik"


"Tapi bagi saya nona tidak seperti itu, nona bahkan merawat Grace sampai sekarang"


"Aku membantu Grace karena teringat dengan anak gadis Victor jadi aku membantunya itu saja"


"Sungguh hanya itu saja?"


"Memangnya apa yang kamu harapkan, pergilah aku tidak mau melihatmu lagi"


"Tapi.."


"Hey Giovanni, atau ... lebih baik aku sebut kamu pak polisi"


Giovanni langsung bangun karena begitu terkejut mendengar ucapan Aria barusan "Ba-bagaimana anda.."


"Bagaimana aku mengetahui pekerjaanmu? Itu tidak penting. Aku ingatkan padamu pergilah dari sini dan jangan pernah ikut campur lagi urusan dunia bawah kamu tau kan apa yang akan orang lain lakukan padamu kalau mereka mengetahui kamu adalah orang dari dunia luar dan lebih parahnya lagi kamu berpura-pura menjadi bagian dari dunia dalam aku yakin mereka akan marah dan murka padamu"


"Itu.."


"Pergilah dan jangan kembali, anggap saja kamu tidak pernah kesini dan kamu tidak perlu mengkhawatirkan Grace, Grace sekarang sedang dirawat dengan baik oleh Victor"


Giovanni terlihat sedang memikirkan sesuatu "Bagaimana ini, kalau aku terus berusaha mencari informasi tentang Red Blood pasti itu tidak akan bagus apalagi aku sudah ketahuan menyusup ke sini, aku tidak boleh keras kepala lagi dan juga Javier sekarang sudah sembuh dan kasus sudah ditutup. Aria juga sudah tidak lagi memikirkan orang-orang yang mencelakai kakaknya apalagi orang itu sudah tidak ada di dunia ini" batin Giovanni


"Baiklah saya tidak akan mencari tau tentang Red Blood lagi, saya juga tidak akan datang ke dunia bawah dan untuk Grace terimakasih karena anda sudah mau merawatnya kalau gitu saya permisi maafkan saya kalau saya sudah mengganggu anda"


Giovanni membungkukkan badannya ke arah Aria lalu Giovanni beralih menatap Louis dan membungkukkan badannya juga ke arah Louis setelah itu Giovanni lalu berjalan keluar dan pergi dari mansion itu.


"Akhirnya selesai juga, dia tidak akan kesini lagi kan" Aria menghela nafas lega saat mengetahui Giovanni sudah tidak keras kepala lagi.


"Sepertinya tidak, mau bagaimanapun dia pasti masih memikirkan keselamatan dirinya sendiri" Louis menanggapi perkataan Aria.


"Aku harap begitu"


"Oh iya Aria, kamu mau menginap di sini atau mau pulang?"


"Aku tidak bisa menginap karena ada kakak, dan juga aku kesini cuma sebentar"


"Loh kenapa?"


"Kakak sekarang sedang mencari pekerjaan baru makannya aku bisa kesini, aku harus sudah ada di rumah sebelum kakak pulang karena aku tidak ijin pergi"


"Begitu ya.." Louis mengangguk pelan.


"Oh iya, kakak membeli rumah baru dan kemarin kami sudah pindah ke rumah itu"

__ADS_1


"Rumah baru?"


__ADS_2